
Di pagi hari. terlihat Xiao Mei menuruni tangga dengan penampilan perfec
Saat itu Xiao Mei menuju meja makan, lalu dia pun duduk, saat melihat makanan di piring
"excuse me? " kata Xiao Mei
"ya nona? " kata pelayan
"I don't like fish meat... I want new York beef" kata Xiao Mei
Semua orang menatap Xiao Mei
"what are you doing why are you staring at me like that? " heran Xiao Mei
"I don't want to eat fish because I don't like fish because it's your pet" balas Xiao Mei
Lalu steak daging sapi pun datang, pelayan pun menyimpan nya di meja
"waw.. I love New York steaks" Xiao Mei sambil memakannya
Saat sedang makan
"Tuan muda Ji li, tempat latihan bola basket tutup" kata Xiao Mei
tiba tiba tuan Liu melemparkan sendok ke arah Ji li, untung saja Xiao Mei menangkap sendoknya, saat itu Tuan Liu menghampiri Ji li
"jadi kau masih mengikuti pertandingan bola basket? " tanya tuan Liu sambil memukul Ji li
Xiao Mei menarik Ji li
"apa yang kau lakukan, kau memukuli anak anak... wajar saja lah dia ingin mengikuti lomba bola basket" ketus Xiao Mei
"Ji li, ke sini kau!! " bentak Tuan Liu
"kau diamlah" ketua Xiao Mei
Tiba tiba nyonya Liu menyiram kepala Xiao Mei, semua orang kaget
"Hey, what are you doing?" heran Xiao Mei
"kau bukan Xiao Mei ku yang dulu... sekarang kau berubah" bentak nyonya Liu
"Ya, aku berubah bu... Karena mu, ayah, nyonya shi... Kalian hanya menyayangi saudara tiriku dan saudara kandungku, lalu setelah kakek dan nenek meninggal, kalian mengirim ku ke Amerika, apa pantas orang tua melakukan itu... Dan untung saja di New York ada orang baik yang menyayangi ku, yaitu tuan Robert jein... Yang merupakan ayah angkat ku.... Kau puas itu, kau puas" Bentak Xiao Mei sambil membanting pas bunga besar ke lantai
"Xiao mei, berani sekali kau kepada ibumu" Bentak tuan Liu
"Kau tahu apa yang aku rasakan saat kalian melakukan itu kepadaku, aku merasa sedih, dan sakit... Kau tahu itu... Aku beruntung di New York ada pria yang mengangkat ku sebagai anaknya" Xiao Mei menangis
Saat itu Xiao Mei memegang tangan Ji li dan membawanya pergi
šµ"Sad Iām so sad
Sedih, aku begitu sedih
ź°ģ ėģ¹ źøø ģ넼 ź±·ė¤
Gasi dotchin gil wireul geotda
Aku berjalan di atas jalan yang dipenuhi duri
ģ“ėģ ģ°Øź°ģģ§ ėė¹ģ ź°ģ“ģ ė©ģ¶°
Eoneusae chagawojin nunbiche gaseumeun meomchwo
Tiba-tiba aku terhenti karena tatapan matamu yang begitu dingin"
Saat itu yu linli berdiri
"kakak, Ji li tunggu aku" teriak yu linli
"nak, kau mau kemana? " tanya nyonya Shi
Terlihat Xiao Mei, dan ji li sedang duduk di kasur Xiao Mei, saat itu Ji li menangis, Xiao Mei memeluk nya
"kau tenang saja Ji li, aku akan menggantikan posisi ibumu, sekarang anggap saja kakakmu ini adalah ibumu... lebih baik hapus air matamu, dan tersenyum lah" kata Xiao Mei sambil menatap wajah Ji li
"kakak, apakah benar... kakak juga mengalami ini saat seusia ku? " tanya Ji li
"iya... mereka tidak mengijinkan ku untuk mengikuti latihan menari, lalu setelah kakek dan nenek meninggal, mereka mengirimku ke Amerika... dari itulah kakak melindungimu, kakak tidak ingin pewaris muda L grup, mengalami kejadian sama denganku" kata Xiao Mei
"sekarang kau kelas berapa? " tanya Xiao Mei
"kelas 12" jawab Ji li
"ok, kakak ingin bertanya padamu, kau ingin kuliah di mana, dan jurusan apa? " tanya Xiao mei
"sebenarnya aku ingin kuliah di Jerman, dan aku ingin masuk jurusan ke dokteran... itu semua keinginan mendiang ibuku" jawab Ji li sambil berdiri
"baiklah... nanti kakakmu ini, akan mengikuti semua keinginan mu, setelah kau lulus nanti, kau bisa pergi ke Jerman, dan kuliah di sana" kata Xiao Mei sambil mengelus rambut Ji li dan tersenyum
Tiba-tiba Yu linli datang
"kakak!! " kata Yu linli
"ya, ada apa? " tanya Xiao Mei
"aku ingin mengajak mu ke suatu tempat" kata Yu linli
"ouh iya... aku lupa, ayo kak ikut kami" kata Ji li sambil menarik Xiao Mei
mereka berlari ke bawah, saat di bawah
"kalian mau kemana? " teriak Zao li
"none of your business!! " balas Ji li
Setelah di luar mereka pun naik mobil.
"sebenarnya kita mau kemana? " tanya Xiao Mei
"jangan banyak tanya, sekarang tutup mata kakak" kata Yu linli
Setelah sampai di tempat tujuan.
Terlihat mereka berada di tengah taman dengan begitu banyak bunga bunga indah
"baiklah sekarang buka mata kakak" kata Ji li
saat itu Xiao Mei membuka matanya, dan melihat ke sekeliling nya, yang banyak bunga bunga indah
"bagus kan kak... sebab kau menyukai bunga bunga, maka kami menyuruh para pelayan untuk menyiapkan ini" kata Yu linli sambil tersenyum
kemudian Xiao Mei memeluk yu linli dan Ji li
"Terima kasih, sudah membawaku ke sini" kata Xiao Mei sambil tersenyum
Saat itu Xiao Mei melihat dari kejauhan, dia melihat seorang pria mau loncat ke sungai, dia pun melepaskan pelukannya dan lari menuju pria itu.
Saat pria itu loncat, Xiao Mei langsung memeluk perut pria itu
"siapa kau... lepaskan aku!! " kata pria itu
"itu bukan urusan mu, sekarang naiklah" bentak Xiao Mei sambil menarik pria itu dengan sekuat tenaga