
Setelah Kejadian kemarin anak anak seangkatanku pada menjauhi ku, tetapi tidak semua orang menjahuiku karena informasi tentang kejadian kemarin masih dirahasiakan.
Itu cukup meringankan beban ku karena aku sebenarnya tidak ingin terlihat mencolok, mungkin ini perintah Kepala Sekolah untuk merahasiakannya.
Hari pertama masuk sekolah pun dimulai. Pagi ini pelajaran jam pertama akan dimulai, aku sungguh tidak sabar untuk memulainya.
Omong omong kami bertiga masuk dikelas kelas S, kelas ini hanya ditempati untuk para siswa dengan nilai ujian masuk tertinggi.
Di Akademi ini terbagi menjadi beberapa Kelas mulai dari:
1.Kelas F berisi 300 murid
2.Kelas E berisi 200 murid
3.Kelas D berisi 150 murid
4.Kelas C berisi 150 murid
5.Kelas B berisi 100 murid
6.Kelas A berisi 50 murid
7.Kelas S berisi 50 murid
Total 1000 murid tiap Akademi, dan ada yang menarik di Akademi ini. semua masalah yang kau miliki dapat diselesaikan dengan cara Duel, itu juga berlaku untuk hak kepemilikan benda dan peringkatmu di Akademi.
Di Akademi ini juga menjalankan Organisasi Siswa yang namanya Serikat Siswa. Serikat Siswa ini mirip seperti OSIS, beranggotakan Para Top 10 Elite Akademi, hampir semua dari mereka memiliki kedudukan tinggi Penerus Kerajaan, bangsawan, dan lain lain.
Serikat Siswa dipimpin oleh Ketua Serikat dan juga rumornya mengatakan bahwa ia adalah Penerus dari Kaisar dan juga ia adalah Bunga Sekolah Akademi ini.
Dan saat ini orang itu ada di hadapanku.
Ketua Serikat Siswa:
"Apakah kau orang yang dirumorkan anak angkatan tahun ini?"
Zest:
"Memangnya kenapa jika itu aku?"(berbalik badan)
Wakil Ketua:
"Brengsek! Beraninya kau tidak sopan kepada Tuan Putri!"(marah dan mengintimidasi)
Tidak ingin direndahkan, Zest menatap Pria itu dengan tatapan yang penuh dengan niat membunuh.
Ketua Serikat yang menyadarinya menghentikan perbuatan yang dilakukan Wakil Ketua.
Ketua Serikat:
"Maaf aku belum meperkenalkan diriku. Namaku adalah Emilia de Blusfia seperti yang kau dengar aku adalah Putri Mahkota Kekaisaran ini dan jabatan ku di Akademi sebagai Ketua Serikat Siswa"
Setelah mendengarnya Zest hanya menjawab
"Namaku Zest Tsukiyama sampai jumpa"
(berbalik pergi)
Melihat Zest yang langsung pergi Emilia merasa kesal dan merasa terpukul saat mendengar tanggapan dari Zest, merasa kesal dengan tindakan Zest Emilia mencoba menahannya.
Emilia:
"Tunggu dulu, beraninya kau mengabaikan ku!"
[Apa sih yang ingin dilakukan wanita ini dari tadi, aku mencoba untuk tidak terlihat mencolok karena itu aku menghindarinya, tetapi wanita ini malah menghalangiku dan jadinya aku malah dilihat murid murid lain.]
Apa yang terjadi antara Ketua dan perwakilan murid baru itu?…(berbisik bisik)
[Sepertinya usahaku untuk tidak terlihat mencolok gagal.](kecewa dan kesal)
Tidak ingin menjadi tontonan publik, Zest mengajak Emilia ketempat yang sepi, Emilia yang juga melihat situasi mengikuti perkataan Zest dan menyuruh Wakilnya untuk pergi meninggalkan mereka berdua.
Sesampainya di tempat sepi terkejutnya Emilia secara tiba tiba dipojokkan ke dinding oleh Zest.
Emilia:
"A...APA YANG INGIN KAU LAKUKAN!"(malu dan panik)
Zest:
"Apa yang harus kulakukan untukmu agar kau bisa membiarkan aku pergi"(menatap dengan penuh pesona)
Emilia pun terpaku setelah menatap Zest.
[Setelah dilihat lihat Pria ini Sangat Tampan]
"A…Aku"(Grogi)
[baunya wangi, badan yang sempurna]
"Aku..."
[rambut nya yang putih perak, bulu mata lentik]
"Aku hanya..."
[mata nya yang berwarna biru terang sangatlah Indah]
[Kenapa Tubuhku tiba tiba panas ya? jantungku juga berdegup kencang]
sfx: "Dag" "Dig" "Dug"(detak jantung berdegup keras)
Menata kembali wajahnya, Emilia dan Zest saling bertatapan mata, di keadaan yang seperti Emilia merasa malu dan wajahnya memerah.
[Oi, tidak mungkinkan?! Wanita ini?](merasa bersalah)
Yang terjadi selanjutnya Emilia tidak bertahan dan dikalahkan oleh pesona yang dipancarkan Zest.
Wanita ini pingsan hanya karena ini, Bukannya Sombong tapi Pesonaku ini sudah ada bahkan sejak awal di kehidupanku sebelumnya
[Tapi yang tidak kusangka, aku baru saja mendapatkan skill baru Pesona. Skill ini masuk skill pasif aku tidak tau apakah skill ini baik atau buruk di masa depan.]
Melihat Emilia yang sudah pingsan, Zest membawanya ke Ruang Kesehetan dan meninggalkannya disana.
Sorenya
Emilia:(membuka mata)
"Dimana aku, eh Ruang Kesehatan?"
[sepertinya Kejadian sebelumnya itu bukanlah mimpi… saat dia menggendongku dia terlhat seperti Ayah, dia juga sangat tampan…]
(muka memerah tersipu malu)
[Apa sih yang kupikirkan, tapi entah kenapa aku merasa sangat nyaman berada di dekatnya, seperti semua bebanku menghilang saat berada di dekatnya.]
[tubuhku juga terasa panas dan terasa sangat bergariah berada di dekatnya, aku merasa sangat ingin melakukan itu dengannya.]
(merenung)
[Tidak mungkinkan]
[Aku]
"Jatuh Cinta padanya"
[Tidak mungkin pasti ini bukan cinta seharusnya ini disebut, Mesum… berarti aku cewek yang nafsuan]
Setelah itu Emilia Pingsan lagi.
.
.
.
Malamnya
Pada akhirnya Aku tidak sekamar dengan Sayaka dan Erika, padahal baru 1 hari aku sudah tidak kuat menahan rinduku pada mereka, aku khawatir pada mereka karena terpisah dariku.
God Eyes
God Eyes adalah Skill yang aku dapatkan dari Kekuatan Tuhan milikku, Skill ini dapat membuatku melihat segalanya.
[Sepertinya mereka baik baik saja, aku akan mencoba berbicara dengan mereka.]
Comunication
Kemudian aku berbincang bincang dengan mereka sebelum tidur.
Sebenarnya akhir akhir ini Aku mendapati kalau sihir itu didasarkan pada teori yang ada di dunia.
Contoh saat aku membayangkan proses pembakaran api dengan kayu bakar maka api yang dihasilkan samgat lemah suhumya di bawah 1000 °C.
Tetapi jika aku membayangkan seperti menyalakan kompor apinya akan berwarna biru, ukuran apinya lebih besar dan suhunya masih dibawah 1500°C.
Lalu jika aku membayangkannya seperti api yang digunakan untuk mebakar material besi di Industri, maka api yang dihasilkan akan berwarna putih dengan suhu 2000°C.
Dan ketika aku membayangkan inti matahari yang suhumya menacapai 15 juta°C warna Putih pada api makin terang seperti cahaya.
Dan yang Terakhir Api hitam meskipun blm ada yang pernah melihat api hitam di Bumi dengan sihir aku dapat menciptakannya dengan mengubah materi yang ada pada api, meskipun aku harus menggunakan Skill The Creator untuk menciptakannya.
Lalu aku akhirnya berhasil menciptakan Api terpanas yang pernah ada Api Hitam dengan suhu mencapai 72 miliar°C.
Hingga akhirnya aku melupakan sesuatu yang sangat penting.
Dengan kemampuan The Creator aku dapat menciptakan sihir api yang kulakukan sebelumnya tanpa membayangkan prosesnya,
Menyadari itu aku akhirnya berhasil menciptakan Api yang lebih panas dari Api Hitam yaitu Api Hitam Pekat/Api Abadi, Api ini memiliki suhu 70×70×70× lebih panas dari Api Hitam dan api ini juga dapat menghanguskan seluruh daratan ini walapun hanya sebesar telur.
Karena aku bosan aku berencana menciptakan Sesuatu dengan Skill The Creator ku, menurutku System yang ada pada God of Analysis masih ada yang kurang, Karena itu aku akhirnya menciptakan sebuah System AI Dewa yang dapat merubah bentuk statusku seperti pada Game dengan begitu aku dapat menambah Status Point yang kumiliki untuk mengupgrade Level Skill, Sihir, HP, MP, dll.
Aku juga menambahkan Space Inventory di dalam System.
STATS | INV PointStats : 0
Nama : Zest Tsukiyama
Umur : 12 Tahun(∞)
Job. : Demon King
Ras : Demon God (Error #?¡¿*)
Tingkat: Divine Sea Realm Tengah
Title : Demon King, God of Gods, Eternal Beings, Alpha&Omega
HP : 10.978.000/∞
SP : 9.993.700/∞
MP : 9.993.700/∞
MAIN SKILL
● The Creator(∞)
● God of Analysis(∞)
● God Eyes(∞)
SUB SKILL
● Magic Reversal(20)[+]
● Reversal Mind(10)[+]
● Illusion(12)[+]
● Dimension Wrap(10)[+]
● Black Hole(20)[+]
● Gate(10)[+]
● Teleport(11)[+]
● Reverse Time(10)[+]
● Dark Black Fire/Eternal Fire(3)[+]
● Nova Spell(15) [+]
● Death Eyes(15)[+]
● Hearts Destructor(15)[+]
● True Death(5)[+]
● Gluttony(20)[+]
● Tamer(3)[+]
● Eternal Contracts(1)[+]
● Elemental Materilize(10)[+]
● DLL
Kira kira seperti itu
Setelah itu aku juga menciptakan
System Ensklopedia Dewa .
Ensklopedia Dewa ini seperti google hanya dengan memikirkan Informasi yang ingin kucari
System Ensklopedia Dewa akan langsung memasukannya ke dalam otakku, ini Seperti aku memiliki 2 Otak. Kemudian aku melakukan banyak perubahan pada skill hingga malam.
Keesokan Harinya
sfx: "Tap"3×(berjalan cepat)
Penjaga Asrama Laki laki :
"hei wanita tidak boleh masuk"
lalu Emilia menunjukan Kartu Identitasnya
dan masuk begitu saja, setelah itu ia bergegas ke Kamar Zest dan.
sfx: "Dubrak"(membuka pintu)
Emilia:
"Apa yang kau lakukan, kau akan terlamabat nanti pelajaran..........."
Emilia melihat kamar Zest yang berantakan dan disana Zest masih tertidur.
[Orang ini walaupun saat masih tidur wajah nya tetap tampan, emm apa sih yang kupikirkan,
wajahnya terlihat lembut.]
(mencoba menyentuh)
Tiba tiba Zest membuka mata dan langsung melototi Emilia.
"Kyaaaaa"(teriak)
sfx: "Pak"(menampar)
Tingkatan Saat ini:
Zest Tsukiyama (Divine Sea Realm Tengah*)
Sayaka Tsukiyama (Limbo Layers 8)
Erika Tsukiyama (Limbo layers 4)
Emilia de Blusfia ?
TAMBAHAN
Terimakasih untuk para pembaca
yang telah hadir untuk membaca
karya saya, jika berkenan mohon
di Share dan Like jika suka.