
sfx: "eghm" (batuk)
"Sebenarnya ini bukanlah sesuatu yang begitu besar, tetapi aku akan mengatakannya padamu"
"Kalian sudah tau kan bahwa rank F sampai D memiliki kartu berbahan kayu dan untuk Rank C kartu mereka akan berubah menjadi perunggu. Kartu kalian saat ini berwarna Silver itu menandakan bahwa kalian adalah seorang petualang rank B"
"Tetapi jika kalian rajin menjalankan Quest dan membuat banyak prestasi yang sangat menguntungkan, Rank kalian akan naik menjadi Emas atas izin Guild dan kartu itulah yang dipegang oleh petualang Rank A"
"Diatasnya lagi masih ada kartu Platinum yang dipengang oleh Petualang Rank S, tidak begitu banyak petualang yang berada di Rank ini, biasanya mereka adalah seorang Raja di Negara besar dan beberapa juga mengasingkan diri"
"Setelah Rank S masih ada yang lebih tinggi lagi, yaitu Rank SS, kartu ini berbahan dari Holly Adamantite Stone yang merupakan material terlangka di dunia. Kartu ini berwarna Hitam Pekat dan terdapat corak Emas dan Putih di kartunya yang bertuliskan SS. Kartunya sendiri hanya dipegang oleh 3 Orang sampai saat ini dan mereka yang memiliki kartu ini memiliki kekuasaan yang bahkan setara dengan Kaisar"
"Dan Rank tertinggi dari semuanya Sejarah mengatakan bahwa hanya 1 orang saja yang pernah meraihnya dan itu sudah berlalu 10.000 tahun lamanya. Kartu Rank SSS berbahan dari pecahan Batu Cosmic, seperti Kartu Rank SS terdapat corak Pelangi bertuliskan SSS pada kartunya. Tetapi aku sendiri masih meragukan Kebenarannya, juga dikatakan Keberadaan Batu Cosmic sepertinya sudah tidak pernah lagi di temukan selama lebih dari 100.000 tahun dan sepertinya batu itu telah digunakan untuk membuat kartu guild, apakah itu pantas?"
" Hanya itu saja yang ingin kukatakan, aku berbicara terlalu banyak itu membuat mulutku kering "
sfx: menghembuskan nafas
Mendengar Perkataan dari Shella terpikir sesuatu didalam benak Zest yang mungkin akan menjadi tujuannya dari sekarang.
" Terima kasih atas informasinya " ucap Zest
Setelah itu mereka pergi meninggalkan ruangan Guild Master sambil membawa beberapa Kertas Quest yang sudah mereka pilih sebelumnya.
......................
(Pedalaman Hutan bagian Barat)
sfx: Slash
Pada saat ini kami berada di Hutan Barat Kerajaan Re Euztas. Kami sedang menjalankan misi memburu 10 Demon Boar. Sebelumnya kami juga telah mengambil beberapa Quest serupa, jadi akan lebih cepat bagi kami untuk menaikan Rank kami saat ini. dan yang pastinya uang yang kami dapatkan cukup banyak dengan menyelesaikan beberapa Quest sekaligus.
Misi selanjutnya adalah mengumpulkan 5 taring telah kami selesaikan dengan cepat, para monster di daerah ini terlalu lemah masih belum bisa dibandingkan dengan Chimera waktu itu, aku bahkan bisa menebas mereka hanya dengan tangan kosong.
Sekarang ini tersisa 3 quest lagi dan aku menyerahkannya pada Sayaka karena akan tidak adil baginya jika tidak berbuat apa apa.
Misi membasmi 1 Minotaur, 15 Goblin, dan 30 Silver Wolf telah selsai dengan cepat kali ini. Berkat sihir Instant Death milik Sayaka, monster mati tanpa adanya luka dan itu akan membuat harga jual tubuh² monster lebih tinggi.
Sorenya kami kembali ke Guild beserta hasil buruan kami. Aku menyerahkan semua tubuh monster itu kepada para staff guild dan itu mengejutkan mereka. Setelah pemeriksaan kami diberi Bonus tambahan pada hadiah kami dan total harga yang kami dapat sebesar 320 gold, itu merupakan jumlah yang cukup besar.
Setelah mengambil hadiah, kami berniat mengambil Quest lagi. Kami berdua beruntung bisa mendapatkan Quest penaklukan Dungeon Kuno ini karena hadiah misi ini cukup besar yaitu 500 gold. Dari penjelasan Eva, Dungeon ini ditutup karena terlalu berbahaya bahkan untuk Party Rank S dengan beranggotakan Rank A. Kesempatan seperti ini tidak mungkin kami lewatkan.
................
( Dungeon: Lantai 9 )
sfx: "Boom"3×(Suara ledakan)
Mayat Monster berserekan dimana mana dengan bagian tubuh mereka yang hancur terpisah.
Sihir Void Wave Sayaka menyebabkan lantai 1- 8 hancur atau mungkin lenyap, dan yang tersisa hanyalah runtuhan mayat mayat monster yang badannya sudah hancur tidak berbentuk, Sungguh Sadis sekali.
Di lorong lantai 9 juga telah di bersihkan oleh Zest. Tidak lupa meraka mengumpulkan inti monster dari mayat² monster. Pemandangan ini sungguh mengerikan yang terlihat di lantai hanyalah daging² berserakan dan Inti monster yang tertimbun.
Sungguh menjijikan melihat bahwa inti monster ini tertimbun di bawah daging hancur. Zest melihat sekilas ada potongan lontong(alat kelamin) di antara timbunan itu. Zest sebenarnya tidak ingin melakukannya, ia menatap Sayaka dengan muka melas dengan harapan Sayaka akan memberikan bantuan
" Apa kau tidak bisa untuk bersabar, akan menjadi sulit untuk mengumpulkan intinya di bawah timbunan seperti ini "
Mendengar perkataan Kakaknya. Sayaka menatap Zest dengan dingin kemudian mengibaskan rambutnya didepan kakaknya dengan sombong dan bersikap seperti tidak peduli.
" Monster di sini lemah sekali. Aku bahkan belum mengeluarkan 2% dari kekuatanku, sungguh mengecewakan "
Selesai mengatakan itu Sayaka pergi meninggalkan Kakaknya. Zest tidak bisa apa apa selain pasrah di hadapan adiknya, ia tidak akan membantah adiknya.
Didepan pintu Boss Dungeon, Sayaka menunggu kakaknya sambil memperhatikan sekitar. Beberapa saat kemudian Zest datang setelah mengambil semua inti monster. Sayaka mendatangi Zest dan berkata.
" Sudah saat nya bagi kita untuk mengalahkan Boss Dungeon nya "
Zest mengangguk dan berjalan mendekati pintu Boss Dungeon. Merekapun membuka pintu itu dan kemudian tiba tiba saja terdengar seperti suara langkah kaki mulai mendekati mereka dengan cepat.
sfx: "Tap" 3× (langkah kaki cepat)
Dengan cepat Zest mengeluarkan pedangnya dan menangkis serangan yang datang.
sfx: "Critt"(gesekan pedang)
Ketika serangan berhasil ditangkis, penyerang tersebut langsung melompat ke belakang menjahui Zest.
" Kau hebat juga, ehhhh! "
" KAU?!! "
sebelumnya Zest tidak memperhatikan rupa orang tersebut, tapi setelah mata meraka saling menatap satu sama lain, mereka bertiga malah terkejut.
" KALIAN !!! "
Wanita itu tiba tiba meneteskan air mata setelah melihat Zest dan Sayaka, lalu ia menjatuhkan belatinya.
" Tuan Muda~Nona Muda!! "
Sayaka juga ikut mengeluarkan air mata karena mereka akhirnya bertemu kembali dengan
"ERIKA!!!" Teriak Zest dan Sayaka secara bersamaan.
...----------------...
Erika Tsukiyama, dia adalah pelayan pribadi kami saat masih kecil di Kerajaan Iblis, selain itu ia juga teman bermain, sahabat dekat, dan juga seorang adik bagi Kami karena dia 1 tahun lebih muda dari kami.
Sebenarnya Erika juga merupakan bagian dari Keluarga Kerajaan karena dia memiliki darah Raja Iblis dalam dirinya, hanya saja.... kelahiran Erika dianggap tidak sah oleh anggota kerajaan lainnya karena ibunya hanyalah Iblis kalangan bawah, setelah kelahirannya keluarga dari Ibu Erika di bantai habis dan kepala dari semua keluarganya di pamerkan secara publik di atas tiang tombak.
Erika yang saat itu masih bayi hampir saja ikut terbunuh, tapi karena rasa penyesalan yang besar oleh Raja iblis ia memutuskan untuk melindungi Erika dengan cara menjadikan hidupnya sebagai pelayan pribadi kami seumur hidup dan akhirnya keputusan itu disetujui oleh seluruh anggota kerajaan.
Setelah usianya telah mencapai 4 tahun ia mulai dilatih dengan keras untuk menjadi maid tiap harinya, termasuk latihan dalam bertempur dan itu ia lakukan selama 1 tahun. Kami para Iblis cepat belajar karena itu waktu 1 tahun yang dilakukan Erika cukup untuknya menjadi maid sesungguhnya tentu saja pelatihannya pasti sangat keras.
Tetapi, meskipun kami seorang Ibis pelatihan keras di saat umur 4 tahun itu masih terlalu berlebihan. Aku cukup salut dengan Erika yang bisa melalui semua itu. Dan oleh karena itu saat pelatihannya selesai kami sangat memanjakan Erika dengan penuh kasih sayang, dengan begitu ia juga bisa mengalami kebahagian di masa kecil dalam hidupnya.
...----------------...
Suasana ini terasa menegangkan. Erika terdiam, Sayaka terlihat cemas, sedangkan Zest sedang duduk sambil melipat tangannya dan menatapi Erika.
" Erika, bisakah kau ceritakan kepada kami, mengapa kau ada di Benua Manusia? "
"Apa yang sebenarnya terjadi? "
(tanya Zest)
Erika terlihat begitu canggung untuk mengatakan yang sebenarnya, ia mengalihkan pandangannya dengan menundukan kepalanya.
Dalam benak Sayaka, ia merasa suatu hal yang buruk terjadi di Benua Iblis. Ketika Ia melihat Erika yang enggan untuk berbicara seperti itu, Sayaka menjadi lebih cemas.
" Bicaralah Erika, Apa yang sebenarnya sudah terjadi selama kami tidak ada di sana " Ucap Sayaka
Lalu setelah beberapa saat kemudian Erika mulai buka mulut dan menceritakan semuanya sambil menghela nafas.
" Baiklah, akan ku ceritakan "
Saat itu Kalian sedang makan malam bersama dengan Ayah. Ketika makanan sudah dihidangkan tiba tiba saja kalian berdua pingsan ketika memakan hidangan tersebut, dan Ayah yang juga telah memakannya mulai kesakitan hingga batuk darah.
Tetapi karena kalian tertidur sepertinya kalian hanya diberi obat tidur dan hanya ayah yang diracuni. Di saat itu terjadi aku hendak menyelamatkan kalian tapi Paman tiba tiba datang dan memenjarakan para pelayan.
Keesokan harinya dari dalam penjara aku melihat ada celah lubang dan melihat Ayah dalam kondisi sekarat. Aku tidak tau apa yang Paman lakukan tapi sepertinya itu adalah ritual kuno. Mereka memborgol Ayah di atas lingkaran sihir dan merapalkan sesuatu dengan bahasa yang tidak aku mengerti, yang terpikirkan di pikiranku adalah bahasa Iblis kuno.
Disaat mereka merapal, lingkaran sihirpun mulai bercahaya dan aku melihat Ayah merintih kesakitan. Aku merasakannya, energi kehidupan ayah yang mulai menurun drastis, dan kekuatan Paman yang terus meningkat. Itu seperti sihir terlarang yang dapat mentransfer kekuatan seseorang kepada penggunanya. Aku tidak menyangka Paman dapat menggunakan sihir kuno yang telah lama hilang.
Beberapa saat kemudian energi kehidupan Ayah telah terkuras habis dan Ayah pun Mati dengan tubuh menjadi tulang. Paman yang telah mendapatkan kekuatan Ayah sekarang ini telah meduduki tahta.
Kenaikan Paman sebagai Raja Iblis yang baru disambut oleh Satan sang Raja Amarah, dan karenanya paman dinobatkan sebagai Amon sang Raja Keserakahan.
...----------------...
Selesai mendengarkan cerita dari Erika, Zest dan Sayaka terlihat begitu marah, dengan bercampur perasaan sedih dan kesal.
sfx: Boom ( memukul dinding hingga hancur )
" Bajingan, tidak kusangka Paman yang merencanakan semua ini "
[ Tapi kenapa? Bukankah Ayah dan Paman itu memliki hubungan yang dekat? ]
" Bagaimana mungkin ini terjadi~ "
Kemarahan yang amat besar mencul dalam diri Zest dan Sayaka. Mamoru sang Raja Iblis Kebijakan merupakan sosok Raja Iblis yang sangat bijaksana dan baik hati, berkatnya Iblis dan Manusia dapat Berdamai hingga saat ini. Oleh karena kematiannya perdamaian antara Benua Manusia dan Iblis sudah pasti akan terguncang.
Zest pun mulai menenangkan dirinya kembali
" Lalu Bagaimana denganmu? "
(tanya Zest pada Erika)
Pertanyaan yang di lontarkan Zest kepada Erika mumbuat suasana menjadi sunyi. Erika terlihat seperti enggan untuk berbicara dan ingin untuk menyembunyikan sesuatu.
" Setelah Paman menduduki tahta... Ia beberapa kali mencoba mendekatiku dan juga menyuruhku untuk pergi kekamarnya meskipun aku telah menolaknya "
Suatu ketika pernah dia tiba meraba bokongku kemudian membisikanku untuk menjadi selirnya dan malamnya dia menculikku kekamarnya dan merobek pakaian ku.
Dia...Dia berniat memperkosa ku, tetapi aku berhasil menghindari itu karena tiba tiba saja ada prajurit yang datang dan menyampaikan laporan darurat kepada Paman.
Keesokan harinya aku berusaha kabur dari Istana dibantu oleh beberapa prajurit dan pelayan dan meninggalkan Istana untuk menuju pelabuhan.
Untung saja para Kru Kapal adalah bawahan setia Ayah dan mereka secara suka rela mau mengantarku pergi, di saat itu aku tidak tau kemana tujuanku akan pergi dan yang kupikirkan hanyalah Benua Manusia, meskipun berbahay mereka masih ingin mengantarku ke sana dan kamipun berpisah sesampainya di Benua ini.
...----------------...
Sehabis mendengar cerita itu Dungeon tiba tiba bergoncang bahkan semua monster yang ada di luar Dungeon lari terbirit birit. Ini adalah Aura Membunuh yang dipancarkan Zest ketika amarahnya tidak bisa ia bendung.
Disaat itu Erika dan Sayaka mencoba untuk menenangkan Zest karena Dungeon akan runtuh seutuhnya jika begini.
" Onni-chan tenanglah sebentar! redakan Amarahmu jika tidak Dungeon ini akan runtuh! "
" Itu tidak akan berguna untuk meneriakinya! "
(bantah Erika)
" Lalu apa yang harus kita lakukan?! "
Zest yang dipenuhi dengan amarah menjadi tidak terkendali dan Dungeon tersebut pun runtuh sepenuhnya yang menyiptakan lubang Raksasa.
"DASAR TUA BANGKA GILA TIDAK TAU DIRI, MENCOBA UNTUK MENYENTUH ADIKKU!!! AKAN KUPASTIKAN TIDAK ADA HARI ESOK UNTUKMU!!! "
...
Beberapa saat kemudian Zest berhasil mengendalikan dirinya. Erika dan Sayaka sungguh terkejut akan kekuatan kakak mereka yang membuat kaki mereka berdua lemas hingga tidak mampu untuk berdiri. Zest yang melihatnya pun merasa bersalah kepada mereka dan dengan lembut ia berkata sambil mengulurkan tangannya.
"maaf-kan aku karena telah kelepasan, apakah nona muda yang cantik ini mau memaafkan ku?"
Erika pun memegang tangan kakaknya sambil tersenyum kemudian mencium pipi kakaknya.
"Terimaksih telah mengkhawatirkan ku"
"Sepertinya aku hanya sebuah pajangan disini kalian sungguh jahat sekali"
Zest dan Erika pun terkejut dan tertawa bersama sama.
"maaf Sayaka aku tidak sengaja melupakanmu"
Ucap Zest sambil mengelus kepalanya. Terlihat Sayaka begitu senang dan manja begitu zest mengelus kepala Sayaka.
Setelah hari yang sangat panjang itu akhirnya kami berkemah di sekitar Dungeon dan beristirahat untuk merancang rencana besok hari.
...
[Hari hari ini terasa cukup melelahkan, banyak orang membuatku kesal. Aku tidak bisa membiarkan mereka macam macam dengan gadisku, karena itu aku tidak akan membiarkan orang orang meremehkanku dan akan kutunjukan pada Dunia]
[ Akulah Yang Berkuasa! ]
......................
Keesokan harinya
Erika:
"Apa kau yakin rencana ini akan berhasil? kita hanya 3 orang saja sedangkan Pasukan Paman ada ratusan bahkan Paman sudah mendapatkan kekuatan Ayah!"(cemas)
Dengan wajah begitu tenang dan santai, Zest hanya menjawab :
"Perhatikan saja baik baik".
Lalu Zest membuka gerbang perpindahan semacam Portal yang langsung menghubung ke Dunia Iblis.
sesampainya mereka bertiga dengan santainya
langsung menuju ke Istana tanpa melakukan persiapan lainnya.
Tibanya di gerbang Kerajaan, mereka diberhentikan oleh pasukan penjaga
Penjaga:
"Ada perlu apa kalian datang kemari?!"
dalam sekejap mata, Zest langsung menatap mata penjaga tersebut kemudian kepalanya langsung meledak.
Setelah gerbang dibuka Sayaka dan Erika masuk ke dalam dan membunuh penjaga satu demi satu.
Zest:
"Gluttony"
Seketika Mayat penjaga yang telah dibunuh langsung lenyap.
Erika:
"Skill Gluttony mu itu hebat sekali! seluruh mayatnya yang kita bunuh bersih tak tersisa"
Gluttony adalah salah satu skill ciptaan Zest, Skill ini dapat melahap apapun entah itu mahkluk hidup ataupun mati, skill ini menjadikan kekuatan dan skill yang dilahap menjadi milik pengguna.
Zest:
"Dengan begini tidak ada jejak mayat lagi"
Sayaka:
"Sudah saat nya, rencana kita yang sebenarnya akan dimulai"
Di Kamar Utama
(Mantap Mantap)
ahhh hentikan kumohon ahhh
sfx: "Dubrak"(buka pintu)
Penjaga:
"Yang mulia terjadi sesuatu yang gawat!"
Paman:
"Ketuk pintu terlebih dahulu?! Aku sedang sibuk tau!"
Saat penjaga ingin berbicara tiba tiba kepalanya jatuh terpenggal
Si Paman langsung terkejut dan para wanita yang terlihat habis diperkosa paman merasa ketakutan, para wanita tersebut dipindahkan menggunakan sihir teleportasi, lalu hanya menyisakan si Paman saja di kamar.
Paman:
"Beraninya kau berbuat onar di Kerajaan ku! tunjukan wajahmu!"
Zest:
"Yo, Selamat malam Paman, maaf mengganggu acara mantap mantap nya"
Terkejutnya Si Paman melihat Zest muncul di hadapannya, dia mengira Zest sudah mati.
Dengan segera Si Paman langsung melakukan serangan mendadak terhadap Zest
Demonic Destructor
sfx: "Duar"(ledakan)
Seketika sebagian Istana hancur, dengan bangga Si Paman langsung Ketawa gak jelas.
Hahaha Hahaha
Zest:
"Kenapa Paman ketawa sendiri?"
Melihat Zest masih hidup, Si Paman melancarkan serangan yang lebih kuat.
Fire Hell Destructor
sfx: "Duarr "(ledakan lebih besar)
Setelah serangan itu seluruh Istana terbakar degan api yang sulit untuk padam dan Tubuh Zest juga sedikit terluka akibat serangan tersebut.
Paman:
"Kenapa kau masih hidup?! Sialan Matilah!!!"
Dance Of Death
Skill yang menggunakan Serangan bebas seacra berurutan untuk menghancurkan anggota tubuh lawan hingga lenyap dimulai dari kaki, tangan, badan, dan terakhir kepala
Mendapat serangan itu, tubuh Zest terluka parah lalu si Paman merasa kesal dan memukul nya lagi bertubi tubi, dan pada akhirnya tubuh Zest hancur.
Paman mulai ketawa gak jelas lagi, sudah seperti orang gila, lalu tubuh Zest yang hancur tiba tiba berubah menjadi semacam bola cahaya, Sang Paman bingung saat melihatnya, dan akhirnya ia melihat sekeliling Istana nya ternyata sudah di pasangi Barrier yang begitu tebal.
Zest:
"Paman, semoga perjalananmu lancar"(melambaikan tangan)
Paman:
"SIALAN KAUUU!!!"(panik)
sfx: "Tak"(menjetik jari)
Di dalam Barrier dengan sekejap terjadi ledakan hebat dan sekeliling manjadi gempa, yang bisa mereka lihat hanyalah cahaya terang di dalam Barrier.
Beberapa saat kemudian Ledakan pun berakhir, dan yang tersisa di dalam Barrier hanyalah Lubang Raksasa.
Para Iblis yang melihatnya terkejut, kemudian didepan semua Iblis Zest menyatakan dirinya menjadi Raja Iblis yang baru dan menamakan Kerajaan nya yang baru dengan nama
"Zesteria"
Setelah semua kejadian itu, Zest merekonstruksi ulang Istana
yang telah hancur dan mengubah bentuk Istana menjadi Bangunan yang lebih Modern dan canggih.
Erika:
"Tidak kusangka rencana kita benar benar berhasil, tapi lebih tidak disangka lagi kalau ternyata Kakak akan membangun ulang istana dalam sekejap dan entah kenapa istana yang sekarang terlihat luar biasa"
Zest:
"Aku pikir juga begitu"
Sayaka:
"Omong omong Onii-chan, sihir apa yang kau gunakan itu, tiba tiba dirimu menjadi dua"
Zest:
"Itu hanyalah boneka diriku yang kuberikan Magic Reserval"
Magic Reversal salah satu Sihir ciptaan Zest, Sihir ini dapat membalikkan segala bentuk serangan Sihir, Fisik, dll.
Sayaka:
"Onii-chan sudah bertamabah semakin kuat saja, aku juga tidak ingin kalah"
Zest:
"Ok, mulai besok akan kutambah menu latihanmu"
Mereka pun akhirnya dapat berkumpul kembali dan tertawa bersama seperti sedia kala.
Besok nya Zest mulai mengurus semua pekerjaannya sebagai Raja Iblis dan menata ulang negara Iblis Zesteria ini menuju kemajuan teknologi modern.
Dan akhirnya Zest memulai Perdaban Modernnya di Dunia Iblis.
Tamabahan:
Terima kasih semuanya
yang sudah mau mampir
di Novel saya, jika berkenan,
Saya Minta Votenya dibawah ya
jika kalian suka silahkan like.
Dan jika boleh, mohon di Share.🤗