
Makan malam sudah selesai dari tadi dan semua orang sedang istirahat di kamar nya masing-masing berbeda halnya dengan Ayu dirinya hanya mondar-mandir di kamar seperti sedang memikirkan sesuatu.
" Ishh gimana ya ajak ngobrol gak ya,ishh binggung gue mana tinggal beberapa hari lagi........." Ayu terus mondar-mandir sampai akhirnya dirinya berhenti.
" Ahhh sudahlah lebih cepat lebih baik dari pada di tunda terus gak baik......." Ucap Ayu dan hendak keluar dari kamarnya tah mau kemana dirinya saat ini dirinya terus jalan keluar rumah dan akhirnya tiba di salah satu ruangan.
" Aishh kok gugup gini ya........buka gak,buka gak.......buka aja lah,tapi nanti kalau udah masuk mau ngomong apa ya,hah tau ah nanti aja itu gue pikirin......" Ucap Ayu gugup saat berdiri di luar ruangan tersebut.
TOK....TOK.....TOKK.......
Suara ketukan pintu dari luar membuat orang yang ada di dalam menyuruh masuk dan saat sudah dapat izin untuk masuk Ayu dengan ragu membuka pintu dan terlihat seorang pria berumur 25 tahun yang sedang mengerjakan pekerjaan nya dengan sangat serius dengan memakai kacamata.
" Bang....." Panggil Ayu dan Arya yang merasa dirinya dipanggil langsung melihat kearah Ayu dan melepaskan kacamata nya.dan menutup berkas yang sedang iya kerjakan.
" Iya kenapa Ayy??? Tumben kamu kesini,ada apa???" Tanya Arya pasalnya baru kali ini Ayu masuk ke dalam ruang kerja nya.
" Abang sibuk gak???" Tanya Ayu sedikit ragu ingin berbicara.
" Gak berapa kali sibuk emang ada apa Ay??? " Tanya Arya,dan Ayu hanya menunduk kan kepalanya.
" Ayyy....." Panggil Arya dan Ayu melihat kearah Arya tetapi dirinya ragu ingin mengatakan sesuatu.
" Ayu minta maaf ya bang selama ini Ayu dingin sama Abang dan kalau kita kumpul bareng Ayu selalu ngejahuin Abang,Ayu tau Ayu salah maafin Ayu ya bang,Ayu gak mau nanti saat Ayu udah nikah hubungan kita semakin jauh dan lama kelamaan akan putus hubungan diantara kita......hiks..........hiks maafin Ayu......." Ucap Ayu sudah menetes kan air matanya dan Arya yang melihat adik nya menangis langsung berdiri dari duduk nya dan berdiri tepat didepan Ayu.
" Abang udah maafin Ayu dari dulu,lagian itu bukan sepenuhnya salah kamu itu juga salah Abang karena Abang dulu lagi emosi dan mengatakan hal itu yang akhirnya membuat Ayu jadi jauh dari Abang,Abang menyesal dulu kenapa Abang mengatakan hal itu........udah jangan nangis lagi hmmmmm,dan hubungan di antara kita gak akan putus sampai kapan pun karena Abang sayang kamu jadi gak mungkin hubungan antara kita putus,paham hmmmmm.......udah jangan nangis lagi nanti cantiknya hilang........." Ucap Arya panjang lebar lalu memeluk adik nya itu dan menangis bersama dalam pelukan.
" Udah sana istirahat udah malam besok kamu harus sekolah........dan jangan nangis lagi......" Ucap Arya melepaskan pelukannya dan menyuruh Ayu untuk tidur Ayu mengangguk kan kepalanya sebagai jawaban.
" Yaudah kalau gitu Ayu tidur dulu,Abang juga tidur jangan kerja terus nanti sakit, Good Night......." Ucap Ayu.
" Iya sebentar lagi Abang tidur,Good Night to...... "Jawab Arya lalu Ayu keluar dari ruang kerja Arya dan pergi ke kamarnya untuk tidur.
Pagi harinya seperti biasa semua anggota keluarga nya sudah berada di ruang makan kecuali Vino karena dirinya harus mengantar mami nya ke suatu tempat jadi dirinya tidak berangkat bareng Ayu hari ini.
" Pagi semuanya........." Sapa Ayu dengan senyum manis.
" Pagi" Jawab semua nya serempak.
" Tumben elo udah bangun biasa juga tunggu di bangunin,dan tuh muka kenapa kesambet apaan elo senyum-senyum gitu kayak orgil tau gak lo......." Ucap Anggi yang heran dengan sikap Ayu pagi ini.
" Aishh enak aja ngatain aku kayak orgil orang aku cantik gini masa di bilang kayak orgil,ya kan bang Ayu cantikkan???" Perkataan Ayu membuat semua nya bengong.
" Iya adik Abang cantik pakek banget......" Jawab vino sambil mengacungkan jempol nya,dan hal itu membuat semua heran plus melongo melihat interaksi antara Ayu dan Arya.
" Elo kesambet apaan bang tiba-tiba kayak gitu udah sama kaya Ayu......." Ucap Anggi yang tidak tau apa-apa.
" Lah terus elo kenapa????" Tanya Anggi lagi.
" Banyak tanya elo kakak udah makan aja tuh makanan elo......." Ucap Ayu.
" Ishh elo diem dulu gue masih ngomong sama bang Arya kalau gue kagak heran sama sifat elo tapi nih boca tiba-tiba kayak gitu takutnya terjadi sesuatu gitu sama nih boca........" Perkataan Anggi membuat Ayu kesal dan langsung memakan sarapannya.
" Kalian dua baikan????" Tanya Arhan.
" Iya" jawab Ayu da Arya serempak dan hal itu membuat Anggi kesedak makanannya karena mendengar jawaban dari Ayu dan Arya.
" Pelan-pelan makan nya kak gak ada yang minta juga......." Ucap Ayu memberi air kepada Anggi.
" Sejak kapan kalian baikkan??? Tanya Anggi sesudah minum air pemberian Ayu.
" Kemarin malam......" Jawab Arya.
" Lah gue kok gak tau kalian kemarin malam baikan????" Tanya Anggi lagi.
" Jelas gak tau kan kita baikan nya waktu kalian semua udah di alam mimpi......"Jawab Ayu santai sambil menyantap makanan nya.
" Owhh iya yah hari ini aku berangkat ke sekolah sama siapa???? " Tanya Ayu saat dirinya sudah selesai sarapan.
" Hmmm Vino hari ini gak bisa jemput kamu karena dia lagi nganterin mami nya......" Ucap Arhan yang bingung putri bungsunya akan berangkat ke sekolah sama siapa, padahal mah tinggal bawa motor bisa tapi karena Ayah nya melarang dirinya untuk membawa motor nya ke sekolah.
" Bareng Abang aja lagian Abang juga udah siap sarapan nya........" Ucap Arya.
" Kalian beneran udah baikan belum sih???? kok gue curiga jangan-jangan kalian cuman akting doang......" Tanya Anggi mencurigai apakah benar Ayu dan Arya sudah baikan atau hanya sekedar akting.
" Ya benarlah kita udah baikan, kalau belum baikan ngapain coba Abang ngajak gue berangkat bareng......." Jawab Ayu.
" Ya kan mana tau aja gitu kalian cuman akting......." Ucap Anggi.
" Bang gue bareng elo juga ya.......lagi males gue nyetir." Ucap Anggi ingin berangkat bersama karena dirinya malas untuk menyetir hari ini.
" Ya udah kalau mau bareng cepetan makan nya jangan lama udah telat nih......." Jawab Arya,bukan tanpa alasan dirinya mau berangkat bersama Anggi karena dirinya dan adik nya itu satu perusahaan jadi sekalian saja mereka pergi bersama.
" Oke udah selesai gue makan nya......yok berangkat." Ucap Anggi setelah menyelesaikan sarapannya dan berdiri untuk berpamitan pergi kepada orang tua nya.
Mereka bertiga sudah pergi dan kini hanya ada sepasang suami istri yang sedang melihat ketiga anak nya pergi bersama sebuah senyuman mengambang dari kedua nya, karena baru inilah ketiga anak nya pergi bersama dan bercerita panjang lebar terakhir kali moment seperti ini terjadi sudah sekitar sebelas tahun yang lalu saat hubungan Ayu dan Arya menjadi jauh karena ada suatu kejadian yang terjadi dulu saat Ayu dan Arya sebelas tahun yang lalu. Tanpa sadar air mata sudah keluar dari mata Henyy saat ini dirinya sangat senang melihat ketiga anak nya akur.
" Ibu seneng banget yah anak kita kembali akur seperti dulu lagi....." Ucap Henyy menangis dan mengingat kejadian sebelas tahun yang lalu saat Arya dan Ayu bertengkar mungkin tidak akan pernah baikan namun kini nyata Ayu dan Arya sudah baikan dan itu semua juga karena nasihat dari Kakaknya, teman-temannya yang selalu ada di saat dirinya sedang dalam masalah dan juga berkata nasihat dan doa dari kedua orang tuanya.
" Ayah juga seneng Bu anak kita kembali akur, mengingat kejadian dulu membuat ayah berfikir apakah mereka akan akur atau tidak tapi kini mereka sudah akur dan memiliki pemikiran yang dewasa untuk tidak bertengkar lagi........" Ucap Arhan yang juga sudah meneteskan air mata kebahagiaan nya itu.