
Sama seperti hari-hari biasanya saat guru menjelaskan Ayu fokus mendengarkan penjelasan dari guru nya begitu pun dengan semua siswa dan siswi yang ada di kelasnya. Hingga tiba lah jam pulang sekolah seperti yang tadi pagi di katakan Arhan yaitu Ayah Ayu bahwa setelah mereka berdua pulang sekolah mereka di suruh datang ke restoran tempat di mana mereka berdua bertunangan. Selama perjalan menuju tempat tujuan hanya ada keheningan di dalam mobil sport berwarna hitam itu Sampai akhirnya ayu berbicara.
" Vin......." Panggil Ayu dan Vino menjawab dengan deheman dan sesekali menatap Ayu setelah berfokus lagi menyetir.
" Gue tanya boleh gak???? " Tanya Ayu dan Vino melirik nya sesekali.
" Mau nanyak apa Ay ???? " Ucap vino sambil fokus menyetir.
" Cantikan mantan elu atau gue???? terus tadi kata Ardan dia sampai heran sama elu dulu pacaran sama mantan elu emang nya mantan elu kenapa??? " Tanya Ayu penasaran dan menatap Vino yang sedang menyetir.
" Kalok cantik sih cantik kan kamu, dan kenapa Ardan dulu bingung kenapa aku mau pacaran sama mantan aku karena dia perempuan murahan yang hanya mengincar harta Papi,ya walau pun dulu aku gak tau kalok dia perempuan murahan yang hanya mengincar harta keluarga aku padahal dulu Ardan sudah nasihatin aku untuk tidak mengasal memilih pacaran tapi aku gak pernah dengerin nasihat Ardan sampai akhirnya aku menyesal gak dengerin nasihat dia. " Jawab Vino panjang lebar dan Ayu mengangguk paham.
" Terus kalian kok bisa putus ????? gimana ceritanya???? " Tanya Ayu mengapa Vino dan sang mantan putus dulu.
" Dia selingkuh dengan laki-laki lain dan dia ketahuan sedang melakukan hal yang menurut aku menjijikkan...... " Jawab Vino dengan bergidik jijik mengingat di saat mantan nya dan selingkuhan nya melakukan hal terlalu.
" Jadi itu alasan elu sama mantan elu putus!!!!! " Ucap Ayu dan Vino menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
" Jadi ay aku harap kamu gak bakalan kayak dia melakukan hal yang menjijikan dengan laki-laki lain tapi kalok kamu ngelakuin itu dengan suami kamu nanti orang-orang tidak akan menganggap kamu wanita murahan. " Ucap Vino dan Ayu hanya menganggukkan kepalanya.
" Walaupun aku belum cinta sama elu tapi gue janji kan akan melakukan hal menjijikkan seperti itu dan aku akan berusaha untuk mencintai elu. " Perkataan Ayu membuat Vino tersenyum dan mengacak rambut Ayu.
" Ishhh jangan di di acak-acakkin rambut aku Vino ." Perotes Ayu dengan bibir yang sudah mengerucut ke depan dan membuat Vino tersenyum gemas melihat wajah Ayu. Butuh waktu dua puluh menit dari sekolah mereka untuk sampai di restoran yang dikatakan Ayah Ayu tadi pagi. Saat sudah sampai Ayu dan Vino masuk ke dalam dan di dalam restoran itu sudah terdapat ada enam orang yang sedang menunggu mereka saat ayu melihat salah satu orang yang ada di sana Ayu berlari dan langsung memeluk orang tersebut saat dirinya sudah sampai di salah satu meja di sana.
" Mamiiiiii Ayu kangen...... " Ucap Ayu sambil memeluk Halima semenjak dirinya dan Vino bertunangan waktu itu Ayu jadi dekat dengan Halima dan membuat Halima tersenyum melihat tingkah Ayu.
" Sama ibu gak kangen kamu Ay???? " Tanya Henyy dengan sedikit drama sedih.
" Kalau baru Dateng tuh salaman dulu Ay jangan langsung meluk-meluk gitu gak sopan." Ucap Vino yang baru saja datang dan menyalami semua orang yang ada di situ, bukan nya mendengar kan perkataan Vino Ayu justru duduk dan tidak menyalami semua orang yang ada di situ Keluarga ayu hanya bisa menggelengkan kepala melihat sikap anak nya bungsu nya itu.
" Ayah nyuruh kita ke sini untuk apa???? tadi ayah bilang mau ngomong sesuatu yang penting." Ucap Ayu penasaran dengan perkataan Ayah tadi pagi begitupun dengan Vino.
" Kami sudah memutuskan pernikahan kalian di percepat.." Ucap Arhan dan membuat Vino dan Ayu melotot dengan perkataan Ayah nya itu.
" Tapi bukan nya pernikahannya akan di lakukan saat kami sudah lulus SMK ini kok malah di percepat..." Ucap Ayu yang masih heran pasalnya Ayah nya dan calon mertua nya pernah mengatakan bahwa pernikahannya akan di lakukan saat Ayu dan Vino sudah lulus SMK tapi kini Ayah dan calon mertuanya itu mengatakan bahwa pernikahannya akan di percepat.
" Awal nya kami memang merencanakan akan menikahkan kalian setelah kalian lulus sekolah tapi kini kami sudah memutuskan untuk segera melakukan pernikahan kalian karena ini juga demi kebaikan kalian berdua." Jelas Dani panjang lebar dan Vino dan Ayu hanya menyimak perkataan Ayah dan Papi nya itu.
" Dan kami memutuskan untuk menikahkan kalian dua Minggu lagi............. Ayah tidak menerima penolakan Ay......" Tegas Arhan saat Ayu ingin bicara lagi dan mau tidak mau dia harus menurut mau bagaimana mana pun ini adalah kali pertamanya kedua orang tua nya meminta sesuatu kepada nya dan Ayu tidak bisa menolak.
" Oke aku terima permintaan kalian tapi dengan satu syarat." Ucap Ayu pasrah dan dirinya mengajukan syarat.
" Syarat apa Ay????? jangan macam-macam syarat kamu !!!! " Tanya Ayah Ayu dan sedikit peringatan untuk tidak mengatakan hal yang macam-macam.
" Ayah gak usah khawatir syarat nya gak macam-macam kok,aku cuman minta syarat untuk merahasiakan pernikahan ini,kalau kalian setuju dengan syarat ini maka aku juga akan setuju dengan pernikahan ini..." Ucap Ayu dan seketika membuat semua orang sedikit terkejut dengan permintaan Ayu dengan pertimbangan yang panjang akhirnya Arhan dan Dani setuju dengan syarat yang di berikan ayu.
" Oke ayah terima syarat kamu Ay....." Ucap Arhan dan membuat Ayu menganggukkan kepalanya.
" Kamu gak masalah kan Vin dengan syarat ayu yang sedikit bikin emosi???? " Tanya Argan kepada Vino dan mengatakan bahwa syarat yang di berikan putri bungsu nya itu sedikit bikin emosi dan ayu yang mendengar itu hanya kesal.
" Aku gak masalah kok yah apa yang menurut kalian lakukan pasti itu untuk kebaikan kami berdua....." Ucap Vino memberi jawaban bahwa dirinya tidak masalah dengan hal ini.
Tidak lama pelayanan datang mengantarkan makanan di meja mereka semua orang yang ada di meja itu makan dengan tenang tidak ada berbicara satu sama lain hanya ada suara sendok dan garpu. Setelah selesai makan siang semuanya pulang ke rumah mereka tapi Ayu tidak pulang dengan Vino dirinya lebih memilih pulang bersama dengan kakak nya yaitu Anggi. sesampainya di rumah ayu langsung masuk ke kamar nya.