
Malam harinya mereka semua berkumpul di ruang makan untuk makan malam tapi hanya ayu yang belum turun untuk makan malam sudah beberapa kali teman-temannya memanggil dirinya tapi sampai saat ini dirinya belum turun sampai akhirnya memanggil dirinya lagi.
" Woiyy human turun makan malam Jagan tidur mu Lo......" Teriak Mita dari ruang makan dan akhirnya teriakan Mita itu membuahkan hasil Ayu langsung turun dan jalan menuju ruang makan. Saat dirinya sudah sampai di ruang makan sudah ada semua teman-temannya yang sedang menunggu dirinya untuk makan bersama.
" Gak teriak-teriak bisa gak sih Mit bisa-bisa kuping gue budek nih........" Perotes Ayu sambil memegang telinga.
" Abis elo dari tadi udah di panggilin kagak muncul-muncul........pasti tidur kan elo tadi makannya elo gak denger." Ucap Mita tak terima perotesan Ayu.
" Nah itu elo tau jadi ngapain elo teriak-teriak manggil gue." Ucap Ayu tidak mau kalah dari Mita.
" Udah-udah kalian ini ribut mulu,makan dulu yang ada nanti makanan nya dingin........." Ucap RI memberai perkelahian gak jelas antara Ayu dan Mita. Saat di suruh makan baru lah mereka diam dan tidak bertengkar lagi,hanya ada suara sendok dan garpu saja saat mereka makan malam saat ini. Mungkin saat-saat seperti ini akan mereka rindukan saat Ayu nanti akan nikah terutama Mita yang selalu saja mencari masalah dengan Ayu walaupun itu hal kecil selalu saja mereka bertengkar layak nya kakak adik. Selesai makan malam mereka semua duduk bersama di leaveng room berbincang untuk merencanakan apa yang akan melakukan besok.
" Gimana kalau kita ke pantai aja........." Usul Rina.
" Boleh juga tapi bagusan kita ke kebun teh dulu baru abis tuh pulang dari kebun teh kita ke pantai gimana........" Ayu juga ikut mengusulkan kepada teman-teman nya.
" Nah gue setuju......" Jawab Vera.
" Kalau kalian gimana setuju gak???" Tanya Ayu.
" Ya udah deh gass kuyyy......" Jawab Rina.
" Biar lebih afdol kita naik sepeda aja kan jadi nya seru gitu........." Usul Intan.
" Nah boleh tuh..........tapi sepeda nya kagak ada sayyy.........." Jawab Mita.
" Tenang aja kalau sepeda ada tuh di garansi........" Ucap Dina yang memang benar bahwa ada sepeda di garansi Vila tersebut.
" Oke kalau gitu kita besok berangkat jam 6 pagi,biar gak ke kesiangan di kebun teh nya........" Ucap Ayu mengusulkan agar pigi pagi.
" Oke" Jawab mereka bersamaan.
Pagi harinya seperti yang Ayu katakan mereka pergi kurang jam 6 dan juga mereka pergi naik sepeda. Perlu waktu sekitar 20-25 menit saat mereka pergi ke kebun teh.
" Uhh akhirnya sampai juga,wih gak sia-sia perjuangan gue bangun pagi pemandangan nya indah banget..........." Ucap Mita yang memang dirinya tidak terbiasa bangun sepagi ini.
" Foto yok weeee........" Ucap Rina dan dapat persetujuan dari teman-teman nya.
" Tapi siapa yang fotoin????" Tanya Vera.
" Nah itu ada ibu-ibu kita minta fotoin aja......." Sambung Rina.
" Permisi buk boleh minta tolong gak????" Tanya Mita meminta tolong dari salah satu ibu-ibu yang ingin pergi ke kebun teh untuk memetik teh.
" Iya ada apa neng???" Tanya ibu itu.
" Bisa tolong fotoin kita gak buk???" Tanya Mita.
" Ohh bisa neng.....sini biar ibu fotokan....." Jawab ibu itu dan Mita memberikan headphone nya ke ibu itu agar ibu itu bisa memfoto dirinya dan teman-teman nya. Sudah berapa kali berfoto dengan berbagai gaya yang mereka lakukan sampai akhirnya mereka selesai berfoto.
" Terimakasih buk,sudah memfotokan kami........." Ucap Dina berterimakasih.
" Iya sama-sama neng........kalau gitu saya permisi dulu ya neng......." Jawab ibu itu dan izin untuk pergi.
" Iya buk, sekali lagi terimakasih......." Ucap Ayu berterimakasih kepada ibu itu setelah itu ibu itu pergi.
Cukup lama mereka berada di kebun teh tersebut waktu sudah menunjukkan pukul 12 siang dan mereka memutuskan untuk makan terlebih dahulu di salah satu tempat makan di dekat kebun teh itu, setelah selesai makan mereka lanjut mengendarai sepeda nya menuju pantai yang tidak jauh jarak nya dari Vila tempat mereka tinggal. Setelah sampai di pantai tersebut sama seperti tadi mereka berfoto dengan meminta tolong oleh salah satu pengunjung pantai. Selesai bersenang-senang di pinggir pantai akhirnya mereka memutuskan untuk memesan tempat duduk dan makan sore karena mereka lelah bermain air terus makanya mereka memutuskan untuk makan. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 6 sore dan saat-saat ini lah yang mereka tunggu-tunggu yaitu ingin melihat sunset/matahari terbenam, setelah melihat sunset mereka pulang ke Vila untuk beristirahat karena besok pagi mereka akan pulang. Waktu-waktu yang mereka habis kan di puncak saat ini pasti akan selalu mereka ingat selama, apalagi mengingat bahwa hanya tinggal tiga bulan lagi mereka sekolah bersama dan setelah lulus sekolah mereka pasti akan melanjutkan impian mereka masing-masing begitu juga dengan Ayu walaupun dirinya akan menikah tetapi calon mertua dan calon suami nya itu tidak melarang nya untuk mencapai cita-cita nya,jadi bisa di bilang Ayu sangat lah beruntung mendapatkan Calon mertua dan calon suami seperti Keluarga Vino saat ini sudah sangat sedikit ada Keluarga yang akan mendukung cita-cita menantunya jadi Ayu termasuk salah satu orang yang beruntung mendapatkan calon mertua dan calon suami seperti keluarga Vino yang selalu mendukung keputusan Ayu.
Matahari sudah terbit menandakan bahwa sudah pagi hari dan hari ini mereka akan pulang ke kota setelah tiga hari dua malam mereka berada di pedesaan, pemandangan,dan udara khas pedesaan ini tidak akan mereka rasakan saat di kota karena di kota tidak ada pemandangan indah dan udara segar seperti saat ini yang ada hanya lah polusi dan asap kendaraan. Uhh membayangkannya saja sudah saat sesak tinggal di kota namun mau bagaimana lagi mereka mau tidak mau harus kembali ke kota mengikat bahwa Ayu akan menikah dan juga mereka harus fokus belajar untuk ujian akhir sekolah yang hanya tinggal satu bulan lagi.
Butuh waktu tiga jam untuk mereka sampai di kota dan saat sudah sampai di kota mereka langsung pulang kerumah mereka masing-masing untuk istirahat. Saat sampai di rumah nya Ayu langsung masuk ke kamar nya untuk istirahat,sudah cukup lama Ayu beristirahat sampai akhirnya asisten rumah tangga nya itu mengetuk pintu kamar nya dan memanggil dirinya untuk makan siang karena saat ini memang sudah siang hari, berbeda dengan hari-hari sebelumnya hari ini Ayu makan siang sendirian karena semua anggota keluarga nya tah pergi kemana saat Ayu bertanya kepada Bi Inah,bi Inah pun tidak tahu kemana perginya majikan nya itu. Malam harinya Ayu menonton tv acara kesukaan nya yaitu drakor dirinya menonton di ruang tamu. Saat dirinya sedang asik menonton tiba-tiba ada beberapa orang yang masuk kedalam rumah nya dan salah satu dari orang tersebut memeluk Ayu dari belakang,Ayu yang merasa dirinya sedang dipeluk seketika kaget karena saat ini dirinya sedang menonton Drakor horor yang saat ini sudah menampakkan hantu di balik layar tv itu.
" Astaghfirullah ibu ngagetin aja,Ayu pikir tadi hantu......." Ucap Ayu seketika istighfar dan kaget ternyata yang memeluk dirinya adalah ibu nya.
" Abis nya kamu dari tadi ibu panggilin gak denger...........dan lagian ngapain coba kamu nonton film horor kayak gitu udah tau sendirian di rumah malah liat film horor kayak gitu .........." Ucap Henyy panjang lebar dan saat ini dirinya sudah duduk di samping Ayu.
" Masa sih ibu dari tadi manggil aku, perasaan gak ada tuh ibu manggil aku dan lagian aku bosen di rumah sendirian makanya aku nonton film ehhh gak tau nya tuh film horor.........." Ucap Ayu.
" Dan tadi waktu aku pulang gak ada orang diruma yang ada cuman bi Inah sama mang Udin itu pun mang Udin didepan bi Inah di dapur.........ibu dari mana kok tumben gak ada di rumah tadi????" Sambung Ayu dan bertanya kemana ibu nya tadi pergi.
" Ibu tadi ikut Ayah kamu ke acara kantor nya dan sekalian ibu dan mami nya Vino menyiapkan apa saja yang harus di siapkan untuk pernikahan kamu dan Vino." Jawab Henyy menjelaskan mengapa dirinya tadi pergi.
" Ohh" jawab Ayu dengan membulat kan mulutnya.
" Yaudah ah ibu mau mandi dulu ......." Ucap Henyy bangkit dari duduknya dan pergi berjalan menuju kamar nya untuk mandi,Arhan,Arya,dan Anggi mereka tadi sudah ke kamar nya masing-masing untuk mandi. Ayu hanya menganggukkan kepalanya dan kembali fokus menonton tv saat ini dirinya tidak lagi melihat Drakor horor melainkan melihat kartun dua kembar botak asal Malaysia.