
Zigo mencari cari keberadaan fio, tapi ternyata hari ini fio lagi lagi bolos sekolah. Zigo mengusap wajahnya kasar. Dia yakin kalau tadi malam fio balik lagi ketempat sijul jul itu dan mabuk mabukan.
Saat dikantin zigo terus saja diam. Sampai teman temannya mengajaknya bicarapun dia abaikan.
Anton yang mengetahui perbedaan dari sikap zigo pun mengajaknya ke rooftop.
Saat sampai dirooftop
"Lo kenapa zi" tanya anton
"Lo kenapa ga ngasih tau gue, kalau fio itu leadernya lion"
Semua orang tau lion itu geng motor terkenal.
"Apa?" Kaget anton
"Lo tau darimana?" Tanya anton
"Jadi lo ga tau?" Tanya zigo lagi
Anton geleng geleng.
"Bukan cuma fio yang ikut geng motor, tapi juga nopi" ucap zigo
"Lo jangan ngarang, lo tau darimana zi" anton penasaran
Zigo menghela napasnya sejenak
"Kemarin gue ngikutin fio dari pulang sekolah.. tadinya gue pengen bujuk dia agar ngerubah keputusannya buat keluar dari band"
"Fio pergi kemakam mamanya, dan.." zigo menceritakan apa saja yang diucapkan fio pas dimakam.
"Lo tau tentang masa lalu fio?" Tanya zigo
Anton geleng geleng
"Setau gue, nyokap fio meninggal kena serangan jantung, dan papanya sibuk kerja, jadi fio tinggal sama asisten rumah tangganya"
"Pasti ada masalalu fio yang disembunyiin dari kita"
"Waktu itu fio bilang, dia ga mau nama baik band mars tercemar hanya karna masalalunya" jelas zigo
"Lo kenal si jul jul itu?" Tanya zigo
Anton mengernyitkan dahinya
"Jul?" Ulang anton lalu menggeleng
"Nanti lo ikut gue ketempat sijul, kita harus cari informasi tentang fio disana, gue yakin hari ini fio ga masuk karna dia mabok bareng si jul itu" ucap zigo dan diangguki anton
Saat disekolahan, zigo selalu beralasan ketika diajak bicara nopi, lebih tepatnya menghindar.
Zigo tidak menyangka, kalau nopi yang kelihatannya lembut, ternyata ular.
Tadinya zigo langsung ingin memarahi nopi, tapi anton melarangnya.
"Nopi pake cara licik, kita ikutin permainannya, kita juga harus gunain cara licik buat bales dia"kata anton.
Pulang sekolah zigo dan anton datang kemarkas, anton memang sudah tau markas lion sebelumnya.
Jadi dengan mudah mereka pergi ketempat itu.
"Bang ada yang nyari lo didepan" ucap salah satu anggota lion
"Siapa?" Tanya bang jul
"Cowok yang tadi malem, tapi sekarang dia bawa temennya"
Bang jul langsung keluar dari ruangannya, dan turun kelantai bawah.
Dia melihat zigo berdiri disana bersama temannya.
"Punya nyali juga lo dateng kesini" ucap bang jul
"Gue kesini mau nyari fio, dimana dia" tanya zigo
"Harusnya gue yang nanya dia dimana, gara gara elo kita ga jadi pesta"
"Maksud lo" tanya zigo tidak paham
"Jangan pura pura bodoh, elo kan yang ngelarang fio buat dateng kesini, jangan mentang mentang fio suka sama lo, lo jadi seenaknya ngatur ngatur dia" bentak bang jul
Jadi fio beneran ga balik kesini? Pikir zigo. Dalam hati zigo sedikit senang, tapi sekarang dimana fio?
"Tapi dia ga ada sama gue" ucap zigo
"Dia bahkan ga masuk sekolah hari ini, gue kira dari tadi malem dia disini bareng kalian" lanjut zigo
Sebenarnya zigo heran, kenapa si jul ini tau tentang perasaan fio, segitu dekatnya kah fio dan jul? Sebenarnya apa hubungan mereka? Sepertinya tidak mungkin kalau hanya sebatas teman se geng.
"Mana gue tau" jawab bang jul
Setelahnya zigo dan anton pamit, mereka mencoba kerumah fio siapa tau fio sudah pulang.
Saat sampai dirumah fio
"Fio ada bik" tanya anton
"Non fionya belom pulang den dari kemarin, bibik kira pergi sama kalian" ucap bik yem
"Apa jangan jangan ketempat den jul" ucap bibik
"Kita udah kesana bik, tapi ga ada" ucap zigo
"Tunggu. Bibik kenal sama si jul jul itu?" Tanya anton
Bik yem mengangguk
"Den jul itu temennya non fio den, dia yang sering nemenin non fio kemana mana, den jul itu baik banget sama non fio"
Tbc