
Malam hari telah tiba..
kilua yang masih mondar mandir di kamar nya sibuk memikirkan jalan keluar yang tepat dari kehamilan merrie.
Ia bahkan melamun seakan itu adalah masalah nya sendiri.
Tiba tiba handphone nya berdering..
🎵 Ring..,, Ring,,..
Ternyata itu adalah meggie.
Tak biasanya meggie menelepon kilua disaat mereka sama sama ada di mansion itu.
.. " Halo? " jawabnya.
" Lua, kau sudah tidur? " tanya meggie.
" Belum, ada apa tiba tiba menelpon? " tanya kilua dengan santai.
" Sore ini aku tak sengaja melihat testpack di lantai 3 .. apa itu punya mu? " tanya meggie dengan curiga.
Kilua cukup kaget mendengar pertanyaan meggie itu.
ia tak menduga meggie akan menemukan testpack merrie.
walau merrie telah membuangnya, tapi mungking tak cukup dalam sehingga masih bisa terlihat dari atas tempat sampah depan kamar lucient.
Memang seluruh tempat sampah di mansion itu sendiri tanpa penutup.
jadi sampah sampah yang sudah penuh dapat terlihat dari kejauhan.
.. " maksud ku, aku dan amora cukup susah untuk mendapatkan hasil itu. tapi jika amora berhasil mendapatkan nya tentu aku sangat senang.." jelas meggie.
" tapi, barusan aku menelpon nya dan dia bilang dia tidak melakukan test itu. dan aku pun tidak.. " lanjutnya.
Kilua tak mungkin berbohong, karena hal itu akan sangat berbahaya.
Ketika sesuatu telah terhendus oleh meggie, maka hal itu harus segera di klarifikasi.
Dan meggie akan melakukan apapun untuk mengklarifikasinya.
Maka, jika kilua bilang itu adalah punya nya..meggie akan segera memberi tahu seluruh keluarga dan membuat kilua harus mengecek nya kembali sebagai validasi.
.. " Baiklah, dengar baik baik.. aku akan jujur padamu tapi tolong jangan heboh dulu. " jelas kilua dengan nada rendah.
" itu bukan punya ku, itu punya merrie " Lanjutnya.
.. " begitu.." tegas kilua.
" apa kau mendengarkan ku?" tanya kilua yang heran karena tak dapat jawaban dari meggie.
Karena terkejut, meggie tak ber-reaksi apa apa , bahkan tak mengeluarkan sepatah kata pun.
Setelah terdiam hampir 3 menit, akhirnya meggie mengeluarkan suara..
" kau serius? " tanya meggie.
" sure, ada apa? " tanya balik kilua yang masih bingung dengan reaksi aneh meggie.
" meggie? serius, katakan padaku.. ada apa? "
kilua makin penasaran karena meggie tak kunjung memberikan penjelasan apa apa.
" kau bilang kau serius kan? " tegas meggie.
" ya tuhan, aku harus mengatakan nya berapa kali " jelas kilua yang sudah mulai habis kesabaran.
" karena tadi aku juga menelpon merrie, dan dia bilang itu bukan milik nya.."
..
Suasana lumayan hening beberapa saat.
Secara tidak langsung merrie sudah tertangkap basah.
" kapan itu terjadi? " tanya meggie.
" tadi siang, sekitar jam 11:45. aku tak sengaja berpas pasan dengan nya saat ia akan pergi ke rumah sakit. Ia hanya bilang rasa mualnya tak tertahankan, dan aku spontan langsung berfikir untuk memberikan nya testpack itu. " jelas kilua.
" kau sudah memberi tahu domand? " tanya meggie.
" aku sedang memikirkan nya. " jawab kilua.
" Lua, katakan saja.. Jika itu punya lucient maka itu hal yang bagus. jika bukan, maka bukan masalah juga untuk kita haha " jelas meggie sambil tertawa santai.
" aku belum tau, itu masalahnya. " tegas kilua.
Di keluarga rozme, jika sang pasangan hamil tak perduli berapa umurnya , sudah bekerja atau masih sekolah..harus segera menikah kan pasangan nya itu.
Namun, jika ternyata anak itu bukan berdarah keluarga rozme atau sang pasangan hamil anak orang lain di saat masih berstatus pasangan dari salah satu keluarga rozme maka.. pasangan nya harus mengakhiri nyawa nya dengan tangan nya sendiri.
Itu tandanya, jika itu bukan anak lucient yang jelas jelas adalah pasangan nya..
Maka, lucient harus mengakhiri nyawa merrie dengan tangan nya sendiri.
Sebab itu, kilua merasa ragu untuk memberitahu suaminya sendiri.
Mau tak mau, meggie pun harus tutup mulut sementara sampai kilua punya jalan keluarnya.