
Mansion keluarga rozme terasa dingin.
Bukan karena suhu malam hari, tapi kepergian jaquen dan seluruh kejanggalan yang ada membuat mansion besar ini terlihat Gelap.
Sementara itu, Kilua yang terbaring di kamarnya masih memikirkan kejadian tadi pagi sebelum pemakaman.
Beribu kata terlintas di kepalanya, sambil memandang suaminya yang sedang berganti pakaian.
" apa aku harus menceritakannya sekarang ya? " ragunya dalam hati.
Melihat kilua yang sedang memandangnya dengan tatapan kosong, domand pun segera menghampiri istrinya itu.
" sayang? ada apa? apa yang ada di kepalamu? katakan. " ujarnya sambil mengelus pundak kilua.
Kilua yang kaget langsung memegang tangan domand dan menariknya perlahan ke tempat tidur.
" aku tidak tau ini waktu yang tepat atau tidak, tapi aku benar benar tak bisa berhenti memikirkan nya " ujar kilua dengan nafas yang terengah engah.
" ada apa? perlahan saja. " respon domand, menenangkan istrinya yang kelihatan panik.
" huft.. okay... begini... sebelum pemakaman di mulai, aku pergi mencari merrie "
" aku menemukan nya... bersama tommy. " ujarnya dentan nafas yang semakin berat.
Mendengar cerita istrinya yang bahkan masih setengah jalan, domand tak berkata banyak..
" di lantai berapa? " tanya domand dengan suara berat.
Mendengar suara berat domand, kilua semakin panik.
kilua tau suami nya seperti apa jika sudah se-serius itu.
" La-lantai 6 .. " ujarnya dengan suara gemetar sambil mentapa wajah domand yang me-merah.
" dimana buktinya? " tanya domand, lagi lagi dengan suara rendah dan tatapan tajam.
" aku tau kamu pasti punya bukti, aku sangat mengenalmu sayang " tegasnya, mengelus pipi kilua.
" aku akan memberikannya, tapi jangan sentuh merrie. dia sangat polos, kecualikan dia untuk ku. " ujar kilua.
Walaupun kilua telah menyaksikan langsung, kilua tetap berpendapat bahwa ada sesuatu yang janggal.
" Berjanjilah! " tegas kilua untuk memastikan.
Melihat kegigihan istrinya itu, domand tersenyum lebar sambil menggeleng gelengkan kepalanya.
Ia bersyukur telah menikahi wanita yang pintar dan tajam insting.
" baiklah.. aku hanya setuju karena perkiraan mu tak pernah miss. " jawab domand.
mendengar jawaban domand, kilua merasa lega.
ritme nafas nya juga kembali normal.
" sekarang, berikan aku buktinya. maka kita impas " tagih domand kepada kilua.
kilua segera mengambil handphone nya dan menyerahkan nya kepada domand.
" di private file, passwordnya kamu pasti tau " ujar kilua.
" tanggal pernikahan? haha my classic wife " ledek domand.
Kilua merasa lega, karena telah menceritakan semua nya.
Walaupun awalnya ia sempat panik, kedua tangan nya dingin dan nafasnya pun berat.
Bukan tanpa sebab, hal mengerikan pernah terjadi 2 tahun lalu.. Domand tak mampu mengontrol emosi nya.
Bedanya saat itu, Ibunya lah yang hendak menceritakan perlakuan buruk yang ia dapat dari beberapa saudaranya.
Domand yang tak mampu mengontrol emosi, di tambah lagi Ibunya yang saat itu bercerita sambil menangis.
Hanya seling waktu 1 hari, Beberapa orang saudara ibu nya menghilang misterius.
Namun, kali ini.. rupanya domand tidak se-gegabah itu.
Untuk itu, kilua bersyukur.. suasana mencair sehingga ia bisa membuat suaminya sedikit relax dalam me-respond ceritanya.
Walau begitu, kilua masih tidak bisa menebak nasib seperti apa yang akan menimpa tommy.
Kilua juga menghawatirkan Amora dan anak perempuan satu satunya, Robin.