Black Bloodline

Black Bloodline
Pale



Ke esokan harinya, seperti biasa..


Hanya di lantai utama yang sibuk dan berisik.


4 koki,1 kepala pelayan dan 15 pelayan di tugaskan setiap pagi untuk menyiapkan sarapan.


Sebelum jam 8:30 pagi, sarapan di haruskan siap dan rapih di atas meja buffet.



Tidak seperti keluarga kaya raya lain nya.., keluarga rozme lebih suka memilih makanan nya sendiri.. mereka semua tidak suka di atur, bahkan perihal makanan.


Mereka hanya butuh pilihan, mereka akan memilih nya sendiri.


selain itu, ada 7 supir pribadi yang selalu siap untuk mengantar anggota keluarga ini baik perjalanan bisnis, misi gelap hingga sekolah.


Sementara itu..disisi lain, 1 orang yang belum sepenuhnya menjadi anggota keluarga ini terlihat sangat memanfaat kan fasilitas yang ada..


.. " sedang diet? " tegur kilua yang tiba tiba muncul di belakang merrie yang sedang memilih sarapan nya.


" hah? ohh.. tidak ka hanya sedang tidak cocok dengan menu hari ini " jawab merrie yang terlihat cukup panik.


" kau baik baik saja? " tanya kilua sambil menatap dalam wajah merrie.


" ya, tentu saja ka. mungkin karena aku belum datang bulan saja. " jawab merrie sambil tersenyum.


Entah mengapa senyuman merrie terasa singkat, ia langsung mengalihkan pandangan nya ke coklat belgia yang ada di depan nya dan memakan nya seperti orang kelaparan.


Ia bahkan mengambil coklat belgia itu dan menaruhnya di samping roti yang sudah ada di piring makan nya.


Sedikit curiga, kilua berusaha mengalihkan pandangan nya..tetapi, wajah merrie yang terlihat pucat membuat kilua kembali menoleh ke arah nya.


Di tambah lagi, se-sekali merrie terlihat menutup mulutnya..


Tiba tiba terdengar langkah kaki mendekat..


" Selamat pagi.." Sapa meggie dengan semangat.


" ohh meggie, sarapan? " balas kilua.


" yup.. ohh omong omong, dimana domand? " tanya meggie.


" dimana lagi? tentu saja masih bermimpi. hahaha " jawab kilua sambil tertawa.


" karena adiknya begitu, tentu saja kakak nya juga hahaha " sambung meggie yang juga tertawa.


Salah satu hal terbaik dari meggie adalah, dia selalu bisa mencairkan suasana.


Sementara itu, merrie yang sudah selesai memilih menu sarapannya.. bergegas ke meja makan.


Tentu saja meggie melihatnya, wajahnya yang pucat tak seperti biasanya.


Meggie sendiri kurang akrab dengan merrie, bahkan hampir tidak perduli.


Menurut meggie, yang belum menjadi keluarga tak seharusnya menikmati fasilitas keluarga.


Meggie sering terang terangan menatap merrie dengan sinis.


Saat ini pun, meggie masih melakukan nya..


Menyadari itu, kilua tentu tak diam saja..


" Apa fox sudah berangkat sekolah? " tanya kilua, untuk mengalihkan meggie.


" Iya sudah tadi pagi, bagaimana dengan anak anak mu? " tanya meggie.


" di umur segitu memang sedang suka bergadang " jawab meggie.


Kilua dan meggie bergegas ke meja makan.


Saat kedua nya hendak duduk, tiba tiba .. tommy dan amora datang.


Keduanya saling merangkul tangan, bercanda dan tertawa sambil memilih menu sarapan yang ada di meja buffet.


Terlihat bahagia, tapi.. apakah merrie bahagia?


Menyadari hal itu, kilua reflek menoleh ke merrie.


Merrie yang sedang makan, tak berani menyaksikan kemesraan selingkuhannya itu bersama istri sah nya.


Merrie tak berani mengakat kepala nya sedikitpun, yang ia lihat hanyalah sarapan nya.


.. " pemandangan yang indah " celetuk meggie.


" baru bisa di dapatkan kalau sudah benar benar menikah " lanjutnya menyindir merrie.


Tak lama, kedua pasangan itu selesai memilih menu sarapannya dan menghampiri meja makan.


" selamat pagi kalian semua dan selamat sarapan " sapa amora dengan senyuman.


" wajah kalian bersinar, apa semalam kalian habis bercinta? " celetuk meggie.


" huss, jangan ikut campur " potong kilua.


Mereka berdua hanya tertawa kecil sambil mulai menyantap sarapan nya.


Tapi tiba tiba saja, merrie berdiri dari tempat duduk nya..


" permisi.. " ujarnya dengan pelan sambil menunduk.


" kau sudah selesai? makanan mu belum habis merrie. " tanya kilua.


" ah,.. ini.. aku sudah kenyang " jawab merrie sambil tersenyum menatap kilua.


Merrie sempat melirik tommy dan dengan cepat mengembalikan pandangan nya ke kilua.


Menyadari hal itu, meggie pun mulai curiga.


Tidak biasanya merrie se-sensitif itu.


Meggie sudah sering menyindirinya, biasanya tidak ada respon namun kali ini berbeda.


Merrie sendiri, tidak perduli dengan tanggapan orang..


ia segera membawa piring yang masih penuh dengan makanan itu bersama nya.


Tanpa rasa curiga, Amora melanjutkan sarapan nya.. begitu juga yang lain nya.


.. " aku merasa ada yang aneh dengan merrie.." bisik meggie.


" lebih baik jangan mengira ngira " potong kilua.


" tidak, aku merasakan firasatku kali ini bisa ku buktikan.. aku akan mencari tau setelah ini " lanjut Meggie.


" dan lagi pula.. jangan pura pura kau tak melihat wajah nya yang pucat. kau sudah disini bersama nya sebelum aku datang " tegas meggie.


Kilua tak mampu menjawabnya, ia hanya berusaha menghabiskan sarapan nya dan ingin segera pergi dari ruangan itu.


.. " Domand belum memberiku perintah apa apa, lagi pula tak ada guna nya memberi info kepada meggie. " dalam hatinya.