
'Pagi nona " ucap sekertaris Manda
"Pagi."jawab Manda yang langsung masuk ke ruangannya
" Pasti Nina akan melaporkan pada Louise!" gumam Manda, dia pun langsung duduk di kursinya.
Tak lama setelah Manda duduk, pintunya langsung terbuka dari luar. Hanya orang orang tertentu yang bisa melakukan itu kepadanya, siapa lagi kalau bukan suami dan sahabat sahabatnya itu. Termasuk Siska, walaupun dia wakil CEO Manda tapi tetap diantara mereka tidak ada istilah atasan dan bawahan.
" Manda !!!" teriak Siska
"Hei .. bisakah suaramu tidak senyaring itu Sis ??" ucap Manda sinis
"He he he.." Siska hanya terkekeh melihat sikap Manda yang mengoreksi dirinya.
'Tadi Nina memanggilku kemari, katanya kau ingin bicara ?" tanya Siska
" lya.. duduklah disini." ucap Manda menyuruh Siska duduk didepan meja kerjanya
"Ada apa ? mengapa mukamu itu serius..." ucap Siska yang agak khawatir melihat wajah serius Manda
" Aku hamil !!" ucap Manda langsung menatap Siska
Wajah Siska yang tadinya tegang langsung berseri seri mendengar kabar bahwa sahabatnya itu sedang mengandung, bahkan dia langsung berdiri dan menghampiri Manda lalu memeluk dengan erat.
Manda yang kaget dengan ulah Siska pun sangat kesal dibuatnya
" Heii,.Lepaskan aku !! aku tidak bisa bernapas.." berontak Manda yang tidak nyaman di peluk oleh Siska
Siska pun langsung melepaskan pelukannya dan dia pun terkekeh geli melihat wajah Manda yang tak suka dipeluk olehnya.
Tok tok tok
ruangan Pintu Manda diketuk dari luar,
"Masuk" ucap Manda
Dan masuklah Nina membawa teh hangat dan tiramisu pesanan Manda dengan kopi ekspresso serta kue coklat permintaan Siska sebelum datang keruangan Manda.
" taruh di meja sofa saja.." sambung Manda lagi
Nina pun menuruti perintah sang Manda, saat dia ingin berbalik keluar ruangan. suara Manda menghentikan langkahnya.
" Jam berapa pertemuan dengan client dari Singapur ?" tanya Manda
Manda pun hanya mengangguk melambaikan tangannya untuk menyuruh Nina keluar..
Dan saat ini Manda dan Siska sedang menikmati minuman dan camilan mereka.
Hoeek hoeek
Manda yang mual langsung berlari kearah kamar mandi di ruangan pribadinya itu, dia memuntahkan semua isi perutnya.
Siska yang khawatir dengan keadaan Sahabatnya itu berjalan menghampiri Manda
" Apa tidak nyaman di perutmu Man??." tanya Siska yang melihat wajah Manda sudah pucat
"Aku baik baik saja " ucap Manda sambil tersenyum, dia tahu bahwa sahabatnya ini sedang mengkhawatirkan keadaannya saat ini.
Siska pun langsung menggandeng tangan Manda dan membawanya ke Sofa Sesampainya di sofa Manda langsung melirik kearah Siska.
"Ka, nanti siang mereka akan datang!" ucap Manda
Siska yang bingung langsung menoleh kearah Manda, dia tak mengerti maksud Manda.
"Mereka ??" tanya Siska
"Yups .. para CEO receh yang selalu merepoti kita itu ! " ucap Manda pada Siska
Siska pun langsung paham, bahwa itu adalah sahabat baik mereka.
"Benarkah?? bukannya mereka sangat sibuk.. bahkan untuk membuat janji dengan mereka itu sulit !! tapi sekarang mereka yang ingin kemari, sulit kupercaya !!" keluh Siska panjang lebar.
Manda juga membenarkan ucapan Siska, sahabat sahabatnya itu merupakan CEO besar sama seperti suaminya itu. Mereka juga terkenal sebagai laki laki tampan idaman para gadis gadis.
" Pasti ada sesuatu yang membuat mereka kemari !!" sambung Siska lagi menatap sekilas kearah Manda.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih...
Jangan lupa mampir ke cerita ku yang lain nya ya kak