
cuaca sore ini sangat cerah tidak ada tanda tanda akan turun hujan dan kami masih dalam perjalanan menuju rumah pak allard.
"bagaimana rasanya bekerja dengan papa saya cla?" pak allard akhirnya membuka obrolan, sudah 15 menit kami hanya berdiam diri melihat jalanan yang sedang macet.
"its good kok pak, capek sih tapi semua sebanding dengan hasilnya" jawabku
"setau saya papa orang yang cukup rewel untuk masalah pekerjaan"
"anda benar pak, pak adrian memang sangat rewel apalagi jika ada satu dua hal yang tidak sesuai dengan keinginannya"
"tapi kamu cukup lama bertahan" aku tersenyum mendengarnya
"awalnya saya juga tidak sanggup pak tapi bekerja dengan pak adrian saya menemukan banyak pelajaran baru yang membuat saya terus ingin mencoba juga pak adrian pemimpin yang cukup bijaksana dan dan menyenangkan"
"syukurlah kalau kamu betah bekerja di kantor"
"pak allard akan menetap atau hanya sebentar di indonesia?" tanyaku
"saya akan menetap cla, kamu tau papa sudah waktunya pensiun itu berarti sudah waktunya saya menggantikan posisi nya" aku menggangguk menanggapi penjelasannya. berarti apa yang pak adrian katakan memang benar, pak allard yang akan menjadi bos ku nanti.
-
kami sudah sampai di rumah pak allard aku pun bersiap untuk turun dari mobil namun pak allard menahanku dengan bertanya
"kamu ikut masuk cla?" aku lupa kalau pak allard tidak tau tentang bbq party ini.
aku mengangguk dan turun dari mobil di ikuti pak allard
"saya ada urusan sebentar pak"
"pekerjaan?" tanyanya
"something like that, yuk" aku mengajak nya masuk bersama.
-
ternyata persiapan nya sangat sempurna, begitu masuk ke dalam rumah tante vera, pak adrian dan juga keluarga besar sudah menunggu kedatangan pak allard.
"welcome home, sayangggg" sambut tante vera pertama kali yang langsung berlari memeluk pak allard.
"i miss you mom"
"hey son, welcome home boy" sambut pak adrian ikut memeluk pak allard dan dilanjutkan dengan keluarga besar yang sepertinya sangat merindukan pak allard.
-
aku sedang mengobrol dengan salah satu keponakan pak adrian, marvel namanya.
"iyaa, lo gak cabut?"
"nanti lah, acaranya jam 9an ini. lo sama siapa kesana nanti?" tanya nya
"sendiri, gua bawa mobil. lo mau nebeng?"
"tau banget lo, cabut jam 8an aja gimana?"
"lo samper gua aja deh kalau udah mau cabut, gua ga enak lah kalo melipir tiba tiba ntar"
"oke, gua ke dalem yaa" aku mengangguk mengiyakan. marvel itu teman kampus ku tapi gak satu fakultas, malam ini kami ada acara mau nonton konser ed sheeran bareng temen temen yang lain.
aku pun menghampiri tante vera yang sedang menyiapkan minuman di dapur.
"tante sendiri aja?" tante vera menoleh dan langsung tersenyum begitu melihatku.
"iya dee, makasih ya cantik udah bantuin tante nyiapin ini semua" aku tertawa mendengarnya.
"tante yang nyiapin kan bukan aku tapi orang lain aku cuma bantu hubungin mereka aja"
"tapi kalau kamu gak hubungin mereka pasti tante kelimpungan sendiri sekarang" jawab tante gak mau kalah
"iya tante cantik, sama sama kalau gitu yaah" aku membantunya memotong buah karena ternyata tante vera sedang membuat jus
"kamu rapi banget dee, habis ini ada acara?"
"iya tante, mau nontom konser sama marvel dkk"
"yaudah nanti tante titipin kamu ke marvel biar gak kenapa kenapa" tante vera itu sangat perhatian kepada ku bahkan kadang aku merasa seperti dianggap anak olehnya.
"tante ih kebiasaan aku kan udah dewasa tante" tante vera langsung menggeleng keras tidak setuju.
"wanita cantik kaya kamu ini harus di jaga baik baik dee, banyak orang jahat diluar sana tante gak mau lah kamu sampe dijahatin ih amit amit dee"
"okedeh, apapun perintah tante pasti dee turutin deh" dan kami pun tertawa bersama.
"duh kamu ini udah cantik, baik, pengertian lagi. udah punya calon belum sih" tanya nya sambil mengelus rambutku
"belum lah tan, masih enak begini dulu" yah walaupun keluarga besar ku sudah merongrong minta dibawakan calon mantu.
"kamu memang harus selektif dee memilih pasangan nanti jangan asal pilih karna terdesak keadaan, kamu loh menantu idaman banget ini" aku tertawa mendengar ucapan tante vera yang menurutku sedikit berlebihan itu, ada ada saja.
"tante ih ada ada aja" jawabku