
setelah menelpon tante vera aku langsung merapihkan mejaku dan langsung menghubungi darren. Hari ini aku tidak bawa mobil karena sudah terlambat.
"ada apa princess"tanya nya begitu telpon diangkat
"darren, apa kamu sibuk?"
"lumayan, why?"
"aku mau minta anterin sih tadinya but if you are busy i m okey aku naik taksi online aja"
"mmm kamu mau minta anter kemana?"
"ke rumah pak adrian, kak"
"mmm.. okey kalau cuma anter sebentar aku bisa"
"really ? thanks brother"
"no need princess, i ll be there in 20 minutes"
"oke, safe drive"
--
tidak lama setelah aku menunggu di lobby darren pun datang lalu aku langsung masuk ke dalam mobilnya
"ada acara apa dirumah pak adrian"
"discuss sama tante vera about party for her son"
darren sudah hapal rumah pak adrian karena memang sudah sesering itu aku kerumah nya untuk menghadiri acara yang mereka adakan atau sekedar antar berkas
"mmm anak sulungnya yang udah lama gak pulang itu?"
"yep, udah 5 tahun sih katanya belum pernah balik"
darren hanya mengangguk saja lalu menelpon karyawannya untuk menunda meeting 1 jam lagi
darren adalah CEO dari Berryl Corps ia mengganti kan daddy yang sudah 2 tahun ini pensiun. darren sosok pria mapan, tampan, bermasa depan cerah, perhatian dan segala sifat baik lainnya tapi hingga saat ini ia belum juga menentukan pilihan hatinya.
"kamu nanti mau dijemput jamberapa dee?"
"idk, tapi kalau kamu sibuk aku bisa cari alternatif lain"
"no, always ready for you princess just text me if you done"
"thanks darren you are the best"
-
aku masuk ke dalam rumah pak ad dan ku lihat tante sedang masak di dapur
"halo tante, selamat siang" sapaku
keluarga pak adrian sudah ku anggap seperti keluarga ku sendiri. diluar kantor mereka benar benar hangat seperti tidak ada sekat antara atasan dan bawahan.
Masakan tante vera sudah jadi dan kini kami sedang makan siang bersama sembari membahas pesta penyambutan putranya
"jadi tante mau pesta nya undang berapa banyak?"
"tante sih mau nya cukup orang orang terdekat aja supaya feel kekeluargaan nya lebih dapet dee"
"mmm i see, kalau gitu gimana dengan bbq party?"
"kamu punya ide konsep nya?"
"kita bbq di taman rumah ini aja nanti ada beberapa games seru yang bisa di mainin semua kalangan umur untuk mengakrabkan diri jadi yang jauh menjadi dekat yang dekat menjadi semakin dekat terus ada kumpulan snack dan juga minuman ringan, gimana menurut tant ?"
"good idea, kamu ada kenalan yang bisa handle acara nya?"
"ada kok tan, jadi kita terima beres aja cukup jelasin konsep yang kita mau nanti mereka yang atur decor dan lainnya"
"kamu memang paling bisa diandalkan cantik" puji nya sembari memberi buah buahan sebagai pencuci mulut
"jangan berlebihan tante ini kan memang sudah tugas nya dee"
"iya iya, kamu selalu saja merendah" aku hanya tertawa menanggapi gerutuan wanita yang sudah beranjak tua ini namun masih saja terlihat awet muda
-
pulang dari rumah pak adrian aku kembali kekantor untuk membereskan sisa pekerjaan ku dan mengabari bahwa acara yang akan dibuat tante vera sudah beres.
aku telah sampai diruangan ku ternyata pak ad sudah duduk manis di dalam ruangannya. begitu melihatku ia langsung memanggilku.
"jadi gimana dee?" tanya nya
"beres pak, acara nya dipindah di jam 7 malam sesuai permintaan bapak"
"ok good dan kamu besok punya tugas tambahan lagi"
"setiap hari kan saya memang punya tugas tambahan pak" aku tidak bohong memang setiap hari ada saja tugas tambahan yang diminta pak adrian
"yang penting gaji kamu aman, bocah" akupun hanya menggerutu mendengar jawabannya
"kamu tau kan allard besok sampe sekitar jam 3 siang nah tolong kamu jemput dia dibandara sama pak diman"
"loh saya pak ? kenapa bukan pak diman aja sendiri?"
"karna dia langsung kekantor dan tugas mu lainnya bawa dia berkeliling kantor lalu jelaskan bagaimana alur kerja di kantor ini"
"kok bukan bapak saja yang menjelaskan nya?" aku masih tidak puas dengan penjelasannya
"karna allard akan menggantikan posisiku dan otomatis dia akan jadi bos kamu"