BADBOY IS MY HUSBAND

BADBOY IS MY HUSBAND
chapter 5



kiki pov~


waktu pun berjalan waktu menunjukkan 21:30 yang berarti 24 menit lagi film akan habis.


" be aku pulang duluan ya aku sibuk ada metteng mendadak" ucap naya yang sudah berdiri dan ingin beranjak pergi.


"oo yasudah hati² ya, kamu kalo ada apa apa telpon aku aja"jawab kiki yang sebenarnya tidak ingin naya pergi tetapi harus menerimanya.


tak lama naya pergi..


tep... ada sebuah beban di pundak kiki yang terasa berat. dilihatnya dan ternyata wanita itu sudah tertidur di pundaknya. kiki berusaha untuk mengangkat kepala wanita itu tetapi selalu terjatuh lagi . dan kiki tetap berusaha untuk mengindar dari kepala wanita itu alhasil wanita itu hampir saja terjatuh dan cepat di tangkap oleh kiki.


dilihatnya wanita itu dengan seksama dia melihat ada noda memar di dahi ,leher dan di tangan nya. dia melihat baju di balik cardigan wanita itu dan ternyata banyak yang koyak.


"apa yang terjadi dengan wanita ini, kenapa kondisinya sangat buruk? " tanya batinnya sambil sedikit mengelus rambut wanita itu karena kondisi wanuta tsb sangat memperhatinkan. di letakkannya kembali kepala wanita itu di pundaknya.


tak lama wanita itu tersadar dan langsung memalingkan mukanya.


" maafkan aku. aku tertidur di pundak mu" ucap wanita itu dan langsung pergi. kiki pun mengejarnya ia sangat bertanya² apa yang terjadi dengan wanita itu.


tasya pov~


saat sudah berada di luar


"apa yang harus aku lakukan ya tuhan. kemana aku harus pergi. aku sangat takutt... "ucapnya dalam hati dengan tangis yang kian deras hingga membuatnya tersedu sedu.


tiba tiba ada sesorang yang menarik lengan tasya hingga membuat tasya berada di pelukan seseorang itu.


saat melihat wajah yang memeluknya ternyata dia adalah orang yang duduk disampingnya tadi. tasya berusaha keras melepaskan pelukan pemuda itu ia kembali takut hal tadi terjadi lagi dengan nya. karena dia sangat panik., plakkk... sebuah tamparan kuat mendarat di pipi pria itu.


"hah maafkan aku... aku... aku.. aku... tidak sengaja.. tapiiii apa yang kamu lakukan? kamu siapa? kenapa memelukku? apakah kamu juga seorang penguntit? kenapa kalian melakukan ini kepada ku? " teriak tasya kepada pemuda itu sambil menangis tersedu sedu. pemuda itu berdiri dan langsung memeluk tasya kembali. tasya berusaha melepaskan pelukan itu namun dia sangat jauh kalah kuat dengan pemuda itu. dan akhirnya tasya pasrah dan merasakan pelukan hangat dan nyaman.


cupp... sebuah kecupan lembut yang tasya rasakan.. sontak membuat dia kembali menampar pemuda itu dan melangkah mundur. dan pemuda itu terus mendekatinya.


"jangan mendekat! aku mohon menjauhlah! " ucap dalam tangis yang kian makin deras.


"awass! " ucap pemuda itu sambil menarik tangan tasya yang hampir saja di tabrak oleh mobil. dan di tangkap oleh pemuda itu membuat mereka saling bertatapan. tersadar tasya ia langsung berdiri dan ingin pergi namun di tarik kembali oleh pemuda itu .


"kamu sebenarnya kenapa? ada apa dengan mu? kenapa keadaan mu seperti ini? "ucap pemuda yang tak di kenalinya itu. tasya hanya diam dan menangis tak terbendung lagu. dia tak sanggup menceritakan apa yang telah ia alami saat ini hatinya benar benar hancur. tak ada labuh untuk dia cerita dan dia tak tau harus kemana.


di tariknya tangan tasya dan teppp seketika tasya sudah berada di pelukan pemuda yang tak di kenalnya itu.


"menangis lah menangislah sekencang mungkin, lepaskan semua beban dan amarah mu lewat tangis. jika kamu tak ingin menceritakan apa yang terjadi tak apa " ucap pemuda itu sambil mengelus elus rambut tanya dan membuat tasya sedikit tenang lalu tak sadar ia sudah terlelap.