
kiki pov
"lumayan juga masakan ni cewek"ucap kiki sambil tersenyum miring.
"ooh iya apa kabar cewek di apartemen itu " ucapnya sambil mengambil hp nya di atas kasur dan menelpon satpam kepercayaan nya itu.
"ya halo selamat siang pak." ucap seseorang dari balik suara.
"halo bagaimana kondisi wanita itu? " ucap kiki cepat.
"baik pak dia sangat baik, dan ceria pak"ucap dari balik suara.
"baguslah kalo begitu. pastikan dia tetap aman jangan sampai saya mendengar kabar bahwa sehelai rambut nya di sentuh oleh orang asing" ucap kiki tegas dan langsung mematikan hp nya.
"aku harus cepat menyelesaikan misi disini. aku rasa tidak baik meninggalkan wanita itu disana" ucapnya lagi dan langsung menelpon mitranya.
"selamat siang dr. fahri bagaimana bisnis kita pak apakah kita bisa memulainya siang ini. saya ada urusan yang sangat penting di indonesia dan harus segera diselesaikan juga jadi saya tidak bisa berlama lama di sini pak" ucap kiki yang langsung nyerocos sehingga dr.fahri tidak di beri kesempatan menjawab salah terlebih dahulu.
" haha selamat siang kembali pak kiki sepertinya ceo mc grup ini sangat sibuk ya. baiklah nanti saya akan bertemu pak kiki di restoran apartemen yang bapak tinggali, sampai nanti ya pak" ucap dr. fahri yang juga mengakhiri telepon mereka .
"selamat siang dr. fahri senang bertemu dengan anda, silahkan duduk pak. " ucap kiki sambil bersalaman dengan dr. fahri dan mempersilahkannya duduk.
"haha jadi gimana ceo apakah perusahan mc grup lancar?" ucap dr. fari yang memulai percakapan mereka dengan basa basi.
"haha alhamdulillah lancar dr.fahri terima kasih sudah mau menjadi mitra di perusahaan kami. tentunya kami sangat senang, dr. mau bekerja sama dengan kami. dan mau berinvestasi yang sangat besar ini." jawab kiki yang mulai mengarah kebisnis karna jujur saja dia sangat penasaran dengan urusan privasi yang ingin di bicarakan oleh dr. fahri.
"haha anda sangat hebat ceo gimana saya bisa menolak jika ini bisa menguntungkan bagi perusahaan kita" ucap dr. fahri sambil terkekeh.
"baiklah pak gimana kita langsung saja pada intinya. saya dengar dari sekretaris saya bahwa bapak setuju untuk bekerja sama dengan kami dengan syarat privasi. dan jujur saja saya sempat terkejut karena sudah 2 tahun perusahaan kami mengajak untuk bekerja sama dengan dr. tetapi ditolak dan sekarang bapak menerimanya dan akan berinvestasi yang sangat besar. dan saya berfikir bahwa syarat ini sangat penting sekali bagi bapak." ucap kiki yang mengeluarkan unek2nya yang membuat nya terus befikir.
"baiklah saya memaklumi bahwa pak kiki sangat penasaran kenapa saya mau bekerja sama karena saya ingin pak kiki menikahi putri saya yang ada di indonesia ."jawab dr. fahri yang mengejutkan kiki.
"tunggu dr. ini tidak benar, saya saja belum kenal dengan anak dr. bagaimana bisa dr. ingin saya menikai putri anda?" jawab kiki yang sangat heran kenapa dr. fahri ingin dia menikahi putri nya.
"haha saya sangat mengerti bahwa pak kiki terkejut dengan saran ini, saya sangat menyayangi putri tunggal saya itu, saya tidak bisa terus menjaganya karena saya memiliki penyakit yang membuat saya hidup tidak lama lagi. maka dari itu saya tidak ingin putri saya merasa kesepian selama ini putri saya sangat kurang sekali untuk mendapat kasih sayang dari orang tuanya dia juga di besarkan oleh saya sendiri tampa kasih sayang seorang ibu, dan jika saya kelak sudah tiada bagaimana dengan putri kesayangan saya. dan saya memutuskan untuk menikahkan kalian berdua tentu saja tidak sembarangan . saya tidak mungkin menikahkan anak saya dengan lelaki sembarangan. entah kenapa saya merasa bahwa pak kiki adalah pilihan yang tepat untuk anak saya." jawab dr. fahri yang tak sadar sudah meneteskan air mata karena mengingat nasib putri kesayangan nya itu.
melihat itu membuat kiki merasa iba terhadap dr. fahri