
mendengar itu tasya terdiam sejenak.
"baiklah saya akan tetap tinggal disini tapi saya punya satu pertanyaan"ucap tasya sedikit tegas.
"baiklah nyonya silahkan " jawab bodyguard itu.
"dimana penguntit itu" tanya tasya yang dimaksud adalah kiki.
mendengar itu bodyguard tersebut mengira penguntit yamg asli tadi malam yang di gosipkan oleh rekan kerjanya.
" maaf nyonya saya juga tidak tahu" jawab bodyguard itu sambil menunduk sedikit.
"dasar! setelah mengurungku disini dia pegi kemana mana" ucap batinya
"kalian boleh memanggil saya dengan tasya saja tak perlu memanggil saya nyonya" ucap tasya yang kini sudah sedikit tersenyum.
"maaf nyonya kami tidak bisa apa kata tuan nanti jika ia mendengarnya " ucap bodyguard itu.
"hemmm kalian bisa memanggil ku tasya jika tidak ada orang lain" ucapnya lagi dengan bodyguard itu.
"baiklah nyonya seperti kehendak anda"ucap bodyguard itu.
"saya ingin tau nama kalian"ucap tasya lagi
"nama saya fahrul" ucap bodyguar yang selalu menjawab pertanyaan tasya tadi yang sekaligus orang yg paling kuat dan memimpin bodyguard yang sangat di percayai kiki.
"nama saya anto" ucap salah satu bodyguard yang berbadan kekar dan mimik mukanya yang sedikit seram.
"kalo saya juan" ucap bodyguard terakhir yang tinggi namun tidak terlalu kekar namu mempunyai keahlian karate yang sangat tinggi.
ketiga bodyguard ini yang sangat di percayai oleh kiki dan kini di utus untuk menjaga wanita yang tidak ia kenali.
***
sementara kiki dan nata menuju kamar kiki di apartemen milik perusahaan mop.
kamar kiki berada di lantai paling atas yaitu kamar 180 kamar VIP. mereka juga berada di lift VIP disana yang hanya mereka berdua didalamnya tetapi nata tidak menggadeng tangan kiki karena disana ada cctv.
setelah mereka sampai di kamar itu wanita itu langsung memeluk kiki spontan membuat kiki sedikit terkejut.
"kenapa terkejut sayang" tanya nata sambil melilitkan tangan nya dan memainkan dasi yang dipakai kiki untuk menggodanya.
yang membuat kiki nafsu yang sangat wajar bagi seorang pria dewasa. dan ia telah mencium bibir nata dengan panas membuat wanita sexsy itu semakin riang dan menggila. kiki semangat terbakar api dosa.
saat wanita itu membuka pakaian kiki, kiki sempat tak sadar ketika kancing baju terkhir ingin di buka jiwa baiknya menyadarkan nya bahwa perbuatan nya itu tidak baik dan berhenti membuat wanita itu heran.
"kenapa honey apakah kamu tidak suka" tanya nata yang penasaran kenapa pria nafsu itu bisa berhenti.
"tidak baby bibir mu sexy dan sangat manis aku hanya letih hari ini" ucap kiki sambil menarik tangan nata untuk duduk di sofa
"baiklah sayang aku akan membiarkan mu istrirahat aku akan ke kantor untuk melaporkan kepada dr fahri bahwa kamu sudah ada disini" ucap nata sambil berdiri.
"baiklah terimakasih kamu sudah perhatian dan mengertu diriku" ucapnya sambil berbaring dan sedikit memejamkan mata.
"apa yang aku lakukan kenapa aku jadi seperti ini. jiiiih wanita itu hargg aku sangat jijik, mudah sekali baginya memberikan tubuhnya kepada pria yg baru ia kenal" ucap kiki dalam batinnya.
saat ia bergerak menghadap pintu dilihatnya wanita itu masih berada di kamarnya.
"kenapa dia masih disini" ucap batinnya.
" honey aku sudah membuatkan makanan untuk mu kamu makan ya, aku pergi sekarang daa sayang muaaah" ucap nata yang memberikan kissby dan langsung menutup pintu.
"muah kepala mu honey honey jijik gua, kebetulan aku belum makan" ucap kiki sambil beranjak dari kasur untuk makan