Bad Boy And Bad Girls

Bad Boy And Bad Girls
part 4 (sisi lain karrel)



Kini karrel cs dan chalsea cs telah berada di sebuah kafe.


"Mau pesan apa mba mas


."ucap pelayan.


"Coba sini mba mau liat menunya dulu."ucap karrel.


"Ini mas!"ucap pelayan sambil menyerahkan buku menu ke karrel.


Mereka pun akhirnya memesan makanan dan minuman,setelah mereka makan dan minum kini karrel dan chalsea telah berada di jalan pulang,karena rumah karrel dan chalsea searah maka chalsea pun mengajak karrel pulang bareng untuk bermaksud mengantarkannya.


"Chel, nanti dulu ya pulangnya,gue mau ke suatu tempat dulu."ucap karrel.


"Mau kemana lagi lo,ini udah malem,awas aja lo macem-macem ucap chalsea.


"Ehh,pikiran lo ya negatif terus sama gue,emang lo mau gue macem-macemin."ucap karrel.


"Ya,mungkin kan,siapa tau gitu lo."


ucap chalsea.


"Gakk lah PE'A,lo kira gue cowo apaan, gini-gini gue juga punya perasaan anjir."ucap karrel.


Akhirnya mereka tiba di sebuah rumah dengan bertuliskan PANTI ASUHAN KASIH BUNDA.


yang dimana disana masih terlihat beberapa anak yang masih bermain.


"Kak karrel."teriak seorang anak laki-laki saat melihat kedatangan karrel dan chalsea.


"Hy adek-adek,lagi pada ngapain nih."ucap karrel.


"Biasa kak,lagi main aja nih."ucap anak tadi.


"Ciee,kak karrel bawa pacar ya?"ucap salah satu anak gadis yang bersama mereka.


"Cieee..cieeee."ucap mereka kompak.


"Bukan kok,dia teman kakak,namanya kak chalsea."ucap karrel.


"Oooo."ucap mereka hanya ber ohh saja.


"Hy kak chalsea!"ucap mereka sambil melihat ke arah chalsea.


"Iya hay."ucap chalsea tersenyum.


"Oh ya dek,buk indah mana?"ucap karrel menanyakan buk indah pemilik panti ini.


"Ada kak di dalam,ayo masuk."ucap salah satu anak itu sambil menarik tangan karrel dan chalsea.


"Jadi,lo balapan tadi,uangnya lo kasih di panti itu?"ucap chalsea yang sekarang sudah berada di atas motor.


"Iya,lo kenapa nanya kayak gitu?"tanya balik karrel.


"Ya,gue gak percaya aja sih,seorang karrel yang terkenal songong,bandel,suka tawuran, trus balapan ternyata suka bantuin orang."ucap chalsea.


"Dasar cewe sotoy,lo kira gue gax bisa baik gitu."ucap karrel masih menjalankan motor chalsea menuju rumahnya.


"Iya,siapa sangka gitu lo."ucap chalsea.


"Oh ya,motor lo tadi gimana?" ucap chalsea.


"Udah di bawa ke bengkel,sama temen-teman gue yang tadi."ucap karrel sambil memberhentikan motor tepat di depan pagar rumahnya.


"Ya udah,gue duluan,makasih tebengannya."ucap karrel.


"Oke sama-sama,ya udah gue balik."ucap chalsea.


"Oke ati-ati lo!"ucap karrel masih melihat chalsea yang sudah putar haluan menuju rumahnya yang berada tak jauh dari sana.


SEKOLAH


Kini chalsea cs telah berada di lapangan basket,karena hari ini mereka ada pelajaran olahraga.


"Chel,yuk ikut main?" ucap Tarisa yang ingin bermain voly bersama yang lain.


"Gak ah, males gue." ucap chalsea.


"Oke deh,gue tunggu disana ya." ucap chalsea dan langsung berjalan menuju pinggir lapangan.


Namun disaat chalsea hampir saja sampai tiba-tiba sebuah bola basket melayang menuju arahnya dengan sigap chalsea pun langsung menangkapnya.


"Lo pikir bisa."ucap chalsea masih dengan memengang bola basket yang tadi sengaja di lempar karrel


"Gue kira lo gax bisa nangkap tuh bole,ternyata gue salah." ucap karrel


"Gue bilang tadi males main, bukan gue bilang gue gak bisa,jadi males sama gak bisa itu jauh karrel." ucap chalsea dan langsung melempar bola ke ring dan happ bola itu masuk.


Semua siswa-siswi berteriak heboh karena chalsea melempar bolanya dari jarak yang lumayan jauh dari ring.


"Ya ampun,Bebeb chalsea gue bisa main basket." teriak gasta heboh.


"Bebeb..Bebeb..bebek kali ah."umpat Azka


"Sewot aja lo."ucap Gasta.


"Chel main yuk?,kita kurang satu nih."ucap naufan.


"Udah gue bilang,gue males."ucap chalsea.


"Lo males atau lo emang takut kalah sama gue." ucap karrel.


"Gue tantang lo main basket gimana."ucap karrel.


"Oke,jika gue menang apa."ucap chalsea sambil mendekat ke lapangan.


"Jika lo menang,apapun yang lo minta gue bakal penuhin,namun jika lo kalah maka lo yang harus penuhin apa yang gue minta gimana."balas karrel.


"Oke gue setuju."ucap chalsea.


"Buat kalian semua minggir,ini pertandingan gue sama chalsea doang." ujar karrel.


Akhirnya,mereka yang hendak bermain bola tadi pun,terpaksa berhenti dan memutuskan pergi ke pinggir lapangan untuk jadi penonton.


"Oke kalian berdua siap?" ucap naufan yang menjadi wasit.


"Oke siap."ucap chalsea dan karrel.


**PRITTTTTTTT


permainan pun dimulai.


"Ha..ha. satu poin lagi gue menang."ucap karrel sambil tertawa senang.


"Belum tentu,kita liat saja nanti ."ucap chalsea sambil mendribble bola yang ada ditangannya dan chalsea pun melompat dan happ.


"Yeeee masuk."ucap chalsea sambil melihat karrel.


Akhirnya pertandingan pun selesai,dengan chalsea lah yang jadi pemenangnya.


"Ayoo karrel,lo pasti bisa."ucap chalsea yang sekarang berada di gendongan karrel untuk menuju kantin.


"Cepetan karrel,gue udah laperr


."ucap chalsea lagi


"Diemm Anji...."umpat karrel terdiam karena mulutnya di tutup chalsea.


"Gak boleh berkata kasar kampret,lo itu udah kalah masih aja nyolot."ucap chalsea.


"Gue tadi emang sengaja ngalah anjir."ujar karrel.


"Ya..yaa..yaa..udah kalah gax mau ngaku lagi."ucap chalsea.


"Ya ampun, dua manusia ini gak pernah diem,gue tendang juga berdua ucap Gasta.


"Berani lo,emang sama kita."ucap chalsea dan karrel kompak sambil melihat ke arah gasta.


"Eh...eh..ehh gax kok gue becanda ."ujar gasta sambil nyengir.


Oe guys sampe sini dlu semoga pada suka sama ceritanya ya.


kalo ada typo atau apa langsung kasih tau ya maksih semuanya**