Bad Boy And Bad Girls

Bad Boy And Bad Girls
part.19



Tak terasa hari ini akhir ujian kelulusan kelas 3 SMA,semua murid kelas 3 sepakat mengadakan perpisahan mereka dengan acara camping bersama,termasuk semua guru dan kelas 1 dan 2.


"Yeyyyy camping,gak sabar gue nunggu camping."ujar Tarisa.


"Sama gue juga,dan sebentar lagi kita juga akan naik kelas dong."ujar Davina sambil melihat ke tiga sahabatnya.


"Iya,dan semoga kita satu kelas lagi plus kita semua dapat nilai bagus pas ulangan nanti."ujar Dira tak kalah semangat dengan teman-temannya.


"Aamiin."ucap mereka kompak.


"Ouh ya nanti bagian bawa tenda kita ber empat siapa."Chalsea melihat teman-temannya.


"Gue gak mau ya..bawa tenda itu berat,aku tak kan kuat biar kalian saja."ujar Tarisa dramatis.


"Lebay banget."ujar Davina sambil melirik Tarisa.


"Heyy Chal,nih buat Lo."Karrel yang baru saja datang bersama tiga sahabatnya.


"Makasih Rel."ujar Chalsea mengambil kresek di tangan Karrel.


"Chalsea doang yang di kasih,kita gak."Dira sambil melihat Karrel.


"Minta sama pacar kalian lah."balas Karrel sewot.


"Udah-udah nih ambil aja."ujar Chalsea sambil meletakkan kresek di atas meja.


"No chal,ini buat Lo,Mereka kan ada pacar minta sama pacar nya lah."ujar Karrel menarik kersek nya lagi dan memberikan ke Chalse lagi.


"Tapi karrel."ujar Chalsea.


"Gak ada tapi-tapian,kalian juga bertiga katanya pacaran tapi gak di beliin,Chalsea aja bukan pacar gue,gue beliin iya kan my princes."ujar Karrel sambil melihat Chalsea dan mengacak rambut Chalsea pelan.


"Hemm.."balas Chalsea.


"Cieee my princes."ujar teman-temannya kompak.


"Udah-udah,oh ya Chal kalian lagi ngapain,kayak seruis banget."ujar Karrel sambil duduk di samping Chalsea.


"Kami lagi bahas buat acara camping yang di adain kakak kelas."balas Chalsea.


"Terus."ujar Karrel.


"Nah kita bahas siapa yang mau bawa tenda,tapi pada gak mau soalnya berat."ujar Chalsea nyegir.


"Oo santai ada Azka,Gasta sama Naufan nanti yang bawain punya kalian."ujar Karrel sambil melihat tiga temannya.


"Apaa kita gak-gak,tadi tenda kita aja nyuruh gue yang bawa,sekarang tenda cewe-cewe Lo suruh kita juga."ujar Gasta sewot.


"Ya kan kalian bertiga gantian,cuman bawa dari rumah itu pun kalian masukin ke bagasi mobil gampang kali."ujar Karrel.


"Pokoknya kita gak mau iya kan guys."ujar Gasta melihat ke dua temannya dan di balas anggukan oleh ke duanya.


"OOO oke kalo gitu,berarti nih ya Tarisa,Dira dan Davina cowok kalian mah gak Sayang sama kalian,masa buat bawain tenda kalian pada gak mau bener kan."ujar Karrel sambil melihat ke tiga cewek di depannya.


"Iya bener berarti kalian pada gak sayang sama kita kan."ujar Davina sambil melihat Gasta.


"Gak gitu yang,gue sayang kok sama Lo,tapi gue udah bawa satu tenda buat kita ber empat,nah masa aku juga mau bawa tenda kalian,nih si Azka aja deh."ujar Gasta menunjuk Azka,Azka yang ditunjuk kaget dan langsung menatap tajam Gasta.


"Okee kayaknya kalian pada gak mau,ya udah gue aja."ujar Chalsea sambil melihat teman-temannya.


"Lo gak boleh bawa itu berat,Gue aja yang bawain nanti dari rumah buat tenda kalian."ujar Karrel melihat Chalsea.


"Serius gak papa nih."ujar Chalsea.


"Iya gue serius,masa Lo yang bawa tenda kasian."ujar Karrel.


"Iya sama-sama,ya udah yuk pulang ngapain juga di sekolah gak ngapa-ngapain juga."ujar Karrel sambil bangun dari duduknya.


"Yuk pulang guys."ujar Chalsea bangun dan keluar kelas di ikuti teman-temannya.


Akhirnya hari yang di tunggu-tunggu pun tiba,hari ini adalah hari keberangkatan mereka untuk camping di sebuah pulau kecil yang terletak tidak jauh dari sana mereka harus menggunakan mobil dan bagi yang punya mobil pun di perbolehkan untuk memakainya,seperti Karrel dan Chalsea Cs yang kini telah ada di dalam mobil.


Mobil karrel ada Karrel Chalsea,di belakang ada Davina dan Gasta.


Sedangkan di mobil Azka ada Azka Tarisa dan Dira Naufan.


Perjalanan pun di mulai dan setelah menaiki mobil mereka pun berhenti dan menyebrang menggunakan kapal yang memang sudah di persiapkan oleh pihak sekolah untuk menuju ke pulau dia mana camping akan di laksanakan.


Siswa-siswi pun mulai keluar dari mobil dan masuk ke kapal sedangkan para guru mengawasi supaya tidak ada siswa-siswi yang tertinggal,dan di saat tidak ada lagi yang tertinggal kapal pun berangkat menuju pulau.


"Guys foto yuk."ujar Davina yang sekarang memengag Tongsis dan mengarahkan kameranya ke arah mereka semua.


Di sepanjang jalan menyebran pun mereka sibuk dengan berfoto ria bukan hanya mereka saja tapi hampir semua siswa-siswi pun sama mereka berfoto dengan teman-temannya.


Tak lama kemudian mereka pun Tiba di pulau yang dituju,mereka semua pun turun dari kapal dan langsung di sambut oleh beberapa penjaga pulau disana.


Siswa-siswi pun mulai memasuki pulau dan disana ternyata ada villa yang sangat indah namun mereka tidak boleh mendekatinya karena itu bukan tempat mereka.


Mereka terus berjalan dan tibalah mereka di lapangan yang sangat luas dan disinilah mereka akan mengadakan camping bersama.


"Nih tenda kalian."ujar Karrel sambil meletakkan tenda yang di bawanya dari rumah di depan Chalsea dan teman-temannya.


"Makasih Karrel."ujar Mereka kompak dan mulai membongkar tenda.


Karrel pun hanya menganggukkan kepala dan setelah itu pergi ke tempat teman-temannya yang sekarang telah memasang tenda.


"Buruan Rel bantuin."ujar Naufan.


"Sabar oyyy,gue baru aja nyampe."karrel yang baru saja melepas tas nya.


Mereka pun mulai memasang tenda dan tak lama kemudian tenda mereka pun sudah selesai.


"Hy princes."ujar Arka yang berada di samping Chalsea.


"Hy kak Arka."ujar Chalsea yang masih sibuk memasang tenda.


"Kakak bantuin ya."ujar Arka dan langsung mendekat ke arah Chalsea.


"Gak usah kita aja."ujar Karrel yang baru samapai bersama teman-temannya.


"Iya kak kita aja,mereka kan Pacar kita."ujar Azka.


"Ya udah deh,tadi soalnya gue liat mereka kesusahan buat bikin tenda jadi gue kesini buat bantuin,kalo kalian sudah ada kakak balik ya."ujar Arka.


"Ya udah princes kakak pergi ya."ujar Arka melihat Chalsea dan mengacak rambut nya pelan.


"Iya Kak,makasih tadi udah mau bantuin."ujar Chalsea tersenyum ke arah Arka.


"iyaa daah."ujar Arka dan berjalan pergi.


"Udah kali liatinnya."ujar Karrel sambil memukul beberapa patok untuk menahan tali tenda.


Chalsea pun hanya melihat Karrel dan setelah itu pergi menuju tas nya.


"Nih buat Lo."ujar Chalsea memberikan air ke Karrel.


"Makasih."ujar Karrel mengambil air dari Chalsea.


bersambung