B I N T A N G

B I N T A N G
Study Tour



Akhirnya yang ditunggu-tunggu datang juga hari ini adalah hari keberangkatan kami untuk mengikuti study Tour yang diadakan pihak sekolah. Menurut informasi Study Tour ini adalah agenda tahunan yang menjadi salah satu program sekolah.


Segala persiapan yang harus dibawa telah Ibu siapkan untuk ku sejak tengah malam, aku rasa tak mungkin ada lagi yang ektibggalan karena Ibu telah mencontreng setia barang yang akan aku bawa. Tak lupa pula ada beberapa makanan dan minuman yang disiapkan untuk bekal selama diperjalanan.


Alaram ku berbunyi menunjukkan pukul tujuh pagi aku harus segera berangkat karena diagendakan kami harus sudah berkumpul disekolah jam tujuh pagi. Aku berpamitan tak lupa ku peluk Ibu. Semoga harimu menyenangkan sayang , ujar ibuku segera hubungi ibu jika sudah sampai ke tempat tujuan.


Aku bergegas menuju parkiran karena sopir keluarga kami telah menunggu. Tiba-tiba terdengar klakson mobil dari arah luar pagar , dari dalam mobil ada seseorang yang memanggil ku.


Angel kemarilah ujar laki-laki yang ada didalam mobil itu.


Ketika kaca mobil dibuka ternyata Bintang.


Aku memandang kearah ibu seketika itu pula Bintang menghampiri Ibu sembari bersalaman dan memperkenalkan diri.


Ibu menyambut Bintang penuh hangat dan berkata, Kalau begitu Angel pergi barengan kamu aja ya !!!


Baik Tante jawab Bintang, tanpa menunggu lama Bintang langsung membawa segala macam perlengkapan ku , akupun berlalu meninggalkan Ibu.


Bye Tante sampe ketemu lagi , Bintang melambaikan tangan ke arah ibu.


Didalam mobil aku masih tidak percaya kalau Bintang menjemputmu pagi ini.


kemudian Bintang melambaikan tangan ke arahku sambil tertawa terbahak-bahak. Aku merasa gugup ada apa ini ???


Bintang : Heiii kok bengong kenapa ??? kaget kalau aku jemput kamu???


Aku : Sedikit tertunduk sambil menggelengkan kepala


Bintang : Tuh kan mulai lagi


Aku : Emmm eh kenapa sih???


Bintang : Aku sengaja jemput kamu kan kita sebelahan tempat duduk di bus nanti paling tidak aku bisa jagain kami biar tidak mimisan lagi


Aku : Ohhhh makasih tapi aku janji gak akan mimisan lagi


Bintang : Yakin ???? ya udah lah kamu udh sarapan belum (sambil menyodorkan roti sobek yang ia keluarkan dari tasnya)


Aku : Gak ah makasih aku udah sarapan kok


Bintang : ( ada sedikit raut kecewa dari wajahnya ) Ya udah aku makan sendiri semuanya, sambil memasukkan beberapa lembar roti kedalam mulutnya


Aku : Langsung merebut secuil roti dari tangannya lalu aku masukkan kedalam mulut ku sesegera mungkin .


Tiba-tiba ada sesuatu yang mengalir dari hidung ku, aku segera mengambil tisu ternyata aku mimisan lagi. Padahal masih sepagi ini kok bisa ya ????


Bintang Langsung membuang roti yang ada ditangannya, ia pun menghentikan sopirnya. Kemudian dengan sigap Bintang langsung memegangi kepala ku agar aku sedikit berbaring, kemudian menyempalkan beberapa tisu kedalam hidungku.


Bintang : Tuh kan belum juga jalan jauh kamu udah mimisan , mangkanya turuti perkataan ku


Aku : Hanya menganggukkan kepala


Bintang : Kamu punya obat gak biar mimisanmu gak kumat ??? mana biar aku cariin


Aku : Gak ada kok lagian kan aku juga gak tau kalo bakalan mimisan lagi


Bintang : Mana handphone ku biar aku hubungi Ibu mu ya , Bintang meraih handphone ku.


Aku : Ehhh jangan nanti Ibuku cemas lagian gak papa kok bentar lagi stop , makasih ya


Bintang begitu cekatan merawatku dalam hati aku mulai memuji Bintang.


Mobil kembali melaju tak lama kemudian kami sudah tiba di depan gerbang sekolah bus sudah menunggu ternyata kami telat beberapa menit.


Bintang membuka pintu mobil menurunkan semua barang-barang kami kemudian langsung menuju bus sementara aku masih berada didalam mobil.


Tak lama kemudian Bintang membuka pintu mobil memberikan isyarat kepadaku untuk segera turun. Aku mengikuti Bintang dari belakang kemudian kami menuju bus. Ternyata posisi tempat duduk kami ada di barisan pertama.


Aku duduk berdampingan dengan Bintang sementara Laras berada tepat dibelakang kami. Tak terbayangkan akan seperti apa perjalanan kami.


Bintang begitu tampak mencemaskan ku, terlihat dari wajahnya yang sesekali menoleh ke arahku. Ya Allah sweet sekali laki-laki ini. Aku memejamkan mata karena perjalanan kami masih sangat jauh.


Selama diperjalanan sesekali aku terbangun menanyakan apakah sudah sampai tempat tujuan atau belum. Tenyata belum setengahnya aku mulai bete ku ambil headset ku sambungkan ke handphone ku pilih lagu BCL aku tak mau sendiri


Sejak ia pergi dari hidupku


Ku merasa sepi


Dia tinggalkan ku sendiri di sini


Tanpa satu yang pasti


Aku tak tahu harus bagaimana


Aku merasa tiada berkawan


Selain dirimu selain cintamu


Biar jadi kawan hidupku


Dan tunjukkan jalan


Yang memang kau pilihkan untukku


Kar'na ku sepi berada di sini


Dan di dunia ini


Aku tak mau sendiri


Tanpa terasa ku teteskan air mata ini


Yang tiada berhenti mengiringi kisah di hati


Aku tak tahu harus bagaimana


Aku merasa tiada berkawan


Selain dirimu selain cintamu


Biar jadi kawan hidupku


Dan tunjukkan jalan


Yang memang kau pilihkan untukku


Kar'na ku sepi berada di sini


Dan di dunia ini aku tak mau sendiri


(Biar jadi kawan hidupku)


Tunjukkan jalan kau pilihkan untukku


Kar'na ku sepi berada di sini


Dan di dunia ini aku tak mau sendiri


Dan di dunia ini aku tak mau sendiri


Aku tak mau sendiri (aku menyanyikan beberapa bait ) tiba-tiba saja Bintang menoleh kearah ku sambil tersenyum dan langsung melepaskan salah satu tali headset yang menempel ditelinga kiriku tanpa ragu dia pun memasang tali headset ke telinganya.


Aduh jantung ku berasa mau loncat kenapa lagu ini, kacau bisa-bisa Bintang akan mengejekku.


Aku menghela nafas panjang,


Bintang : Kamu suka lagu BCL ya???


Aku : Gak juga kok kebetulan aja


Bintang : Kalo aku suka banget apa lagi lagu ini, so sweet banget kan liriknya


Aku : Wajahku tiba-tiba panas (kenapa aku jadi salah tingkah ya )


kemudian aku menarik kabel headset dari telinga Bintang. Aku bilang kalo batre ku low aku takut nanti ibu menghubungi ku.


Bintang : Kamu kok kaku banget ya ?? Jangan-jangan kamu ada rasa ya sama aku ??


sambil tersenyum menunjuk wajah ku


Aku : Iiihhh ge-er aku balik nanya jangan-jangan kamu yang punya rasa sama aku ??


Belum sempat Bintang menjawab tiba-tiba Laras berdiri dibelakang kami dan berkata, ehhhh gak usah sok sok mesra di depan aku ya, kayak dunia cuma milik kalian berdua. Ini acara Study Tour bukan acara pacaran , jadi gak usah belagu (Kata-kata Laras langsung tertancap di dadaku) Seakan Laras sengaja melontarkan semua kekesalannya terhadapku.


Kebayangkan di situasi seperti ini , lagian Laras kan gak tau kalau diantara aku dan Bintang gak ada hubungan apa-apa 😯😯😯😯