B I N T A N G

B I N T A N G
Aku, Bintang dan Laras



Hari ketiga dan hari-hari berikutnya disekolah


Sejak kejadian dikantin Laras tampaknya sangat memusuhiku ntah apa alasannya sesungguhnya. Aku tidak tahu karena aku belum begitu kenal semuanya.


Aku memutuskan untuk pindah tempat duduk tak lagi disamping Bintang. Paling tidak ini akan sedikit mengubah sikap Laras terhadapku.


Aku duduk dibarisan tengah kebetulan ada satu bangku kosong. Aku memilih untuk duduk sendirian. Hari ini kelas banyak yang kosong karena guru-guru mengadakan rapat untuk membahas masalah study tour. Akupun memutuskan untuk pergi ke perpustakaan tak lupa kubawa handphone dan headset agar Aku bisa lebih nyaman ketika diperpustakaan nanti.


Setiba diperpustakaan aku mengisi buku pengunjung kemudian aku mulai mencari buku-buku tangan akan aku baca. Aku menemukan beberapa buku pelajaran sesuai dengan kelas kami hari ini.


Aku memilih duduk dipojokan karena menurut ku lebih nyaman. Aku menghidupkan handphone lalu menyetel beberapa lagu slow biar aku bisa lebih konsentrasi membaca.


Hampir dua jam aku diperpustakaan, tiba-tiba ada Bintang tepat dibelakangku sembari menunjukkan sebuah kertas.


Tenyata posisi tempat duduk kami ketika pergi study tour nanti. Whatttttt aku duduk berdampingan dengan Bintang. Tanpa mempedulikan Bintang aku keluar dari perpustakaan mencari informasi jelas tentang keberangkatan kami.


Laras berdiri tepat didepan ku


hiiii cewek centil duh senengnya bisa duduk berdampingan dengan Bintang. Puas kamu sekarang ???


Jangan fikir aku kalah ya aku gak bakalan diam saja, harusnya aku yang duduk berdampingan dengan Bintang


Maksud kamu apa Laras ??? jawabku


Aku langsung meninggalkan Laras tanpa bicara sepatah katapun lagi.


Aku menuju ruang kelas dan mengambil tasku. Aku mau mencari walikelas, belum sempat aku keluar kelas Laras langsung menarik tangan ku dengan kasar. Laras membawaku ke depan kelas belum sempat Laras berbuat sesuatu kepadaku Bintang pun tiba. Bintang menarik tanganku tapi Laras tak tinggal diam diapun menarik tanganku kembali.


Laras ... ucap Bintang dengan kasar lepaskan Angel, apa sih mau kamu ???


Aku mau beri pelajaran dengan cewe centil seperti dia ucap Laras


Aku berusaha untuk melepaskan tanganku dari mereka berdua tapi dengan sekuat tenaga Laras mendorongku hingga aku terjatuh tepat diperlukan Bintang.


Bintang pun langsung terpental kesinding kelas.


Sungguh memalukan kejadian ini dengan posisi yang masih berpelukan kami pun sama-sama melepaskan tangan agar tidak terjebak dalam situasi ini.


Aku langsung berlari meninggalkan Bintang dan Laras. Rasanya pengen nangis kalau ingat kejadian tadi. Aku menuju kearah kantin membeli sebotol air mineral kemasan. Ntah benar-benar haus atau memang aku panik langsung saja kuhabiskan minuman itu. Kemudian aku menuju toilet sesampai di toilet aku langsung membasuh mukaku. Berusaha mengingat kembali kejadian ketika aku berpelukan dengan Bintang. Ntahlah ada sedikit oerasaan aneh ketika aku berpelukan tadi. Jantungku berdetak kencang tidak hanya itu wajahku pun berasa panas. Perasaan apa ini ??? Aku berusaha menenangkan diri kemudian pintu toilet terbuka ternyata Laras.


Akupun terburu-buru menyelesaikan semuanya kemudian aku langsung pergi meninggalkan Laras.


Dalam hati aku berusaha menanyakan apa yang membuat Laras marah , kenapa harus aku ??


Apakah Laras dan Bintang memiliki hubungan yang spesial sehingga Laras merasa terganggu ketika aku bersama Bintang ???


Ahhhh sudahlah tidak penting untuk ku mengetahui apa yang terjadi diantara mereka berdua.


semoga saja semuanya akan tetap baik-baik saja.


Lonceng pun berbunyi menandakan waktu pulang ternyata hari ini kami dipulangkan lebih awal dari biasanya.


Aku bersegera untuk pulang tiba-tiba saja Bintang sudah berdiri disampingku. Jujur aku kaget cuma aku masih tetap berusaha untuk biasa saja agar detak jantungku tak begitu kuat. Aku jadi salah tingkah sendiri.


Hei Angel kamu mau pulang ?? bareng aku aja ya ucap Bintang belum sempat aku menjawab Bintang langsung memberi kode agar aku segera naik ke motornya.


Sepanjang jalan aku senyum-senyum sendiri berharap semoga Bintang tidak memperhatikan aku.


Oh Tuhan sungguh luar biasa hari ini ntah mimpi apa aku bisa pulang bareng berboncengan dengan Bintang.


Ayo turun ucap Bintang


Akupun turun kemudian Bintang memesan minuman. Ketika menunggu minuman datang Bintang meminta maaf padaku atas kejadian tadi. Akupun memberanikan diri untuk menanyakan perihal Laras


Aku : Eh iya kok Laras bisa segitu kasarnya ke aku ?? aku kan gak tau apa-apa


Bintang : Udahlah gak usah dibahas yang penting sekarang aku minta maaf atas kejadian tadi, kita lupakan semuanya ok


Aku : Gak bisa gitulah lihat ni tangan aku !! tiba-tiba Bintang meraih tanganku sambil tersenyum udahlah kan gak lecet ucap Bintang.


Aku : ah dasar modus, sambil menarik tanganku agar tidak lama-lama bersentuhan dengan tangan Bintang


Bintang pun tersenyum, setelah minuman kami habis kami memutuskan untuk pulang. Bintang mengantarkan aku sampe depan rumah kemudian diapun berlalu.


Aku segera masuk kamar karena tak ada satupun orang ada di rumah. Aku langsung merebahkan tubuhku ke tempat tidur, sekilas aku berusaha mengingat kembali ketika saat pertama aku bertemu Bintang. Aku senyum-senyum sendiri ntah mengapa mengingat tentang Bintang membuat jantungku berdetak kencang. Mungkinkah aku memiliki perasaan lebih terhadap Bintang ??? ahhhh tidak mungkin kenalan juga baru beberapa hari, ujarku dalam hati.


Aku beranjak dari tempat tidur aku menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu kemudian aku sholat. Selama sholat hanya Bintang yang terlintas di ingatanku. (Sholatnya jadi gak khusyuk)


Setelah mengucapkan salam handphone ku berbunyi tapi aku abaikan karena ada seuntai doa yang ingin ku sampaikan.


Setelah menyelesaikan semuanya aku kembali berbaring dan mengambil handphone ternyata Bintang mengirimi aku pesan singkat , aku tersenyum dan kembali merasakan jantungku berdebar-debar.


Ahhhh mungkinkah ada yang salah dengan ku ???


Bintang : Assalamualaikum Angel , Lagi ngapain????


Makasih ya tadi udh gak nolak ajakanku


Aku : Walaikumsalam


Bintang : Kok singkat banget sih ngebalaa pesanku ???


Lagi sibuk ???


Aku : Gak kok


Bintang : Hei Angel semua cewe disekolah gak pernah jutek kalo aku kirim pesan lah kamu kok gak sopan banget sih 🙄 ntar kamu kangen loh sama aku


Aku : Ehhh jangan asal ngomong siapa juga yang kangen


Bintang : Hanya menjawab "O" ............


Aku : Read pesan tanpa jawaban apapun


Bintang : 🙄🙄🙄🙄


kok jadi gini sih ya udah wassalamu'alaikum


Aku : Tersenyum dalam hati kali ini aku menang karena berhasil buat Bintang bete setidaknya aku agak jual mahal secarakan kita baru kenalan.


Ku taruh handphone di meja belajarku , tapi dalam hati aku masih berharap Bintang mengirimi aku pesan singkat.


Beberapa menit kemudian aku cek tak ada lagi notifikasi pesan dari Bintang, mungkin dia bete atau malah gak mau ngubungi aku lagi ????? biarin lah kan besok disekolah aku bakal ketemu Bintang lagi


udah dulu ya 😂😂😂