Ashana

Ashana
Ashana/Bagian 7



Setelah kepergian ashana enver mulai khawatir sejak tadi dia tidak pulang hingga larut malam


"Dimana dia kok belum pulang juga awas aja kalau nanti kenapa-napa gak bakal gue suruh pulang wanita murahan itu" ucapnya terus mondar mandir


Tiba-tiba hp enver berbunyi dan menunjukkan pesan dari ashana


Ashana


"enver tolong dateng ke sini jln.angrek


gue Wiliam ashana kecelakaan "


"kenapa lagi anak itu"


"gak usah banyak bacot cepetan"


Enver langsung bergegas mengambil kunci mobilnya dan pergi ke tempat ashana kecelakaan


"Dasar istri tidak berguna sudah malam begini masih saja berkeliaran dan membuat masalah " ucapnya sembari takut dimarahi oleh orangtua mereka


"enver cepetan angkat ashana nanti keburu darahnya kebanyakan keluar"ucap Wiliam


"kenapa gak Lo aja sih kenapa harus nunggu gue disini kehadiran gue bukan bantu dia gue cuma mau mastiin aja dia hidup" balasnya acuh tak acuh


"enver bukannya saya gak mau tapi saya merasa bersalah pada ashana dan untuk menggendongnya sekarang saya bukan mahromnya kamu yang bisa menyentuhnya "


"iya iya kalian ternyata banyak kesamaan selain tukang selingkuh juga saling banyak bacot" ucap enver dan mengangkat ashana ke mobilnya


"ashana bertahan ya kita mau kerumah sakit Lo pasti kuat ashana gue kenal Lo dari Lo kecil Lo anak kuat anak ceriah" ucapnya sambil menyetir mobil


"lebay banget Lo ashana gak bakal mati dia aja belum bisa hargai gue sebagai suaminya gue belum restu" ucapnya jijik melihat ucapan Liam


"Lo gak bakal tau parahnya ashana kecelakaan tadi Lo datang kesini ketika dia sudah menjerit tentang sakitnya"


....


Enver hanya terdiam tanpa membalas ucapan dari Wiliam


Sampai dirumah sakit Wiliam bergegas memanggil suster buat mengangkat ashana namun sedari tadi Lo enver hanya sibuk memainkan hpnya


****


"nak kamu sudah sadar " ucap mama ashana


"sudah ma ashana sekarang lagi dimana kok tempatnya agak aneh ya" tanyanya bingung


"ashana kemaren kamu habis kecelakaan dan Wiliam bergegas menghubungi enver dan membawamu kerumah sakit"


"terus sekarang mas enver ada dimana mah?"


"enver tadi pamit dengan mama dia bilang ada meeting ,yaudah kamu makan dulu yu"


ashana menggangguk


saat makan ashana dan mamahnya terkaget liat kedatangan wiliam


"nak Wiliam silahkan duduk nak "tawar mama


"tidak perlu Tan ,Tante aja yang duduk saya masih muda masih kuat berdiri" balasnya menolak


"ashana bagaimana keadaan kamu apakah sudah membaik"


"Alhamdulillah kak ini juga udah lumayan fit lagi"


"Alhamdulillah "ucap Wiliam dan mama bersamaan


"Wiliam mama denger kamu sudah putus dengan Alice ya"tanya kepo mama


"sebenernya belum sih ma cuma selama ini Wiliam belum pernah ketemu Alice setelah keadaan itu"


"oh Alice memang sudah pindah ke Tokyo katanya sih urusan kerja"


"ha..."kaget ashana dan Wiliam bersamaan


"sejak kapan kakak pindah ma kenapa tidak ada pemberitahuan kepadaku "


"sejak kejadian itu dia gak mau mengabari kamu karena dia takut merepotkanmu nak"


"yaudah ma ini Liam bawa buah nanti dimakan Wiliam pamit dulu ya"


"cepet banget nak"


"ada meeting Tan"


Wiliam langsung meninggalkan mama dan ashana begitu saja rencananya iya akan menyusul Alice ke Tokyo


Enver dan Wiliam pas Pasan dijalan rumah sakit dengan kebingungan enver melihat bahwa Wiliam begitu terburu-buru


"kenapa tuh anak perasaan gak ada yang ngejar"ucapnya bingung "ah bodoh mending keruangan ashana"


"assalamualaikum ma " ucap enver dan menyalim mama


"nak udah pulang dari kantornya"


"iya ma,eh ma enver mau nanya itu tadi Wiliam baru dari sini kok kelihatannya buru-buru"


"oh itu tadi setelah dia tau keberadaan kakaknya ashana dia langsung bergegas begitu mama juga gak tau kenapa"


"owalah mungkin nyusulin alice kali"


"mama juga kurang tau"


"aku dikacangin nih"potong ashana


"enggak kok nak "


"sana ganti baju terus kamu dulu yang jaga Shana mama mau pulang liat papa dulu"


enver menggangguk dan langsung bebersih


"nak mama pulang dulu ya gak enak papa ditinggal sendiri"


"iya ma hati-hati ya apa boleh mas enver nanti disuruh anter mama kerumah"


"nggak usah nak enver sudah capek mama naik Go-Jek aja"


"bener ni mah"


mamah menggangguk


****


"mama sudah pergi "


"sudah tadi dia nitip pamit "


"gue mau nanya tadi kedatangan wiliam ngapain ngelihat pacarnya ini yang lagi berbaring"


"mas bisa gak usah salah sangka kak Liam datang kesini buat jengukin aku aja "


"sudah berani menjawab kamu"ucapnya dan hampir menampar ashana namun mereka kaget dengan kedatangan mamanya Shana


"enver!!!!!!!"


Gimana gusy part ini seru gak sih


Ayo vote


Sad ending


Atau


Happy end