
"Ashana papa sama mama mau bicara tolong kesini sebentar" panggil papa dan ashana langsung beranjak dari kamarnya
"iya pa ada apa "ucapnya sambil menuruni tangga
"jadi kakak kamu nggak mau menikah dengan enver papa mohon kamu bersedia untuk menikah dengan enver" ucap sang papa
"pa maaf untuk kali ini ashana jadi anak pembantah jujur ashana belum siap ashana gak mau menikah dengan enver bukannya kita semua sudah sepakat bahwa Kakak yang dipilih enver" pembelaan terhadap dirinya sendiri mana mau nikah sama orang yg terkadang dia tidak menginginkan kita
"ashana kakak kamu berubah pikiran dia nggak mau menikahi enver jangan memalukan nama baik keluarga kita nanti" Seru mama
"ma pa ashana juga gak mau kenapa harus Shana setidaknya kemaren kakak nolak ma tapi dia sama sekali tidak menolak kenapa harus Shana"
"Shana bisa tidak usah membantah kamu mau jadi anak durhaka kepada kamu ikuti saja keinginan kami,ini pasti terbaik untuk kamu nanti"ucap mama
"Bilang aja kakak gak mau menikahi enver karena lumpuh padahal kan enver hanya lumpuh sementara pasti bisa sembuh lagi "
"jangan bawa-bawa kakak sekarang papa sama mama hanya butuh persetujuan kamu Shana" ucap papa sedikit emosi
"ashana capek pa terserah kalian saja kalian memang tidak pernah mau mendengarkan ashana kalian selalu saja membela kakak" ashana langsung beranjak dari tempat duduknya tapi sayang dihalang oleh sang papa
Brukkkkkk
Sebuah tamparan menuju wajah ashana tamparan yang berasal dari sang papa
kini wajah ashana memerah
"berani sekali kamu bilang kami tidak pernah membela kamu ashana dasar anak tidak tau diri "
" pa udah ya " mama mencoba untuk meredakan emosi sang papa pada anaknya
"dia anak kurang ajar siapa yang ngajarin dia buat ngomong begitu"
"Shana masuk kamar nanti sebelum papa mu makin emosi" ucap mama dan Shana menuju kamar dengan air mata yang terus mengalir sebenarnya kakak ada disana tapi dia bingung apa yang harus diperbuat untuk menolong adiknya
"tega sekali papa menamparku hanya karena aku menolak perjodohan ini kenapa tidak dari awal saja aku yang dijodohkan kenapa harus dipilih kalau nantinya aku juga " ucapnya dalam kamar tanpa ada yang mendengarkan
"ashana kamu lagi apa jangan nangis terus kakak ada disini"ucap Kakak dan langsung mendekati tempat ashana duduk
"kak boleh nggak sih aku jadi kakak, selalu dibela terus kenapa kakak batalin perjodohan ini "
"ashana kakak juga gak mau batalin tapi melihat enver yang lumpuh aku gak mau"
"Kakak kenapa hanya karena enver lumpuh kakak jadi gak mau padahal cuma lumpuh sementara"
"ada faktor lain juga ashana pacar kakak sudah pulang dari Amerika pasti dia kecewa liat kakak sudah menikah"
"kakak kabari dia kalau kakak udah menikah "
"terserah kakak,boleh gak kakak keluar dulu aku lagi pusing"kakak langsung pergi meninggalkan sang adik sebenarnya tidak rela tapi mau bagaimana sang adik memintanya keluar
*****
hari dimana pernikahan ashana dan enver berlangsung dengan sangat meriah dan dihadiri banyak orang
"saya nikahkan anak kandung saya ashana Cassaundra binti Nick Nararya dengan mas kawin alat solat dibayar tunai" ucap papa dalam ijab
"saya terima nikah dan kawinya ashana Cassaundra binti Nick Nararya dengan mahar yang telah disebutkan dibayar tunai"
"bagaimana para saksi sah" ucap wali
"sahhh" semua berteriak
"selamat ya Shana atas pernikahannya semoga samawa" ucap salah satu teman ashana
"amiin..makasih ya doanya"
****
"mas ganti dulu bajunya nanti baru istirahat nanti badan kamu gatel "
"bukan urusan kamu badan badan saya sekali lagi jangan pernah pedulikan saya "
"mas kita udah suami istri berarti kita jalani ini sama-sama urusan kamu urusan aku juga"
"Lo diam atau kesabaran gue habis dan langsung ceraiin Lo"
ashana kaget tidak bisa berkutik lagi
Gimana kelanjutannya
Mau gak gantiin posisi Shana ?
Kalau aku sih nggak jahat banget enver
Ayo vote
enver jadi bucin
Atau
jahat