Ashana

Ashana
Ashana.Bagian 5



Setelah melihat kejadian itu Alice dan Liam bergegas kerumah ashana buat memberitahunya kalau enver bersama cewe lain


"assalamualaikum ashana ini kakak bukain pintunya" teriak Alice


"waalaikumsalam iya kak bentar" ucap ashana dari dalam


saat membuka pintu Shana kaget dengan adanya Liam disamping kakaknya"eh ka Liam kapan datangnya"


"saya dateng tadi kebetulan kangen dengan Alice makanya saya langsung menjumpainya"


"gak disuruh masuk nih kita"ambil alih Alice


"masuk kak kebetulan aku hanya sendiri " ashana mengajak mereka masuk dan duduk diruang tamu "mau minum apa kak ?"


" teh aja "ucap Liam


hm dengung Alice "gue gak ditawarin gitu"


"hahaha iya hampir lupa pasti ditawarin kakak mau apa?"


"samain aja sama Liam" "Oke" ashana langsung menuju dapur untuk membuat teh untuk Alice dan Liam


"sayang kasihan ya ashana dia harus Nerima perjodohan yang tidak dia inginkan"


"ya mau gimana lagi sayang aku juga sebenarnya kasian tapi ini mungkin udah takdir" dalam hati Alice dia menjawab pertanyaan berbeda dari kekasihnya"ashana begini juga karena aku"


"ini kak tehnya diminum ya kalau nggak gak usah dateng lagi" ucap ashana dan meletakkan nampan berisi teh tersebut


"ngusir nih ceritanya " singgung Liam


"eh nggak kok kak"


*****


Saat malam tiba ashana khawatir dengan suaminya enver sejak tadi tidak pulang sedangkan jam sudah menunjukkan pukul 8 malam


"apa aku chat dia aja ya khawatir udah malem gini gak pulang" inisiatif ashana



"oh mas enver sibuk aku tidur disini aja siapa tau nanti dia pulangnya kemaleman"


Ashana kembali terbangun pukul 3 malam namun dia tidak juga menjumpai muka enver dia bertambah cemas


"mas enver kemana ya kok belum pulang juga ini udah malem yaudah lah aku sholat tahajud dulu aja "


*****


Pagi hari ini ashana masih terus mencari keberadaan enver yang tak kunjung pulang dia inisiatif ingin menjumpai enver ke kantor enver bekerja


Saat sampai pegawai enver langsung menyapa ashana memang pernikahan mereka tidak di publish tapi semua karyawan tau


"hei aku mau menanyakan sesuatu "tunjuk ashana pada salah satu pegawai enver


"iya Bu ada apa"


"apakah enver ada didalam ruang kerjanya"


"tentu bu sekarang masih jam kerja tuan enver pasti ada didalam tapi akhir-akhir ini tuan enver sering keluar Bu"


"oh oke makasih ya kamu boleh kembali bekerja"


"iya Bu saya permisi dulu" ucapnya dan langsung pergi


"ada gak ya enver didalam kata karyawannya enver sering keluar " ucapnya dalam hati


"mas enve- " ucapan ashana terpotong karena melihat enver sedang bermesraan dengan perempuan


"tunggu sebentar itu siapa" enver bergegas mengejar ashana dan meninggalkan kekasihnya "sayang" teriak Tera pacar enver namun enver hanya mengabaikannya


"Ashana tunggu biar saya jelaskan" ucap enver sembari mengejar ashana


"gak ada yang perlu dijelaskan mas kamu ternyata main wanita ya dibelakang aku"


"ashana berhenti dulu biar saya jelaskan"


"Oke kalau itu yang kamu mau,membuang waktu saja" ucapnya dan langsung berbalik menemui kekasihnya


"ternyata aku yang begini aja enver kunjung tak peduli apa yang harus aku lakukan untuk merubah hati enver yang keras "


"hai kenapa nangis" ucap Liam


ashana menabrak tubuh gagah Liam


"kak Liam kok ada disini"kaget ashana


"tadi saya mau ke supermarket liat kamu nangis jadi saya mengurungkan niat, kenapa kamu nangis ada masalah"


"banyak kak masalah yang tak kunjung usai"


"hei Shana saya siap dengerin cerita kamu jangan merasa sendiri walau saya pacar kakak kamu saya kan nanti juga Abang kamu"


"nggak deh Kak nanti kak Alice mengira kita berhubungan atau segala berbau selingkuh"


"Alice gak bakal begitu saya mengenal Alice dia seperti apa"


"udah ya kak Shana mau pulang tolong minggir"


"Oke kalau itu yang kamu mau"


Sepanjang jalan ashana terus saja menangis


****


Pagi hari ashana telak bangun efek dari semalam dia menangis


"mas enver udah 2 hari gak pulang aku kangen dia "


"gue pulang" ucap enver langsung masuk kerumah mereka


"Mas kamu pulang"


"saya laper sana masak " enver langsung menuju kamarnya dan mangabaikan ashana


Ashana gembira dengan kedatangan enver walau perlakuan enver tidak memuaskan


"Mas sini makan dulu" panggi Shana melihat enver keluar dari kamarnya


"saya sibuk lu makan sendiri aja"


"tapi kamu tadi yang nyuruh aku masak"


"lu gudeg saya sudah bilang sibuk " ucapnya dan langsung pergi


Ashana yang tadi memancarkan senyum sekarang hanya diam tak berdaya


"mas jahat sekali kamu "


*****


"assalamualaikum" ucap Liam mengetuk pintu


"waalaikumsalam kak Liam ngapain kesini kak"


"saya dateng kesini mau beri makanan "


"gak perlu kak aku bisa masak kok"


"gak baik nolak Shana"


Entah dari mana tiba-tiba Alice muncul


"oh jadi gini perlakuan kamu sama Liam kakak kecewa ashana kakak kecewa" ucap alice dan langsung meninggalkan mereka


Gimana part ini seru gak sih


Lanjut nih?