
Hari semakin Sore kami ingin mencari penginapan untuk bermalam
"Kita harus pergi ke penginapan yang di sebelah utara"kataku dengan menunjuk arah utara
"Kita kan harus bayar penginapan bagaimana cara kita bisa menginap"Tanya Ayana kebingungan
"Tenang saja"jawabku dengan santai ya
"Lihat ini" Aku mengeluarkan selebaran uang sebesar 50 yena
"Kau dapat darimana uang itu"Ayana heran melihatku mendapatkan uang
"Sebelum aku pergi,Aku menanyakan tempat penginapan di sini ke mbak yang tadi Dan aku meminjam uang nya untuk aku Tiru dengan sihir"Ucapku
"Dan ternyata aku berhasil padahal aku cuma baca mantra sembarangan"kataku
"Dan aku berpikir kekuatan ku adalah Apa yang aku katakan akan terjadi sesuai pikiranku"kataku Yang membuat Ayana dan Necro terkejut
"Apa!!!"Necro berteriak tidak percaya
"Benarkah kekuatanmu seperti ini"tanya Ayana
"Pertamanya aku gak percaya tapi kalo di pikir pikir setiap apa yang aku pikirkan,aku merasakan hawa dingin yang bisa membuat apa yang aku pikirkan terwujud"Kataku
"Saat aku mengeluarkan sihir gate aku juga merasakan hawa dingin itu"Ucapku dengan hati yang Senang
sebelum aku Datang ke dunia ini aku juga merasa aneh dengan diriku dan juga merasakan ada seseorang yang mengikuti ku
Setelah aku bertemu Ayana aku sepertinya gak di ikuti lagi olehnya dan saat aku bertemu Leon,aku merasakan hawa Dingin itu Dan...
"Rasanya ada yang lupa Semenjak kita pergi dari goa tadi"Kataku kebingungan memikirkan apa Yang aku tinggalkan
"Yohan kamu melupakan Pedang itu kamu juga melupakan Leon,Pergi jemput Leon sana, besok kita kan pergi ke hutan undead place tanpa Leon kita akan kesusahan"Ayana menyuruhku untuk menjemput Leon
"Baiklah,Gate:muncullah"
Aku pergi untuk menjemput leon sebentar untung saja aku masih ingat goa itu
Tuan kenapa kau meninggalkanku"tanya Leon
"Maaf aku lupa kalo ada kamu tadi hehe"kataku sambil tertawa melihat Leon mengeluh gara gara di tinggalkan
"Baiklah kita harus cepat pergi ke kota"
Aku kembali dan kami langsung pergi ke penginapan
beruntung selama perjalanan tadi gak ada yang mengganggu
***
Saat malam hari kristal yang terpasang di pedang Itu bersinar,membuat mataku silau dan aku langsung tertidur
"Selamat Pagi Yohan"Kata Ayana kepadaku
Dan sedangkan aku masih ngorok seperti biasanya
"Aduh sakit,kenapa kau menendang saat aku sedang tidur Ayana"kataku kesel karena Ayana menendangku
"Kamu kebiasaan kita harus Pergi ke hutan Undead place sekarang"kata Ayana
"Oh iya aku lupa,pagi Ayana"kataku sambil tersenyum
"Dasar pikun"Teriak Ayana
"Aku belum pikun tau"Aku mencoba melawan
"Sudah sudah jangan bertengkar kayak suami istri saja"kata necro sambil tertawa
"Kami bukan suami istri!!"aku dan Ayana serentak marah kepada necro
"Kita jadi ke Hutan nggak"tanya necro
"Ayo kita pergi"Kataku
Kami bertiga pergi ketempat mbak yang ngasih pekerjaan ke kami
"Mbak bisa Kasih tahu deskripsi gimana hutan itu atau mbak ada Foto Hutan itu?"Tanyaku
"Oh ada aku punya Fotonya"
"Ini" kata mbak itu
Hutan itu banyak pohon bambu dimana mana
"Kenapa tempat seindah ini terdapat undead"tanyaku
"Dimana tempat yang tenang biasanya di situ terdapat undead,Karena tidak akan ada yang memburunya jika tempat itu tidak di curigai para petualang"kata si mbak
"Jadi kalian jadi pergi kan"tanya si mbak
"Iya keputusan kami telah bulat untuk pergi ke sana"Ucap kami bersama
Baiklah kita akan pergi
Aku pergi keluar dan membaca mantra sihir Gate
"Gate muncullah"
Bersambung..
Terimakasih telah membaca
Kita akan ketemu di episode berikutnya
bay bay
Hargai usaha author dengan like,comment,vote dan Kasih kritik/ sarannya agar author lebih semangat ngelanjutin episode per episode nya