
"Huh,Bermimpi saja terus" Jawab thamuz Sombong sekali
Another World:To Find Happines
Aku pun berdiri Kembali
"Kau!! Sudah Membuatku marah"Teriakku Dengan tatapan kesal kepada Thamuz
"Aku tidak peduli!,Kau mau marah Ataupun Mati sekarang" Teriak Thamuz Tidak Terkendali
"Jadi Begitu Ya,Jangan menyesal kalau Mati Setelah pertarungan ini" Ucapku Dengan tatapan Yang sangat menakutkan
"Apoleon!!,Kita harus berubah menjadi iblis Sekarang Atau Kerajaan ini akan hancur!" Ucapku kepada Apoleon Di dalam hati
"Baiklah,Kita Akan Membunuh Thamuz,Aku gak akan segan segan lagi Karena dia Mengkhianatiku"
Ucap Apoleon Dia sangat Marah
Roaaarrrr...,Akupun Berubah menjadi Iblis
Tanduk dan Sayap Hitam itu keluar dari tubuhku, Mataku Juga memerah
"Sepertinya Kau Mulai serius dan semakin kuat Ya, Apoleon!" Teriak Thamuz
"Banyak bicara kau" Teriakku
Akupun mulai menyerang
Tap! Tap! Tap!, Aku berlari ke arahnya Lalu Mengeluarkan Sihir!
Bola Api!!,Aku mengucapkan Sihir dan Menyerang ke arah Thamuz. Dengan percaya diri Thamuz menangkis Bola Api itu dengan Tangannya,Dan Boom!! Bola Api itu meledak Di tangannya Thamuz Dan mengenai bagian Badannya.
"Kubunuh kau!!!" Teriak Thamuz
Dia mengeluarkan Gada Yang di berikan Azazel, Dia mengayunkan Gada itu kepadaku,Boom!!! Akupun terpelanting Ke tanah,Dia langsung Berlari Kearahku.
Roaaarrr...,Thamuz berlari Dengan Kencang,Saat tiba di Dekatku Thamuz langsung meloncat dan mengayunkan gadanya Kepadaku yang Terkapar di tanah,Dan Boom!! Dia mengenai Tanah Kosong,Sebelum Gada itu Jatuh ke tubuhku Aku langsung Menghilang.Set!,Aku Menghilang dan melesat ke belakangThamuz
"Api Abadi!"Aku mengucapkan sihir
Seketika Api Yang berwarna merah Tadi Berubah menjadi hitam pekat Dan aku Mengucapkan sihir Kembali.
"Api Hitam selimuti diriku!"Teriakku Dan Api itu menyelimuti Seluruh Diriku
Aku langsung Menyerang Thamuz,Tanpa Basa basi
Splash!!, aku menembakkan Api Hitam itu ke Kepala Thamuz, Api itu Langsung Membakar kepala Thamuz Dan tidak Padam padam.
"Kau tidak akan bisa bertahan Thamuz, Kau akan Habis di lahap Api abadi itu"Ucapku Sambil tertawa Kecil
"Dia akan Mati Kehangusan!" Gumamku
Thamuz mengayunkan tangan Dan Mengusap Kepalanya guna membersihkan Api Abadiku Yang ada di kepalanya.
Diapun mulai bicara
"Hahahaha,Kau kira dengan Api seperti ini Aku bisa mati Kehangusan" Thamuz Tertawa Terbahak bahak
Thamuz mulai membalas seranganku
Dia berlari ke arahku sambil berteriak Dan melakukan Pukulan Berdentum Dan aku membalasnya dengan Pukulan berdentum Juga
Boom! Seketika pukulan ku dengan dia beradu
Pertarungan berlangsung sangat sengit...
"Ini sangat menyenangkan" Ucapku Semangat sekali
Aku Berlari dan melesat Di kakinya Thamuz
Set!,Aku langsung menebas kaki kanan Thamuz dengan pedangku,Splash! Splash!... kaki Thamuz Putus Dan Dia terjatuh
"Kau!!" Teriak Thamuz sangat kesal
"Jangan meremehkanku,Apoleon!!!!" Thamuz Berteriak Dengan sangat keras membuat Telingaku Seperti ingin Hancur
Aku menutup telingaku
"Cih dia sangat berisik,aku harus menutup mulutnya" Ucapku Kesel sekali
Aku mulai mengeluarkan sihir kata kata ku
"Thamuz diam!!!" Ucapku dan seketika Seluruh badan thamuz terdiam.
"Wah,ini kesempatan Yang bagus untuk belajar memanah" Ucapku dan Menoleh ke arah Thamuz yang terdiam.
Aku terbang menjauh dan melesat ke atas Sekitar Jarak 50 meter dari tempat Thamuz terdiam.
"Panah Api Abadi" Ucapku
Panah Api Hitam itu muncul Di depanku
"Kamu sudah siap kan Thamuz untuk pergi ke alam selanjutnya" Tanyaku Dengan tersenyum licik
"...." Thamuz tetap terdiam Karena semua badannya tidak bisa bergerak maupun mulutnya
"Kenapa Kau terdiam,Menyesal lah karena sudah melawanku" Ucapku Sambil tertawa Kecil
Aku mulai membidik Mulut Thamuz
Hahahaha... kau akan mati,Tertawa terbahak
bahak
"Selamat tinggal Thamuz" Ucapku sambil Tersenyum licik dan melambai ke arah Thamuz
*Aku melepaskan anak panah itu.
Duaarr!! Kepala Thamuz Meledak Dan tidak ada yang tersisa di kepalanya*
Beberapa menit setelah kepala Thamuz hancur,Tubuh Necro Tiba tiba keluar dari Tubuh Thamuz
"Necro!!!,Itu Necro,Tolong dia Cepat!!" Teriakku sangat senang karena Necro masih hidup
Ayana Dan elizabeth Langsung Menolong Necro kesana
"Untunglah kau selamat Necro" Gumam Ayana
"Bawa pergi Necro,Dia Harus Cepat Cepat di selamatkan" Teriakku
*Ayana Dan Elizabeth Pergi membawa Necro
aku terdiam,Aku menunggu Dan melihat Thamuz Dengan Tatapan sedih*
"Maafkan aku Thamuz" Gumamku
Saat aku ingin Pergi dari sana,Muncul sebuah Lubang hitam Dan Seseorang keluar dari lubang itu
"Siapa kau,Cepat keluar dari sana" Teriakku
"Hahahaha,ternyata kau bisa juga Membunuh teman Dekatmu" Dia tertawa terbahak bahak
Dan Dia adalah Azazel !!
"Tidak mungkin Kau! Kau! Masih hidup" Ucapku Merasa tidak percaya yang di hadapanku itu adalah benar benar Azazel
bersambung...
Terimakasih telah membaca
Kita akan ketemu di episode berikutnya
bay bay
Hargai usaha author dengan like,comment,vote dan Kasih kritik/ sarannya agar author lebih semangat ngelanjutin episode per episode nya