
Pagi dimana kejadian itu terjadi,aku sontak Terbangun karena cerahnya sinar matahari,mataku yang sedikit merem mulai terbuka sedikit demi sedikit.
"Hoaaam,sudah pagi ya?aku masih mengantuk! kenapa malah begini!" aku menguap keras dan mengoceh enggak jelas
Akupun berdiri dan langsung pergi ke depan cermin,di depanku terdapat cermin yang tergantung di dinding,aku mulai bercermin.
"Haaah,walaupun aku baru bangun tidur tetapi wajahku masih seperti biasanya,dan rambutku juga sedikit kusut"
Aku terus memandangi cermin itu,dan berpose pose aneh seperti hendak di foto seseorang.
"Wushhhh!" Terdengar suara aneh dari luar,seperti ada yang akan datang kesini.
Aku melihat ke arah jendela,dan...
"Krak!" jendela kamarku terbuka dengan paksa,angin pagi yang biasanya sepoi sepoi menjadi ganas hari ini,padahal cuacanya cerah.
"Arghh,kenapa tiba tiba anginnya kencang seperti ini" Aku sedikit heran dengan hari ini
(Aku langsung menutup jendela,dan berdiri di depan cermin lagi)
"Apakah ada yang aneh ya dariku hari ini?" Aku berjalan mondar mandir di depan cermin
"Wussh!,gedebuk!" seseorang menabrak ku dan membuatku terjatuh di depan cermin,aku tidak melihat orang yang menabrak ku itu,karena kejadiannya terlalu cepat
"Prang!" sontak cermin itu pecah di hadapanku
"Set"Aku langsung berguling ke dekat kasurku.
"Gubrak!" baru saja menghela nafas,dan sekarang jendela kamarku rusak.
Aku mulai ketakutan,sedikit gemetaran dan aku sampai lupa kalo ada yang menabrak ku tadi dan menyebabkan semua ini.
aku berdiri kembali lalu berjalan ke arah jendela Aku tidak tahu kenapa aku pergi ke jendela itu,serasa ada yang menggerakkan tubuhku
Terlihat di luar cuacanya mulai mereda,angin tidak seganas yang tadi. Sontak aku melihat seseorang berdiri di sudut atap rumahku,karena saking keponya, aku langsung memanjat ke atap
Terlihat seseorang memakai pakaian serba hitam membelakangiku. dia mulai berbalik dan menghadap ke arahku,dengan wajahnya yang samar samar aku tidak bisa mengenali wajahnya.
aku mencoba mendekati nya perlahan lahan dan mulai menyapa orang itu.
"Hey kenapa kau berdiri di atap rumahku?" Ucapku sedikit gemetaran dan sedikit aneh melihat orang itu
dia tersenyum melihatku,walupun samar-samar.
Aku mulai sangat ketakutan,peluhku mulai bercucuran muka ku mulai memucat.
saat dia tersenyum aku tidak bisa menggerakkan tubuhku,kecuali mulut
"Apa yang terjadi denganku,apa maksudmu melakukan aku seperti ini?" aku sangat cemas sekali
"apakah kau ingin ke dunia lain,apakah kamu tidak ingin meninggalkan kehidupan mu yang membosankan ini?" ucap orang itu dengan suaranya yang keras
"A...apakah aku akan me...mendapatkan kebahagiaan disana?"aku bertanya dengan keadaan tubuhku yang gemetaran.
"Tentu asalkan jiwamu yang di dunia ini tiada" jawab orang itu dengan suara yang sangat keras.
"Baiklah Kalau begitu,jika itu benar aku menerimanya" ucapku walaupun tidak percaya
tiba-tiba tubuhku bergerak sendiri,sepertinya dia yang menggerakkan tubuhku ini.
"Tidak kenapa tubuhku bergerak menuju sudut atap rumahku" Aku sangat ketakutan,gemetaran dan mulai menangis ketakutan
"Sedikit lagi aku jatuh,apakah ini akan baik baik saja?" jawabku dengan pasrah kepada orang itu
"Iya kau akan baik baik saja kau akan merasakan kesakitannya sekarang,hanya sebentar saja" jawab orang itu dengan lembut
Detik terakhir aku terjatuh wajah orang itu mulai sedikit terlihat tambah lama tambah kabur,dan aku mendengar ucapan terakhirnya(Bisik Bisik)
akupun terjatuh,kepalaku pecah terbentur ke tanah
Dan semuanya menjadi gelap,tidak ada cahaya.
Mataku sedikit terbuka sekarang,aku mulai bisa melihat, Cahaya!aku sudah melihat cahaya,disini ada cahaya tetapi kenapa semuanya hitam?
Aku terbangun di ruangan terang berwarna hitam,dan seketika aku berdiri,aku melihat Pintu berwarna hitam berukuran besar dan dua orang berpakaian serba hitam di sampingnya(wajahnya samar samar juga)
ada dari mereka yang menyapa ku dengan hangat
"Halo kamu yang disana apakah kamu yang pernah bertemu seseorang dan membuat kata sandi dengannya?" Tanya Orang itu dengan lembut
"Sebelum kau datang kesini kau pasti ada di beri kata sandi oleh orang itu,biasanya itu menyangkut dirimu"
"Menyangkut diriku,atau...." aku terpikir satu hal
"Baiklah aku akan mengatakan sandiku, aku adalah cowo yang paling tampan" ucapku dengan santai
"Salah,kami tidak ada di beritahu kata sandi seperti itu?"
"Hah salah?,aku masih bingung apa ya?" aku memukul mukul kepalaku dan sangat kebingungan dengan apa yang di maksud dua orang itu
Beberapa menit aku memikirkan kata sandinya,
Tubuhku menjadi panas seketika,tubuhku seperti terbakar, tubuhku mulai bercucuran peluh,lama lama kepalaku pusing dan aku sangat kesakitan.
"Dug dug" jantungku tiba tiba berdetak kencang,dan suara orang yang menemuiku tadi terngiang ngiang di kepalaku.
"Arghhhh,sakit!,berhenti!" aku berteriak sangat keras karena kepalaku dan tubuhku semuanya kesakitan.
"Gedebuk!" Aku langsung terjatuh pingsan dan dalam beberapa jam aku sadar kembali.
"Hah,apa yang terjadi kepadaku,tadi aku merasakan kesakitan,aku tidak tahan sekali dengan kejadian tadi" mataku mengarah ke atas dan melihat dua orang itu di depanku
"Kau sudah sadar?,itu adalah cara kami membuat si pendatang mengingat kata sandi nya,jika kau masih tidak ingat,kau akan tinggal di sini selamanya sampai kau ingat kata sandi itu" Ucap dua penjaga itu
"Jadi,itu semua kerjaan kalian?,aku tidak menyangka bisa sesakit ini"
"Jangan banyak ngoceh,jadi kau sudah tahu kata sandinya?" Ucap salah satu dari orang itu ngegas kepadaku
"Kata sandi ya?,aku sudah tahu"
Sebelum aku terbangun...
"Aku!kenapa bisa balik ke rumah lagi?" Tepat Yohan berdiri di atap rumahnya lagi
Menoleh ke sudut atap,terlihat sesosok orang yang menemuiku tadi masih berdiri disitu,aku langsung berlari ke arahnya.
"Hai kau,kenapa kau masih berdiri disitu?" Aku menunjuk nya sedikit kebingungan
"Hah!Aku ingin memastikan kata sandinya soalnya kau tidak mengetahui kata sandinya kan dan perkenalkan namaku vallhein,kau akan mengetahui identitas ku yang sebenarnya di dunia selanjutnya,tanpa basa basi aku akan memberitahu kata sandinya(Bisik Bisik)" dia membisikkan kata sandinya di telingaku.
Vallhein langsung menghilang entah kemana, semuanya menjadi gelap dan aku langsung terbangun lagi disini.
"Kata sandi nya adalah...You are our hope"
"Jadi benar kau yang di ramalkan itu? Saya lupa memperkenalkan diri ,saya darei dan ini adik saya darui kami hanya penjaga pintu masuk disini,silahkan masuk kau akan datang di dunia lain secara random,semoga kau bisa bertahan hidup." darei dan darui memberi hormat kepadaku dan menyuruh ku masuk ke dalam pintu itu
"Kreeettt" pintu terbuka lebar,terlihat cahaya yang sangat menyilaukan mata,aku melambaikan tanganku pada darei dan darui
Sebelum aku masuk terus kedalam darui bicara kepadaku "Pintu ini akan mengantarmu ke tempat yang sunyi sekali, kau harus mencari jalan agar kau bisa pergi ke kota di dekat sana atau kau harus bertemu si Vallhein"
"Baiklah,aku akan berusaha sebaik mungkin"
Aku berjalan terus kedalam pintu itu tidak lama aku masuk portal perpindahan badanku serasa di ombang ambing oleh portal itu tidak lama aku melihat cahaya,membuat mataku merem dan aku tidak tahu apa yang terjadi.
Petualanganku baru saja di mulai...
Nama:Yohan Exeros
Umur:16 Tahun
Identitas: Anak dari orang kaya yang saat kecil dia di tinggalkan kedua orang tuanya sendiri si rumah,dia hanya suka main game dan nge halu,dia adalah orang yang suka diam di sekolah nya, tidak mendapatkan kebahagiaan dan kasih sayang dari orang tua
bersambung...
-
-
-
Happy Reading,semoga bisa menghibur😊
hargai usaha author dengan like,comment and vote👍
kalo ada yang masih kurang bisa kasih saran ke aku😊