Another World:To Find Happines

Another World:To Find Happines
#Episode 3 Seorang teman dan Roh api



Kami telah sampai di rawa rawa itu Pada sore hari(sekitar jam 16.00 wib)


"wah air rawa ini jernih sekali,Aku ingin langsung membersihkan diri dulu"Kata Ayana


"Aku akan berjaga bersihkan diri kamu terlebih dahulu"sahutku sambil berjaga di dekat rawa itu


"Sepertinya dia senang sekali"kataku sambil tersenyum


Setelah beberapa lama berjaga dan menunggu Ayana bersih bersih


"Yohan... "Ayana berteriak kepadaku


Akupun pergi ke tempat Ayana


"Ayana..."Jawabku


saat aku sampai dia rawa rawa itu


Dia... dia cantik sekali,padahal sebelum bersih bersih dia hanya cewe berambut kusut dan dahinya terluka Tapi sekarang dia sangat memukau,Pikirku sambil takjub melihatnya


"Yohan halooo,kamu tidak apa apa?"Tanya Ayana Sambil melambai lambaikan tangannya ke wajahku


"Oh aku gak papa,aku cuma bengong"Jawabku dengan tersenyum


"bengong karena apa"Ayana bertanya lagi


"Karena kamu...Ca Ca can,oh iya sebentar lagi mau malam kita nyari tempat istirahat Selesai aku bersih bersih"jawabku sambil menukar topik pembicaraan


"Aku pergi bersih bersih sebentar"


***


aku pergi ke rawa rawa itu...


"aku cuci muka dan melihat ke air,apakah aku Akan baik baik saja di sini"aku berpikir


Asalkan ada Ayana aku akan bahagia,pikirku dan tersenyum


Aku melihat lagi ke air


"Sepertinya ada yang aneh"Pikirku


Aku memandangi air itu tanpa berkedip,aku melihat seseorang


"Hey Yang di belakang pohon keluar"kataku


"Ah aku ketahuan"si xxx keluar


"mengapa kau mengintip ku,apa ada keperluan denganku"tanyaku Bingung melihatnya dan sedikit cemas


"Aku cuma mengikuti hawa manamu Yang sangat kuat itu"Jawab Si xxx


"mana?"Aku kebingungan


"Mana Itu seperti energi,tanpa mana sihir tidak akan bekerja"kata si xxx


"Jadi seberapa kuat kah mana ku sampai membuat kamu datang ke sini"tanyaku


"Aku dari barat mencium aroma mana yang sangat pekat,beruntunglah aku bertemu dengan pemilik mana itu"Kata si xxx


***


Ayana pun datang menghampiriku...


"Yohan... kau,lama sekali bersih bersihnya"teriak Ayana


Ayana berjalan ke arah sini


"Yohan dia siapa"tanya Ayana


"Aku belum memperkenalkan diri ya,namaku Necro,Seorang necromancer"Ucapnya


"Necro jadi kau mau apa dariku"tanyaku kepada Necro Merasa bingung


"Aku ingin bergabung bersama kalian"jawab Necro dengab santai


"Kamu mau ikut bersama kami?"Tanya Ayana


"Aku mungkin saja akan berguna bagi kalian, kalau kalian mati aku bisa menghidupkan kalian kembali"kata Necro dengan Percaya diri


"Menghidupkan kami kembali itu hebat sekali,kami sangat senang kalau kau mau berteman dengan kami ,selama kau tidak mengkhianati kami"kataku sambil melirik nya


"aku tidak akan mengkhianati kalian"jawab Necro


"Baiklah selamat bergabung Necro,Aku yohan dan perempuan disana Ayana,kami tidak mempunyai kekuatan khusus"kataku dengan tenang


"apa! tidak mempunyai kekuatan khusus,Kalau aku melihat mu kau adalah penyihir tingkat unknown


-Penyihir Tingkat Unknown


-Penyihir Tingkat SSS


-Penyihir Tingkat A


-Penyihir Tingkat B


-Penyihir Tingkat C


semakin kebawah Tingkat penyihir nya, semakin lemah kekuatan darinya


"Kami tidak tahu maksudmu"Jawab Kami Berdua Tidak mengerti apa yang di bicarakan Necro


"Nanti kalian juga akan mengerti"jawab Necro


"Hari sudah Sore,menjelang malam kita harus cari tempat Untuk beristirahat"kata Ayana


Kami bertiga mencari tempat Untuk beristirahat dan Ayana melihat Goa yang tertutup oleh Rumput yang menjalar


"Kita harus bersihkan depan goa itu baru kita bisa masuk kedalam"Kataku


"baiklah aku akan bersihkan semuanya"Necro menjawab dengan santai


"Gimana caranya"tanyaku


necro tersenyum


"lihat saja"


"Wahai roh angin hempaskanlah semuanya"Necro membacakan mantra


Seketika rumput yang menjalar itu terhempas ke mana mana dan pintu goa itu bisa dimasuki sekarang


"selesai kan,mudah sekali"jawab Necro dengan sombongnya


"Cih"Aku kesel banget sama Necro baru datang udah sombong


"Sudah kita masuk aja dulu kedalam"kata Ayana


Kami masuk kedalam dan menemukan sebuah pedang yang tertancap di atas batu besar


"Itu pedang apa"tanyaku


"Itu pedang roh api,ternyata di sini letaknya pedang legendaris itu"Kata Necro


"jadi kamu tau"tanyaku


"tau lah,aku sudah banyak baca buku tentang ini"jawab necro dengan sombongnya


"Aku pernah baca,katanya akan ada seorang Anak yang akan mempunyai pedang itu"Kata necro


"kalo gak salah namanya Yohan"


Necro menjawab dengan santainya sampai gak ingat kalo Yohan itu aku


"eh tunggu nama kamu siapa tadi saat di rawa rawa"tanya Necro ke aku


"Namaku Yohan"jawabku dengan santai


"aku gk salah dengar,kamu Yohan"


"iya nama aku Yohan kalau gak percaya tanya Ayana sana "jawabku dan merasa bingung melihat Necro


"coba kamu cabut pedang itu dari batu besar yang di tancap pedang Roh api itu"Necro menyuruhku


"Baiklah akan aku coba"kataku


Aku menarik nafas dalam dalam dan menghembuskan nya aku menarik pedang itu dari batu besar itu dan...


"Krak... batunya retak aku tidak menyangka ini akan terjadi"


"Aku berhasil mengeluarkan pedang itu,dan muncullah seekor singa dari batu itu"


"Ternyata kau datang juga,terima kasih tuan kau telah membebaskan ku,ramalan ku tentang mu ternyata benar adanya"kata si singa


"aku akan membalas jasamu,aku akan bertarung denganmu sampai akhir dan aku adalah Leon si roh api"Ucap Leon Dengan sopannya


"apa roh api akan bertarung denganku"jawabku senang sekali


"benar,aku akan bertarung dan ikut bertualang denganmu"jawab Leon


"Astaga ternyata dia benar benar orangnya"necro terkejut melihatnya


"Aku akan kembali Ke dalam pedang itu untuk menghemat energi,jika kau membutuhkanku aku akan bersedia menolongmu tuan"Ucap Leon


"Baiklah"kataku dengan hati yang senang


angin berhembus dan leon pun hilang seketika


"ternyata aku menjadi teman pemilik roh api aku sangat senang dengan itu"kata Necro


Ayana terdiam sejak tadi


"Kenapa ayana" tanyaku


Ak.. Aku..


"aku lapar banget"kata ayana memegang perutnya


"Aku kira kamu kenapa kenapa tadi"kataku sambil tertawa


"aku melihat pohon apel tadi sebelum kita sampai disini aku akan mengambilkannya u tuk kalian"kata Necro sambil senyum melihat kami


Dan tidak lama necro kembali


"Aku kembali"sahut Necro


Necro sampai dengan membawa buah yang banyak sekali


"Makan aja yang banyak gak usah sungkan" kata Necro


"Kami makan bersama dan Tertidur pulas setelah itu karena kelelahan"


bersambung...


Terimakasih telah membaca


Kita akan ketemu di episode berikutnya


bay bay


Hargai usaha author dengan like,comment,vote dan Kasih kritik/ sarannya agar author lebih semangat ngelanjutin episode per episode n