
"Wah wah kamu sudah tahu Ya Yohan" tersenyum wajahnya sangat menyeramkan
Another World:To Find Happines
Suasana di kamar penginapan menjadi sangat menegangkan dan aura di Kamar itu berubah drastis
"Kenapa! Kenapa hawanya sangat menakutkan" Ucap Ayana dia sangat ketakutan
Kami semua menoleh ke arah necro
"Kenapa kalian melotot melihat ke padaku haa..." Ucap necro dengan Aura Yang sangat menakutkan
"Jadi apakah Aku harus bertarung lagi,Baru beberapa hari setelah aku membunuh azazel,Aku akan bertarung lagi Sekarang"Ucapku Mengeluh
"Sampai sekarang Kau masih seperti itu ya,Angkuh dan sering mengeluh" Jawab necro
Gaya bicaranya Tidak mengasingkan di telingaku
"Woi!...,kau mengendalikan necro kan,siapa kau" Ucapku Marah Kepadanya
"Apa Kau Tidak ingat?,Aku...Thamuz Teman seperjuanganmu" Jawab Thamuz
"Kau bercanda kan,Kita adalah teman dekat,Kita berjuang bersama sama untuk mengalahkan Azazel,Kau bukan lah Thamuz Aku tidak percaya dengan ucapanmu! " Kataku Lalu berteriak ke pada Necro yang di kendalikan Thamuz
"Masih tidak percaya?,Aku akan memperlihatkan Wujudku yang sebenarnya" ucap Thamuz Sepertinya dia serius sekali
Roaaaarr...
Necro berteriak Seperti Raungan hewan buas,Tubuhnya tercabik cabik Dan mulai membesar Sehingga menghancurkan penginapan Tempat kami berada
"Sekarang Apa kah kau kenal aku Apoleon?" Tanya Thamuz
"Tidak mungkin!,Thamuz kau masih hidup"Ucapku terkejut sekali Melihat Thamuz Masih hidup
"Kamu pasti mengira aku sudah mati,Tetapi sebelum aku mati Azazel Menolongku"Kata Thamuz
***
Saat Apoleon Lari dari Azazel
Thamuz Terkapar tidak berdaya,dengan Luka Cabikan di badannya.
Azazel Berusaha Mengejar Apoleon,Tapi Apoleon terlalu cepat dan berhasil Lari dari kejaran Azazel.
Tidak lama Setelah itu Azazel,kembali ke tempat Thamuz Terkapar tadi
Azazel mulai bicara
"Oi kau Teman Anak itu kan,Kau lemah sekali" Ucap Azazel
"......."Thamuz Cuma bisa terdiam
"Kenapa kamu diam,Ayo jawab"Tanya Azazel
"I...iya Aku temannya" Jawab Thamuz Dengan suara kecil
"Oo jadi begitu,aku mau bertanya"
"Jika kamu Di beri kesempatan hidup kamu mau menerimanya nggak?" Tanya Azazel Sambil tersenyum
"Hmm... tentu saja aku mau"Jawab Thamuz
"aku akan Memberimu Kekuatan Yang lebih hebat,Apakah kau bersedia" Ucap Azazel Menodongkan Salah satu senjatanya
"Baiklah aku bersedia" Jawab Thamuz dengan serius
Thamuz Mengambil Senjata Itu dan tiba tiba Badannya Menggigil Kedinginan
"Kenapa Badanku Dingin sekali"Tanya Thamuz
"Sebentar lagi kamu akan mendapatkan kekuatan yang sangat besar"Jawab Azazel Sambil Tersenyum Licik
HAHAHAHAHA...,Azazel Tertawa Sangat keras
***
Setelah kejadian itu Aku mendapatkan wujud ini Dan mulai Bekerja Memata mataimu.
"Saat aku mendekatimu Aku melihat temanmu itu(Necro) dan aku mulai masuk ke dalam tubuhnya agar aku lebih mudah mendapatkan informasi,Aku Mencoba untuk berpura pura selama ini,Ternyata kau Bisa tahu Kalau aku mata mata Azazel kau cerdik juga Apoleon"Ucap Thamuz
"Banyak basa basi kau Pengkhianat"Jawabku Yang di kendalikan Apoleon
"Kau sudah tidak peduli sekarang dengan ku ya,Kalau begitu Aku gak akan segan segan membunuhmu sekarang" Ucap Thamuz Berteriak dan Mulai menyerang
"Dengan tubuhnya yang besar itu Aku akan mudah Untuk menyerangnya" Kataku dalam hati
Aku melayang Dan Melesat
Set!! Aku Menghilang dan datang di depan Kepalanya Thamuz.
Aku mengeluarkan pedangku Dan...
Slash! Slash! Aku menebas Kepalanya Thamuz
"Hanya segitu kemampuanmu"
Thamuz langsung memukulku,Bug!!
Wusshh!,Aku terpelanting ke tanah dan..
Boom...,Tanah Seketika hancur lalu meledak
Thamuz mulai bicara kembali
"Kamu tidak bisa mengalahkanku Apoleon,Aku yang sekarang Sangat Berbeda dengan yang dulu"Ucap Thamuz Dengan sombongnya
"Semuanya belum berakhir,Aku akan mengalahkanmu" Ucapku Dengan semangat
"Huh,Bermimpi saja terus" Jawab thamuz Sombong sekali
"jangan meremehkanku,Akan kubuat kau menjadi abu seperti Azazel"
bersambung...
Terimakasih telah membaca
Kita akan ketemu di episode berikutnya
bay bay
Hargai usaha author dengan like,comment,vote dan Kasih kritik/ sarannya agar author lebih semangat ngelanjutin episode per episode ny