
Saat itu aku....
Another World:To Find Happines
"Aku menceritakan semuanya kepada ayana kenapa aku bisa sampai disini"(ada di Prolog)
"Benarkah"ayana terkejut mendengar cerita ku
"Kau tidak merasakan apa pun saat terjatuh dari atap rumah mu"Tanya Ayana
"Iya ,setelah itu lh aku terdampar di suatu tempat yang sangat sunyi dan beruntungnya aku bertemu dengan kamu ayana"aku berkata sambil tersenyum melihat Ayana
Ayana...?
"Apakah kamu punya alasan kenapa kamu mau pergi ke sini"Tanyaku
Dia tersenyum dengan dahinya yang terluka dan rambutnya yang berantakan itu
"Apakah kau bersedia mendengarkan ceritaku"Kata Ayana
"Baiklh dengan senang hati"jawabku dengan tersenyum
*Ayana bercerita kepadaku..
Saat itu aku berdiri di depan pintu rumahku*
"Aku pulang..."
Aku mendengar suara yang sangat berisik di rumahku
"Ap..apa yang terjadi ibu dan ayah bertengkar lagi"
"Kenapa sih dengan dua orang ini setiap hari bertengkar"
"Aku berdiri di depan pintu sambil mendengar percakapan mereka dan saat itu aku mendengar"
"Mati aja kau,kau tidak bisa membuat ayana bahagia,sebagai seorang ayah kau harus bertanggung jawab untuk menjaga anak,dasar pria gak tau diri"ibu ayana marah marah
"Walaupun dia anakku aku gak peduli!"Ayah ayana menjawab dengan keras
"Setelah Aku banyak harta dan menjadi orang kaya aku akan mengusir kalian dari rumah ini"ayah ayana menjawab dengan emosi yang menggelegak
Akupun pergi ketempat ayah dan ibu bertengkar
"Ap...apa yang sebenarnya terjadi"tanyaku
"Bukan apa apa ayana hanya masalah perekonomian keluarga"ibu ayana menjawab dengan tersenyum ke ayana
"Ibu jangan bohong,aku telah mendengar semuanya"jawabku
"Jadi ayah lebih mementingkan harta dari pada anak sendiri"jawabku dengan berlinangan air mata
"Kenapa kenapa ayah sangat bodoh,kenapa..!"kataku sambil menangis
Aku berlari ke kamar ku,aku mengunci pintu kamarku dan pergi menangis
"Ayah bodoh Kenapa harta lebih penting daripadaku"kataku sambil menangis
Hiks hiks
"Apakah kalau aku tiada ayah akan lebih bahagia"aku bertanya kebingungan
"Tiba tiba jendela kamar ku terbuka dan aku melihat sesosok hitam di depan jendela itu"
Diapun mulai berbicara
"Apakah kau ingin menjalani kehidupan di dunia lain,kalau kau bersedia di dunia lain aku akan membawamu pergi dan kamu yang dunia ini akan tiada"kata si xxx
"Baiklh"aku menerima kesepakatan itu
Dan saat itulah aku tiada dan datang ke dunia ini
"Kamu dah dengar cerita ku kan"jawab Ayana sambil tersenyum
"Iya,cerita mu menyedihkan sekali,aku tau gimana perasaanmu"jawabku Dengan Wajah yang agak sedih
"Baiklh jadi maukah kamu berpetualang dengan ku"tanyaku dengan Wajah yang Sedikit sedih melihat Ayana
"Mau"jawab Ayana dengan tersenyum
"Sebelum kita pergi kita bersih bersih dulu,apakah kamu melihat sungai atau rawa di dekat sini?"tanyaku
"Sebelum aku datang aku menemukan rawa di dekat bukit ini"jawab ayana
"Ayo kita kesana untuk bersih bersih terlebih dahulu dan kita akan pergi menyusuri bukit itu"aku berkata dengan penuh semangat
"Yuk pergi"ayana tersenyum
*Kami terus berjalan menuju arah bukit itu
Dan di depan terdapat semak semak yang tumbuh setinggi 2 meter(lebih tinggi dari manusia biasanya),karena hanya itu jalan satu satunya Aku terus berjalan melewati semak itu bersama ayana*
Dan tiba tiba
Aw!Aw!Aw!
tangan ku ketusuk duri semak
"sakit sakit kenapa sih duri semak ini tusuk aku,aku kan gak salah apa apa"Kataku kesel Melihat Semak itu
"Hahaha"Ayana tertawa melihatku ketusuk duri
"Kenapa kamu ketawa Ayana" aku kesel banget sama ayana
"Kamu lucu juga ya"jawab ayana sambil tersenyum kepadaku
"Gk lucu tau"Aku tersipu malu
"Kenapa kita berdiam diri di sini Keluarkan duri itu dulu Setelah kita keluarin duri itu dari tangan mu kita lanjut pergi ke bukit itu" kata Ayana
bersambung...
Terimakasih telah membaca
Kita akan ketemu di episode berikutnya
bay bay
Hargai usaha author dengan like,comment,vote dan Kasih kritik/ sarannya agar author lebih semangat ngelanjutin episode per episode n