
Walaupun demikian diam diam Rega juga berfikir, memikirkan adiknya itu takut jika adiknya itu pergi bersama dengan orang tak dikenalnya.
"balik Kita " kata Rega kemudian,instingnya mengatakan bahwa akan terjadi buruk pada adiknya itu
"kemana? " tanya Daniel binggung
" kerumah " jawab Rega singkat
Tanpa bertanya lagi Daniel langsung memutar kemudinya dan langsung melaju dengan kecepatan tinggi, ia tau apa yang membuat Rega seperti itu kalo bukan karena keysa, adiknya itu.
Daniel tau pasti Rega sekarang mengkhawatirkan keysa.
Walaupun terbilang keluarga konglomerat, mereka tetap seperti orang biasa pada umumnya ,tanpa pengawal dan semua yang mereka lakukan secara mandiri yaitu tanpa ikut campur tangan orang lain.Jadi wajar jika mereka tidak pernah dipantau oleh pengawal pengawal ayahnya dari kejauhan.
" Akhirnya aku terbebas dari cengkraman my brothers" kata seorang gadis yang sedang berjalan dengan sesekali menari nari dijalan yang tak lain dan tak bukan adalahlah Keysa.
Pov Author
Seperti orang gila saja menari nari Dijalan😂😂.
Lanjut
Karena terlalu keasikan akhirnya ia tanpa sengaja disenggol oleh sepeda motor yang sedang berbelok kearahnya hingga membuatnya terjatuh dan lututnya tergores yang hal itu membuatnya mengeluarkan darah.
"awhhh" pekik Keysa
"Maaf dek kk tidak sengaja " kata seseorang tiba tiba kepada keysa sambil membantu keysa untuk bangun
"terima kasih " kata keysa kemudian kepada orang itu tanpa sedikit pun melirik ke arah sosok pria yang sudah membantunya, karena keysa masih sibuk dengan luka dikakinya.
"maaf sebelumnya,tapi adek sepertinya salah jalur, jalur yang adek pake sekarang adalah jalur salah "kata pria itu kepada Keysa tanpa sedikitpun ingin menyakiti hati keysa dengan berhati hati dalam berkata kepada keysa.
"Benarkah?" kata keysa kaget
Wajar saja keysa tidak tau dalam mengambil jalur, ia tidak pernah jalan ditempat itu karena sudah terbiasa apa apa menggunakan mobil,sehingga itu membuatnya tidak tau apa apa.
"berarti aku dong yang salah bukan orangnya" kata keysa kemudian dalam hati
" kalo begitu saya minta maaf sebesar besarnya kak karena saya kakak hampir kenapa napa " kata Keysa meminta maaf kepada pengendaran motor itu sambil membungkukkan badannya tanda sebagai ucapan maafnya.
"keysa." Teriakan orang disebrang
"Kak Rega"
Keysa kaget dengan kedatangan kakaknya itu secara tiba tiba.Belum selesai dengan Rega tiba tiba datang lagi Daniel dengan gayanya yang sudah siap menghajar, itu membuat keysa was was jangan jangan pria yang sedang ia ajak bicara itu akan dihajar kakaknya habis habisan padahal yang salah disini sekarang adalah dia bukan pria itu.
"kakak, cepetan buruan pergi sebelum kakak aku hajar kakak habis habisan"kata keysa kemudian kepada pria itu menyuruh pria itu cepat cepat pergi dari situ.
"yahhh lambat, perang dunia akan dimulai " kata keysa lemas
"lu apain adik gw? " kata Daniel kepada pria itu sambil mengangkat kerah baju pria itu
" Kakak jangan " kata Keysa melarang kakaknya itu saat baku hantam hampir melayang diwajah pria itu
Daniel melepas cengkramanya dari pria itu dengan kasar.
"Selamat lo hari ini, kalo bukan karena adek gw, udah gw pecah kepala lo "kata Daniel kemudian
"awas aja kalo lo berani lagi gangguin adek gw " ancam Daniel
" udah kak,ayo kita pergi " ajak keysa kepada kakaknya itu
"Kak Rega ayo " kata keysa kemudian saat melihat kakaknya Rega masih berdiri sambil menatap pria itu tanpa tau arti dari tatapannya itu .
Saat mereka sudah masuk kedalam mobil keysa langsung menyuruh Daniel menyalakan mobilnya dan menjalankannya.
Sepanjang perjalanan tak ada satupun yang buka bicara hanya keheningan saja yang menyelimuti mereka sekarang.
"Awhhh"rintihan keysa ditengah keheningan
Karena keadaan tak mendukung membuat keysa tidak sempat untuk mengobati lukanya,ingatnya saja keysa tidak lagi,karena sibuk menghadapi kakak kakaknya itu yang selalu baku hantam kepada setiap orang yang membuatnya terluka tanpa mau bertanya terlebih dulu kebenarannya.
"sebenarnya tadi itu yang salah aku bukan kakaknya, kak Daniel aja yang datang tiba tiba baku hantam " jelas keysa kepada kedua kakaknya itu agar kakaknya itu tidak salah paham
" ngak usah jelasin lagi " kata Rega kemudian
"baiklah " kata Keysa memelas
***
Sekolah
" kaki kamu kenapa sya ?" tanya Amy kepada keysa saat melihat keysa merintih kesakitan dikelas
"jatuh"jawah keysa
"kok bisa? " tanya Amy tidak percaya
"ya bisalah " jawab Keysa ketus
"jangan jangan lo kena karma " kata Amy menakut nakuti keysa
"ahh lo ah,gw lagi kayak gini masih sempatnya lo sumpahin "
"owhhh... Cakit ya " kata Amy mengoda Keysa yang sedang kesal
" Udah ah " kata keysa mengibas tangan Amy karena kesal kepada sahabatnya itu
"Keysa "
Tiba tiba ada suara memanggil keysa dengan suara nyaring hingga orang didalam kelas pada melirik arah suara tersebut.
Semua mata berbinar saat tau siapa yang datang, dengan gercap para siswi disana langsung mendekati orang tersebut dengan berbagai bagai pujian yang dilontarkan kepadanya.
" kakak lo datang tuh " kata Amy memberitahu keysa
Ya siapa lagi kalo bukan Rega dan Daniel,kakaknya keysa yang selalu membuat keysa marah, jengkel, dan terganggu setiap kali kakaknya hadir dimana dia ada.
Daniel yang merupakan kakak ke-3nya membawa sebuah kotak P3K menuju bangku keysa diikuti dengan Rega disampingnya.
Tanpa ngomong apa apa Rega langsung saja membungkukkan badannya saat sampai didepan meja Keysa dan langsung mengambil kaki keysa yang terluka dan mulai mengobati lukanya dengan obat dari kotak P3K yang dibawa Daniel.
"awww" rintih Keysa saat lukanya kena alkohol
" tahan sedikit " kata Rega kepada keysa
"Gitu aja udah panggil kakak "
Tiba- tiba salah satu siswi disana angkat bicara dengan suara seperti meremehkan keysa
Keysa sengaja tidak mengubris perkataan yang dilontarkan kepadanya itu karena dia tidak mau menimbulkan keributan, apalgi saat ini kakaknya ada.
Syukurnya lontaran itu tidak terlalu kedengaran sehingga kakaknya rega dan Daniel tidak mendengarnya ,apalagi mereka masih sibuk membersikan luka dikaki keysa.
Setelah selesai dengan tugasnya Rega dan Daniel pamit kekelasnya karena sebentar lagi istirahat pertama akan habis .
***
Pulang sekolah
"mau gw bantuin panggilin kk lu ngak ? "
"buat apa ? "tanya keysa binggung
"ya biar Ada yang mampang lu gitu "jawab Amy
"emang lu kgk bisa bantuin gw jalan " kata keysa kesal kepada sahabatnya
" lu kan berat mana gw mampu mampang lu "Jawab Amy mengejek
"sial lu "kata Keysa ngumpat
"hahahah..."Tawa Amy pecah saat melihat Keysa yang kesal padanya
"tawain aja " kata keysa kesal