
Konglomerat pasti banyak pesaing jadi tak menjadi kemungkinan jika anaknya bisa saja menjadi bahan pencarian oleh musuh musuhnya nanti sebagai bahan ancaman bagi pekerjaannya nanti.
"ayahmu setuju hanya saja ada satu syarat "jelas ibunya
"apa syaratnya mom ?"tanya keysa penasaran
"kamu tidak boleh menggunakan identitas aslimu" jawab ibunya
Yang ada didalam pikiran keysa saat ini hanyalah menjauh dari kakak kakaknya dan hidup dengan hidup bebas sesuai yang ia mau soal identitas itu urusan belakang buatnya.
" Keysa setuju mom Jadi kapan keysa bisa ke sekolah baru keysa ? " tanya keysa kemudian
"mommy sudah dapat sekolah yang cocok untukmu tapi ini sedikit jauh " jawab ibu keysa kemudian dengan raut sedih
Semakin jauh semakin besar peluang keysa untuk terbebas dari cengkraman kakak kakaknya itu dan itu membuat keysa senang.
" keysa ngak papa kok mom kalo jauh "kata keysa kemudian dengan raut wajah senang
" baiklah sayang kalo gitu, mommy senang dengarnya" kata ibu keysa dengam lega
"lusa aja mom berangkatnya itukan jam sibuk mereka berdua"ide keysa tiba tiba muncul
" kenapa cepat sekali sayang?mommykan mau abisin waktu dengan anak mommy dulu sebelum keberangkat anak mommy nanti " kata ibunya sedih
" lebih cepat lebih bagus mom,masalah abisin waktu dengan keysa itu urusan gampang mommy kan bisa kunjungi keysa sesering mungkin tapi dengan satu syarat ,mommy ngak boleh ketahuan." kata keysa mengingatkan ibunya karena takut tempat persembunyiannya nanti diketahui oleh kakak kakaknya itu.
"satu lgi mom, kak Brian jangan lupa diberitahu untuk tutup mulut karena kak Brian tak seperti mereka jadi gpp jika dia tau, toh kak Brian juga sibuk dengan urusannya juga " kata keysa lagi karena dia tau sifat kakaknya pertama tak seperti sifat kakak kakaknya yang lain jadi tak ada salahnya jika kakaknya Brian tau tempat persembunyiannya
" akhirnya " kata keysa dalam hati sambil berjalan menaiki tangga
Keysa sangat senang hari ini karena hari yang ditunggu tunggu akan datang dan dia tidak perlu lagi berangkat sekolah bersama kakak kakaknya lagi dan yang pasti dia tak akan bertemu mereka untuk beberapa tahun karena dia sudah punya rencana untuk tidak pulang saat weekend tiba nanti kalau bisa selamanya.
***
Setiap selesai makan malam keluarga Keysa akan berkumpul diruang keluarga untuk menceritakan keseharian mereka setiap hari tak lupa, Keysa juga ikut hadir karena dia sudah tidak sabar menceritakan ulah kakak kakaknya itu saat disekolah tadi .
"Kena kalian " kata keysa dalam hati
" siap siap menerima tampar kuat " kata keysa lagi
" Bagaimana sayang sekolahnya?" tanya ibu Keysa mencairkan suasana
" Mommy dan Daddy harus tau apa yang telah mereka lakukan pas disekolah ,mereka berkelahi dengan siswa disana dan paling mengangetkan lagi mereka berkelahi dikantin,Mommy dan Daddy pasti tau dong kegunaan tempat kantin itu untuk apa tapi mereka jadikan tempat perkelahian .Bukankah itu sudah keterlaluan? "Keysa yang tidak sabar langsung menceritakan semuanya
Sedangkan yang dibicarakan sekarang tampak tenang memainkan hp mereka masing masing tanpa merasa bersalah sedikitpun ataupun takut .
" apa benar itu Rega,Daniel?" tanya ayahnya
Belum juga bercerita sudah keduluan disugukkan dengan berita tak menyenangkan apalagi yang membuat onar adalah anaknya sendiri membuat ayah keysa yang tadinya senang tiba tiba berubah 100% menjadi sosok yang menakutkan dengan tatapan tajam kearah anak anaknya itu.,sedangkan yang ditanya hanya mengangguk kepala
"" Dan itu tidak lepas dari alasan " sambung Rega dingin menatap keysa
"mengapa lirik ke aku? " tanya Keysa seolah olah dia tidak tau apa apa
"alasannya ? " tanya Ayah keysa lagi
" Daddy bisa tanya langsung ke anak Daddy yang pemalas itu "jawab Rega yang mampu membuat Keysa kesal setengah mati
" bisa bisanya dia mengatai aku pemalas ,apa dia tidak pemalas juga! " kata keysa merutuki kakak nya itu
"keysa? " tanya Ayah keysa melirik kearahnya dengan penuh selidik
" keysa ngak tau apa apa Dad,suwer" jawab keysa
"jangan kau berbohong dan katakan yang sebenarnya"kata Rega dingin
"mau jatuhin mereka malah aku yang kena imbas nya, sial! "kata keysa merutuki dirinya sendiri
"memangnya yang membuat kalian bikin keributan disana apa? " tanya keysa yang bukannya menjawab malah berbalik bertanya
"Baiklah " kata keysa saat melihat kakak kakaknya melirik kearahnya dengan tatap tajam" begini Dad,tadi itu keysa kekantin dan tak sengaja disenggol oleh siswa disana hingga membuat pesanan yang keysa pesan itu terjatuh dan kuahnya mengenai tangan ,kaki keysa" kata keysa menjelaskan kan kepada ayahnya itu singkat padat dan jelas
"jadi gara gara itu kakak kakakmu berkelahi? " tanya ibu keysa yang sedari tadi diam melihat anak anaknya berdebat hingga membuat dirinya untuk memutuskan ikut bicara saat mendengar anaknya dalam keadaan bahaya tadi.
"iya mom " jawab keysa
"Bagaimana pun alasannya itu tetap salah sayang dan Mommy mau kalian meminta maaf kepada siswa itu besok"jelas ibunya kepada kedua anaknya itu yang dijawab dengan anggukkan saja
" apa kalian dengar? " kata keysa kepada kakak kakaknya itu
" lagipula aku bukan anak kecil lagi yang harus kalian jaga " lanjut keysa lagi
" kalo menurut Daddy giman" tanya Keysa melirik kearah ayahnya itu yang sedari tadi mencerna setiap perkataan mereka" apa Daddy tidak mrnghukum mereka saja, mereka sudah sering melakukn hal hal seperti itu dan itu tidak dapat ditoleransi lagi " kata keysa kepada ayahnya itu agar menghukum saja kakak kakaknya itu biar kapok
"jangan dengar kan katanya Dad" tandas Daniel Karena dia takut ayahnya itu benar benar menghukum mereka berdua
"tidak salah kan Dad jika harus memberi mereka hukuman agar mereka kapok atas perbuatan mereka yang semena mena itu terhadap orang lain " kata keysa lagi memanas manasi Kakak nya itu dan berharap ayahnya juga memdengarkan perkataannya.
"ide yang bagus.Daddy setuju dengan ide anak Daddy"kata Ayah keysa menyetujui usulannya
Keysa yang mendengar ayahnya setuju dengan idenya langsung saja melompat dari kursi yamg ia duduki dan langsung berhamburan kearah dapur memberi tahu seisi rumah bahwa kakak kakaknya dihukum. Ini menjadi suatu kejutan bagi dirinya jarang sekali ayahnya menyetujui idenya dan baru kali ini idenya disetujui ayahnya.
"nona Keysa kenapa? " tanya pembantu disana melihat tingkah keysa yang aneh
" bibi tau, kak Rega dan Kak Daniel dihukum. yeiiii" teriak keysa membuat semua penghuni disana menutup telinga tak mampu mendengar teriakannya yang cempreng itu
Keysa pun kembali keruangan keluarga lagi setelah selesai memberi tahu pembantu pembantu disana bahwa kakak kakaknya dihukum sedangkan yang ingin dihukum nampak begitu tenang seperti tidak ada beban sama sekali.Yang membuat mereka tidak suka dan kaget adalah tingkah keysa yang sangat senang melihat mereka dihukum oleh ayahnya padahal yang mereka lakukan hanya untuk dirinya tapi dia malah senang diatas penderitaan mereka berdua.