
Keysa yang mendengar teriakan histeris dari siswi disebrang sana membuatnya cepat cepat menundukan kepalanya karena dia tau yang datang adalah kakak kakaknya, dia sangat bosan selalu diawasi oleh kakak kakaknya itu yang melumpuhkan dirinya.
Rega dan Daniel yang sudah didepan pintu kelas keysa langsung memangil nama keysa tapi tidak mendapatkan sahut dari keysa yang ada hanya tatapan para siswi disana dengan wajah berbinar binar agar ditatap oleh mereka berdua .
" Amy bangunkan keysa " kata Rega dengan tatapan mematikan
Amy yang mendapat tatapan itu langsung salah tingkah dan segera membangun kan Keysa agar keysa bangun dari tidur bohongnya itu.
" keysa bangunlah " kata Amy berbisik membangunkan sahabatnya itu
"bilang saja aku ngantuk dan tertidur "sergah keysa tak mau bangun dan yang tak mau melihat wajah kakak kakaknya itu
" tapi aku sudah ditatap oleh kakakmu dan itu sangat menakutkan" bisik Amy kepada keysa dengan takut
"biarkan saja, mereka juga tidak akan memakanmu "jelas keysa kepada sahabatnya itu dengan kondisi kepala masih menunduk
" keysa kau sangat menyebalkan " kata Amy setengah berbisik dengan gigi dikeluarkan
Amy yang dibuat binggung langsung saja ketawa ketiwi didepan kakak kakak Keysa sambil memikirkan alasan apa yang harus dia buat.
Keysa yang bermasalah malah Amy yang pusing 🤣🤣
" itu.. Apa..anu.. .umm key..keysa ngatuk dan..dan...dia tertidur" jelas Amy dengan gugup
" ya, keysanya ngantuk dan dia memilih untuk tidur,kasihan jika harus dibangunkan" kata Amy lagi memperjelas perkataannya barusan dengan keringat dingin yang mulai bercucuran dikeningnya
"keysa kau membuatku berdosa lagi " gerutu Amy kepada Keysa dalam hati dengan senyum sedikit dipaksa agar tak kelihatan berbohong sambil menunggu respon dari kakak keysa
" aku hanya ingin memberikannya ini " kata Rega melemparkan mainan kelinci kecil kepada Amy
" tolong kasih dia jika dia bangun " kata Rega lagi dan berlalu pergi meninggal kan kelas Keysa diikut Daniel
"uhhhh...untuk saja tidak ketahuan " kata Amy sambil mengelus elus dadanya
" bangun, mereka sudah pergi" kata Amy membangun kan sahabatnya itu
Keysa yang mendengar sahabatnya itu langsung bangun dan memeluk sahabatnya itu
" Terima kasih Amyyyy sahabatkuuuu" kata keysa berterima kasih kepada sahabatnya itu yang telah menyelamatakannya dari cengkraman harimau
" iya sama sama,lain kali jangan gitu dan ini barang mu dari kakakmu Rega tadi " kata Amy memberi hadiah yang diberikan Rega barusan
" iya, gak bakalan lagi deh" kata Keysa tanpa melepaskan pelukannya dari sahabatnya itu dan menyimpan pemberian kknya itu dengan sembarangan tanpa melihatnya sedikit pun
" udah ah, malu tau dilihat teman teman " kata Amy menyadarkan Keysa yang masih setia memeluk dirinya
" ehh...sorry sorry"kata keysa saat sadar dan melihat dia dan sahabatnya dari tadi menjadi pusat perhatian
" ngapaian kalian lihat lihat, kayak ngak pernah pelukan sama sahabat aja " kata keysa kemudian yang membuat siswa/i disana langsung mengalihkan pandangan kelain
****
Jam pelajar mulai, keysa tampak serius memperhatikan guru menjelaskan materi dengan sangat teliti dan berusaha untuk mengerti sambil mencatat yang guru tulis dipapan tulis.
Tak kalah juga Siswa/i disitu pun juga tampak serius dengan kegiatan belajar mengajar mereka dan ikut menulis seperti yang keysa lakukan sekarang.
" Menulis adalah hal yang menyebalkan bagiku " gerutu Keysa dalam hatinya
Keysa terpaksa menulis karena dia tidak mau lagi dikatakan bodoh oleh kakak kakaknya itu dan ini adalah kesempatan baginya untuk menunjukan bahwa dia juga anak yang cerdas seperti kakak kakaknya hanya saja terhalang oleh kemalasanya.
"shutt" bisik Amy tiba-tiba
" apa? " tanya Keysa tanpa menoleh kebelakang
"tumben sekali kau mencatat biasanya kau tidur saat guru menjelaskan? " tanya sahabatnya karena heran dengan tindakan keysa yang tiba tiba mencatat dan fokus mendengar penjelasan dari guru
"baiklah " jawab sahabatnya kemudian
🔔🔔🔔 bel istirahat
Amy yang sudah tidak sabar mendengar jawaban dari Keysa langsung bertanya lagi kepada Keysa perihal dia yang tiba tiba rajin mencatat sambil berjalan ke arah kantin
" Apa aku terlihat begitu pemalas sampai kau menanyakan hal itu? " tanya Keysa kepada sahabatnya itu memastikan
"tentu saja, itu sebabnya aku bertanya " kata sahabatnya itu
" aku hanya mau menunjukan kepada kakak kakakku bahwa aku tak sebodoh yang mereka pikirkan, itu saja " jelas Keysa kepada Amy sahabatnya itu dengan santai
" WOW...DAEBAK" kata Amy kepada Keysa tak percaya
Keysa mau dilawan.
Kantin:
" kau mau pesan apa biar aku yang traktir" tanya Keysa kepada Amy
"bakso ,aku udah lama ngak makan bakso " jawab Amy dengan cepat
" baiklah, kau tunggu dulu disini" kata keysa kepada sahabatnya itu dan berlalu pergi untuk memesan makanan mereka berdua
"permisi mbo"kata Keysa dengan sopan
" iya non keysa mau pesan apa?" tanya ibu kantin itu yang dipanggil mbo
"aku pesan bakso 2 mangkuk ya mbo sekalian minumannya ya mbo,yang biasa aku pesan " kata keysa dengan senyum
" baik non nanti mbo anterin pesanannya" kata ibu kantin itu dengan ramah
" gpp kok mbo biar keysa aja yang bawain, kasihan mbo nya masih banyak yg harus mbo layani"tolak keysa dengan ramah
" baik kalo gitu non, tungguin ya non mbo siapkan dulu pesanannya " jawab ibu kantin itu
" baik mbo " jawab keysa ramah
Sambil menunggu pesananya siap ,Keysa membuka hpnya dan melihat notifikasi yang sudah sedari tadi menunggu untuk dibaca
"apa kau sibuk? "
" aku ingin mengajak mu jalan jalan sore nanti, apa kau bisa? "
Membaca notifikasi itu membuat Keysa senang, akhirnya yang ditunggu tunggu keysa terbalas sudah, dia mendapatkan notifikasi dari sosok pria yang sudah lama ia kagumi dan itu membuat keysa tertawa sendiri.
" nona keysa " panggil ibu kantin itu yang mengagetkan keysa dalam mabuk asmara
" eh iya mbo " jawab keysa dan cepat cepat mengambil pesanannya
"terima kasih mbo" kata keysa kemudian dan pergi membawa nampan berisikan makan yang mereka pesan
" kesya kesya " kata kesya dalam hatinya melihat dirinya yang dimabuk asmara
Brukk
Seseorang tiba tiba saja menyenggol keysa dari belakang hingga membuat keysa tersiram kuah bakso yang dia bawa dan menjatuhkan makanan yang dia bawa karena tak tahan menahan tangannya yang sudah perih
" aww perihhh " kata keysa merasa perih ditangannya yang tersiram kuah bakso dan meniupinya
" keysa " teriak Amy yang melihat kejadian itu dan segera berlari kearah Keysa
Siswa siswi yang menyaksikan kejadian itu hanya melihatnya saja tak dapat melakukan apa apa karena takut dituduh.