Annoying Me

Annoying Me
Part 2



" iya kan mom? " tanya Keysa meminta dukungan dari ibunya


" benar itu sayang, kan putri Mommy harus dandan dulu biar selalu kelihatan cantik seperti mommynya? " kata ibu Keysa mendukung


"Sudah ,ayo makan sarapannya keburu telat" kata ayah Keysa mengalihkan pembicaraan


"semuanya mari kita makann" kata keysa kepada semuanya yang ada dimeja makan sedangkan keluarga nya yang melihat tingkahnya hari ini yang cukup berbeda sedikit terkejut tapi memilih untuk diam.


***


setelah keysa dan kakak kakaknya selesai makan, mereka langsung pergi menuju garansi mobil tak lupa sebelum itu mereka sudah berpamitan terlebih dahulu.


keysa yang sudah didepan mobil yang akan ia naiki memperhatikan sekitarnya terlebih dahulu apakah ada yang melihat dirinya atau tidak(ibu & ayahnya) , setelah merasa aman keysa pun mulai memainkan taktiknya yang sedari tadi sudah ia susun.


merasa ada peluang untuk bisa kabur dari harimau harimau yang sudah siap menerkamnya hidup hidup jika ia buat kesalahan,ia melangkah secara perlahan -lahan agar tak dilihat.


" kau sedang apa berjalan seperti orang pencuri ? naik! " bentak Daniel


"tidak, aku cuman...cuman latihan saja apakah jalanku sudah anggun apa belum, gitu." kata Keysa berbohong


"Anggun ? " kata Daniel bingung


" darimananya anggun, yang ada kau seperti seorang pencuri jika jalan seperti itu bukan anggun,hahaha..." kata Daniel menertawakan keysa


"keysa cepetan naik! " bentak Rega kemudian kepada keysa yang sedari tadi membuang-buang waktu berharganya itu dengan hal yang tidak bermanfaat sama sekali


"kakak pergi saja duluan nanti aku nyusul " jawab keysa kepada kakaknya Rega


"maksudmu?"tanya Daniel penuh selidik


"ayolah kak aku sudah besar ,lihat noh" kata keysa menampilkan tubuh mungilnya itu kepada kakak ke-3 nya untuk percaya kepadanya kalo dia akan baik baik saja tanpa harus ada mereka didekatnya


"kakak tak melihat tubuhmu membesar yang ada semakin mengecil saat kau mulai mencari alasan" jelas kakaknya


" ahhh payah" gerutu keysa dalam hati


Sepintar apapun Keysa memberi alasan tetap saja kakaknya tidak percaya dengan semua alasannya itu, pasalnya ia selalu membohongi kakaknya dan selalu saja ketahuan.


" punya kakak gini amat "sambung keysa


"baiklah kalo gitu kakak yang terhormat " kata keysa sambil membentuk rok pendeknya itu seperti pelayan menghormati raja


" anak pintar " sambil mengelus rambut Keysa


" ya pintar kalian bukan aku " gerutunya kesal


"keysa cepat " kata Rega kepada adiknya itu yang tak kunjung naik hingga membuatnya kesal menunggu


"iya"jawab Keysa malas


"dan kau Daniel cepetan kenapa malah bengong disitu,mau sekolah apa mau jadi penonton setia,ah? " gerutu Rega kepada Daniel yang masih mematung menunggu adiknya benar benar masuk ke mobil


" baik " jawab Daniel santuy sambil memutar mutar kunci mobil yang ada ditanganya saat melihat adik kesayangannya itu masuk kedalam mobil


" punya abang gini amat dah "


*****


Didalam Mobil


Keysa duduk santuy dibelakang dengan sesekali melirik kearah depan mengamati kakaknya Rega yang sibuk dengan benda kesayangannya itu


"apa kakak tidak bosan memainkan benda itu? " tanya Keysa kepada kakaknya


" memangnya kenapa? " tanya Rega tanpa beralih dari benda kesayangannya itu


"jangan samakan kakak dengan kau keysa, kau jauh berbeda dengan kakak " kata Rega menusuk


" apanya yang beda,makanan yang kita makan saja sama" kata Keysa nyolot


Rega harus bersabar menghadapi adiknya itu yang selalu membuat ulah tanpa ampun


Sedangkan yang dilakukan keysa adalah taktiknya untuk membuat kakaknya marah terhadapnya dan berharap menyuruh keysa turun dari mobil.


" ayolah kak marah sama keysa " kata keysa berharap dalam hati


"keysa, apa kau tidak tau itu kebiasaan kakakmu yang sudah lama dia lakukan seharusnya kau sudah terbiasa dengan itu "berharap Rega yang menjawab malah kakaknya yang ke-3


" tetap saja kak itu bisa jadi kebiasaan buruk kak Rega nanti " jelas Keysa kemudian


Daniel yang tidak terlalu suka berdebat langsung diam tak berkutip lagi membiarkan Rega saja yang mengurusi adiknya itu agar bisa tenang dan diam ditempat.


" jalan saja Daniel biarkan saja dia bicara sendiri dengan makhluk astral disampingnya" kata Rega lagi memberi arahan agar tak lagi mengubris omongan adiknya itu


" nyonyo nyonyo nyonyo" kata keysa mengejek suara kakaknya itu dengan menirunya


***


Mobil mereka yang baru sampai langsung dikerumunin dengan banyak wanita yang sudah siap menyapa kakak kakaknya keysa, keysa yang sudah terbiasa dengan hal itu tak terlalu memperdulikannya dan langsung berjalan meninggalkan kakaknya.


" Membosan kan " kata keysa sinis sambil memasuki sekolah yang tidak jauh darinya


Rega dan Daniel adalah sosok pria idaman para wanita wanita disekolahnya tubuhnya yang tinggi,kulitnya yang putih dan tubuh yang sispack menjadi incaran para siswi disana, jadi tak jarang mereka mendapatkan banyak ungkapan cinta dan satu lagi mereka adalah anak konglomerat ,jadi jangan heran jika semua siswi disana tergila gila dengannya.


"Keysa" teriak salah satu siswi disana saat melihat keysa yang baru duduk kedalam kelas dan langsung saja menghambur pergi ke arah keysa


Keysa yang muak dengan siswi disana membuatnya ingin cepat cepat pergi kekelasnya agar tak melihat adegan adegan yang membuatnya ingin muntah.


" apa? " jawab keysa malas


" pagi pagi udah gitu amat muka" kata siswi itu mengoda Keysa agar yang tak lain dan tak bukan adalah sahabatanya


"gimana ngak malas coba,everyday selalu didatangi siswi disana, belum juga masuk " jelas keysa kesal


" siapa sih?kakak kakak lu ?" tanya sahabatnya itu


"siapa lagi kalo bukan mereka" jawab Keysa kesal


" ya wajar kali ,kan kakak kakak lu tamvan apalagi Kakak lu Rega behh..tamvan abis " kata sahabatnya itu memuji ketampanan kakaknya dan itu bukannya suruh keysa senang malah menyuruhnya semakin kesal


"Amyy." teriak keysa kesal


"Apa barusan lu bilang? Tampan? Dimana letak tampan nya coba?" kata keysa menyadarkan temannya itu yang bernama Amy


" dari struktur tubuhnya yang sispack, tinggi,wajahnya yang tampan dan satu lagi bibirnya yang sexy" jelas sahabatnya itu sedetail mungkin


" stop" sergah Keysa yang tak mau mendengarkannya lagi


"gimana ngak tergila gila coba, semuanya hampir perfect tauu " sambung sahabatnya itu lagi yang membuat keysa mual


"lu belum tau sifat asli mereka itu gimana" kata keysa kemudian


" keysa " panggil dua sosok pria dibalik pintu yang membuat semua mata memandang


"ahhhh.....Rega" kata siswi dikelas Keysa saat melihat kedatangan Rega dan Daniel


Keysa yang tau maksud kedatangan kakak kakaknya memilih menundukkan kepalanya dengan posisi tangan menahan kepala diatas meja karena dia yang tak mau berurusan dengan kakak kakaknya.