
Aku dan Teddy menikmati makan malam di meja yang sudah disiapkan panitia, dan letak meja berada di area terbuka, aku baru kali ini Menikmati Malam di area perkebunan.
Bu Angel mau kopi, kata pak Teddy....
Tidak pak, terima kasih jawabku
Selesai makan aku melihat AKBP Teddy menikmati kopi hitamnya,
Pak Tedyy mohon kalau diluar acara panggil nama saya saja tidak perlu terlalu formal, kataku
Baiklah.... kalau begitu, sahut pak Teddy
Kalau boleh tahu Angel tinggal dimana .....
Saya....tinggal di rumah dinas perkebunan pak, sudah hampir 3 tahun saya disini.
Sama orang tua ya.....
Tidak pak, saya sendiri...... jawabku singkat
Orang tua dimana.....
Aku melihat ke arah mata AKBP Teddy, aku tersenyum kearahnya.....
Papa dan mama sudah meninggal, kataku tenang, karena aku harus tegar dan tidak mau menunjukkan sisi lemahku.
Maaf.....kata AKBP Teddy
Tapi dak apa - apa, saya sudah melewati masa duka .....
Aku menyandarkan punggungku di sandaran kursi, mendongakkan kepalaku dan melihat bintang - bintang di langit yang gelap, aku hembuskan nafas ku.....
Aku tersenyum tipis, pikiran ku menerawang jauh ke tas seakan aku melihat papa dan mama tersenyum kepadaku.
Angel.....ngel..... kata AKBP Teddy memecah lamunanku.
Aku membetulkan posisi dudukku dan melihat kepadanya,
Iya pak.....
Kamu melamun, kata AKBP Teddy singkat
Aku hanya tersenyum mendengar protesnya.
Angel, panggil.aku nama saja tidak perlu pake embel-embel pak, sekalipun usia kita jauh berbeda...
Aku terkekeh mendengar nya,
memang usia pak Teddy berapa....
Aku sudah 25 tahun sahutnya.....
Atau Angel panggil om saja ya..... kata ku dengan tertawa....
Hei....aku belum tua juga Ange...l, kata Teddy gemas...
iya .... iya maaf....🤭
Kita jalan - jalan malam yuk, kata Teddy sambil menarik tanganku, aku kaget dengan reaksinya..... tapi tak bisa ku tolak.
Kami berjalan beriringan,
memang kamu belum nikah ya Ted, kataku membuka pembicaraan
Menurut ku, apakah aku sudah menikah atau belum, sahutnya
ditanya malah tanya balik sahutku, dan aku makin kaget karena dia meraih tangan ku dan menggandeng nya.
Kalau aku berani menggandeng tangan seorang wanita seperti ini berarti aku belum menikah.... sahutnya
Lepas Ted, kataku
Gak....biar seperti ini, kita nikmati malam ini, sambil bergandengan tangan katanya.
Aku diam, baru kali ini aku berinteraksi dengan lawan jenis dan pertama kali juga tanganku digenggam oleh seorang pria, ada rasa deg - degan dijantungku dan gemuruh di hatiku, aku tidak tahu rasa apa ini......
Tapi aku berusaha untuk nge flow saja, kalau memang terjadi sesuatu ke depannya ya aku harus siap karena aku harus menjalani kehidupan ini berbagi dengan seorang pria.
Tiba - tiba Teddy menghentikan langkahnya dan menghadap kearah ku ..... menarik tangan ku dan memeluk ku.
Belum selesai aku dibuat terkejut karena bergandengan tangan, sekarang aku dibuat makin terkejut karena dengan tiba - tiba dan tanpa permisi memelukku.....
Ted, ..... kataku sambil mendorong tubuhnya...
Angel, biarkan dulu seperti ini..... aku sedang membutuhkan nya...katanya dengan tatapan sendu dan memohon.....
Aku diam dan membalas pelukannya, tanganku mengelus punggung nya secara reflex untuk memberikan rasa nyaman dan rileks kepadanya, aku merasakan kepalanya makin disandarkan dibahu ku.
Menikmati Malam dengan pria yang hari ini baru aku kenal, dengan seperti ini justru rasanya sudah mengenal nya lama.
Aku biarkan di makin larut dalam diam nya, seperti ada beban berat yang sedang dipikirkan nya, ya seorang AKBP pastilah memiliki tanggung jawab yang berat.
Tx ya njel, katanya mengurai pelukan kami dan mencium pipiku cukup lama....
Aku hanya bisa melongo melihat sikapnya, karena berkali kali aku dibuat terkejut dengan sikapnya kepada ku.
Kamu ya, kita baru kenal tapi seperti kita sudah kenal lama kataku gemas sambil mencubit pinggangnya.
Ampun njel, kata Teddy terkekeh....karena ekspresi wajahku yang jengkel dan karena cubitan ku.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏