ANGEL X

ANGEL X
Ungkapan Hati



Aku nyaman dengan kamu njel..... kata Teddy sambil menggandeng tanganku kembali.


Aku merasakan debaran di jantung ku ketika pertama bertemu kamu di acara opening tadi, aku baru pertama kali ini berani dekat dengan seorang wanita yaitu kamu.....


Aku diam.... mencerna semua apa yang Teddy katakan.


Selama ini aku hanya berkutat dengan kasus dan juga tanggung jawab yang besar sehingga membuat aku lupa bahwa aku butuh seseorang untuk mengisi hati dan hari - hari ku, kata Teddy sambil memandangku....


Njel, boleh aku melengkapi hidupmu dan mengisi hatimu, aku tahu usia kita berbeda jauh, tapi kalau hati sudah menyatu usia tidak akan menjadi penghalang kan.....


Aku masih diam, aku belum bisa menjawab apa yang menjadi Ungkapan Hati Teddy, aku masih shock...


Ku lihat Teddy tersenyum melihatku yang terkejut dengan semua yang baru terjadi, ....


Njel, kamu terpesona dengan ketampanan ku ya....kata Teddy menggodaku


Apa sih.... PeDe banget sahutku,


Njel, ..... Angel....


Apa..... sahutku acuh untuk menghilangkan grogi.... agar tidak terlihat Teddy.


Njel lihat aku dong, katanya manja....


sambil menarik narik tanganku....


Apa..... kataku sambil melihatnya....


Mau ya njel, menyimpan hatiku di hatimu kata Teddy.....


Aku sudah jatuh cinta sama kamu njel.....


kata Teddy gemas karena belum mendapatkan jawaban dari ku.


Aku masih bingung dan tidak tahu harus menjawab apa,


ini terlalu mendadak buat ku jawab ku kepada Teddy


Teddy diam, dia mungkin berpikir siapa orangnya yang tidak shock kalau baru dalam satu hari bertemu terus ditembak seperti ini, tapi memang tidak bisa dipungkiri karena usia Teddy yang sudah matang ditambah posisi nya yang sudah mengenal dan melayani banyak orang membuatnya tidak basa basi lagi.


Boleh aku minta waktu, kataku pelan


Tentu saja boleh, aku sangat senang karena kamu mau mempertimbangkan dan memikirkan Ungkapan Hati ku, kata Teddy tersenyum lega.


Kami akhirnya membaur kembali dengan para peserta, dan aku pamit pulang kepada panitia dan juga kepada Teddy, dia mengantarku sampai mobil ku,


Aku pulang dulu ya kak..... kataku sambil membuka pintu...


Kamu panggil aku apa njel, coba ulangi....


Aku tersenyum ke arah nya,


Iya mulai sekarang aku panggil kamu dengan tambahan kakak, rasanya gak sopan kalau panggil dengan nama saja kataku lancar.


Aku melihat Teddy senyum - senyum senang..


Aku happy Njel kamu panggil aku kakak.... sahutnya....


Hati - hati ya, aku tunggu jawaban kamu katanya.....


Iya, Tx..... sampai ketemu lagi.... jawabku


Aku melajukan mobilku ke arah 🏠 rumah, dan sudah disambut pak Subur dan satpam rumah....


Non, kok baru pulang kata pak Subur


iya pak, tadi sekalian diajak makan malam sama panitia sahutku....


Jadi sekarang gak makan lagi ya, kata pak subur yang mengikuti ku....


Iya gpp non,


Bu Minar mana pak,


Ada didalam non, dari tadi nunggu non Angel.


Iya maaf, Angel tidak kasih kabar kalau pulang malam, sahutku sambil berjalan ke dalam rumah.


Aku masuk ke dalam kamar dan membuka semua pakaian ku dan berendam di dalam bathtub, .....


Kira - kira jawaban apa yang harus aku berikan kepada kak Teddy ya, ternyata hal seperti ini pun menjadi masalah buat ku....


Andai papa dan mama masih ada mereka pasti yang akan membantu ku mengambil keputusan ini, batinku.......


Aku harus minta pendapat kepada siapa ya tanyaku dalam hati, atau......


Aku cerita saja ya ke Bu Minar dan Pak Subur..... mereka kan sudah aku anggap keluarga ku dan siapa tahu mereka bisa kasih pandangan dan solusi buat ku.


Selesai mandi aku keluar kamar dan mencari Bu Minar.......


Bu.....Bu Minar panggilku...


Iya non, sebentar jawabnya dari dalam kamar


Ada apa non, mau Bu Minar siapin makan....


Nggak Bu, Angel hanya mau bicara saja sama Bu Minar dan pak subur, Angel tunggu di ruang tengah kataku.


Baik non saya panggil pak subur dulu nanti kami menyusul non Angel ....


Tidak lama setelah aku duduk, pak subur dan Bu Minar datang dan duduk di depan ku,


Non, ada apa....


Aku menarik nafas dan menghembuskan nya pelan, seolah mengeluarkan semua hal yang membuat aku pusing....


Bu Minar dan Pak Subur heran dengan sikapku yang tidak seperti biasanya.


Bu - Pak, Angel mau minta pendapat kalian...


Aku menceritakan semua hal yang terjadi hari ini tentang Teddy....


Setelah mendengar cerita ku mereka malah tersenyum senyum menggoda ku,


Non Angel sekarang sudah dewasa, sudah ada pangeran yang melirik non Angel.... Pangeran nya gagah dan tampan lagi sahut Bu Minar menggoda.....


Bu Minar kenal sama Kak Teddy.... tanyaku


Siapa yang gak kenal pak Teddy non, beliau kan Kapolres di kota P ini; orang yang baik, berwibawa, sopan dan disegani kawan maupun lawan plus ganteng .... kata Bu Minar sambil terkekeh....


Sudah Bu, jangan menggoda non Angel terus kata pak Subur


Iya Bu Minar menggoda Angel terus kata ku sedikit jengkel.


Non, kalau menurut Bu Minar ....kalau non Angel menerima pak Teddy akan lebih baik sebab nantinya pak Teddy bisa menjaga non Angel, kata Bu Minar yang di amin kan oleh Pak Subur tanda menyetujui saran istrinya.


Kami juga senang kalau non Angel mau membuka hati dan menata hidup kembali, jangan hanya di rumah dan perkebunan saja... inilah saatnya non Angel membuka diri untuk dunia luar, kata pak Subur.


Aku diam mencerna ucapan mereka berdua dan sambil mengangguk angguk tanda mengerti maksud baik mereka terhadapku.


Baiklah, pak - Bu terima kasih sudah memberi saran buat Angel.... kataku sambil memeluk Bu Minar.....


Aku sangat bersyukur memiliki mereka berdua, ...... Akhirnya aku bisa meng ungkapkan isi hati ku kepada orang yang tepat.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏