
Bukan seperti gadis biasa yang bisa menikmati masa remaja nya dengan bebas,
Aku Cintya Hendrikson, usiaku sekarang 15 tahun, SMA kelas 10....tapi aku sudah tidak melanjutkan sekolah umum lagi.
Semua sudah tidak sama seperti dulu lagi,
dunia ku seperti dibalikkan dan aku dipaksa secara alami menjelma menjadi seorang fighters of destiny \= Pejuang Takdir.
ANGEL X ya.... namaku sekarang bukan Cintya Hendrikson lagi, tapi aku mengubah nya menjadi Angel X, Identitas ku semua aku palsukan, demi kebaikan ku sendiri.
Sebuah nama yang penting dengan kisah hitam didalamnya, dan aku harus menutup diri dari dunia umum agar keberadaan ku tak terlacak oleh siapapun juga, bahkan seandainya aku bisa melupakan kisah masa lalu ku maka itu akan lebih baik, sehingga aku tidak perlu menghindar dari keramaian dunia luar.
Aku rindu dunia ku
Aku rindu teman - temanku
Aku rindu keluargaku
Aku rindu semua yang ada padaku sebagai Cintya Hendrikson.
Semua harus dilupakan dan dibuang jauh - jauh demi sebuah misi pembalasan.
Pembalasan terhadap kematian orang tuaku dan mirisnya beliau berdua dibunuh didepan mataku sendiri, disaat aku masih remaja aku harus melihat meregangnya nyawa orang - orang yang aku sayangi, bukan hanya papa dan mama, semua ART dan para penjaga juga dibunuh oleh Paman Erick dan tangan kanan papa om Diran. Sungguh ironi kisah hidupku.
Bahkan mayat mereka di singkirkan tanpa jejak, tetapi khusus orang tua ku mayatnya ditemukan didalam mobil dalam keadaan terbakar di dalam jurang dipinggir kota.
Semua hanya gara - gara harta kekayaan yang ditinggal kan Opa kepada papa dan paman Erick tetapi karena paman lebih suka berfoya-foya dan menghamburkan uang opa, maka nya opa mempercayakan perusahaan dan perkebunan kepada papa.
Papa ku Josep Hendrikson
Pamanku Erick Hendrikson
Mama ku bernama Alysa Hendrikson
Dendam pribadi sudah dimiliki oleh Paman ketika papa menikahi mama yang pada waktu itu paman pun menaruh hati dengan mama, tapi mama lebih memilih papa yang memiliki kepribadian yang baik, lembut dan sabar.
Berbeda dengan paman yang temperamental.
Dari situ lah titik awal perpecahan persaudaraan dimulai dan merembet ke harta kekayaan peninggalan opa.
Pada waktu kejadian pembunuhan aku berada di sekolah sehingga paman meluputkan diriku dari niat balas dendamnya, dia pikir akan membuat aku menderita dengan membunuh orang tua ku dan mengambil semua aset kekayaan keluarga Hendrikson tanpa menyisakan nya untukku.
Saat aku pulang aku tanpa dijemput oleh sopir seperti biasanya, karena terlalu lama.menunggu aku akhirnya diantar oleh salah satu temanku yang dijemput mobil, waktu aku masuk ke dalam rumah aku sudah mendapati rumah dalam.keafaan kosong dan sudah bersih dari pembantaian.
Tidak menunggu berhari - hari aku menyaksikan di Televisi berita tentang meninggal nya orang tuaku, tapi dari kesimpulan yang aku buat ini bukan kematian biasa sebab seluruh ART dan penjaga juga driver lenyap tanpa kabar berita.
Aku berusaha untuk tidak melakukan apapun dalam beberapa hari ketika ditinggal semua orang, hanya diam di ruang kerja papa.....
Aku menemukan surat yang ditempelkan di bawah kolong meja kerja papa, itupun karena aku tidak sengaja menjatuhkan bolpoint dan mengambilnya dengan cara meraba kolong meja, dan punggung tanganku merasakan suatu yang lain ..... dan ternyata surat dari papa
Dear my Lovely Cintya and my Angel,
Kalau kamu menemukan surat ini berarti papa dan mama sudah tidak ada di samping mu lagi, semua karena harta dan rasa iri yang terlalu besar pada diri pamanmu, sehingga menginginkan kematian papa dan mama.
Anakku sekarang kamu harus menjadi gadis yang kuat, berani dan pantang menyerah.
Kamu harus sanggup menghadapi kerasnya kehidupan diluar sana tetapi papa dan mama selalu menjaga mu,
Ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dan kamu lakukan segera :
Jangan menyerahkan surat ini kepada pihak manapun, karena saat ini tidak ada yang bisa dipercaya.
Setelah kamu membaca surat ini, segera keluar dari rumah ini, pergi lah ke sebuah rumah yang sudah papa siapkan untuk kamu dengan alamat : Jl. Kepatihan 500 Kota P.
Ambillah sebuah kunci yang papa tempelkan dibalik surat ini, kemudian gunakan kunci itu untuk membuka brankas yang ada di balik lukisan Malaikat lalu ambil tas hitam yang ada dibrankas tersebut.
Saat kamu keluar dari rumah ini namamu bukan lagi Cintya Hendrikson tetapi Angel X.
Sesuai dengan identitas baru yang papa buatkan untuk kamu.
Jangan membawa pakaian atau apapun juga sat kamu keluar dari rumah ini, sebab bisa jadi salah satu dari barang yang kamu bawa di pasang alat pelacak.
Untuk studi kamu papa sudah siapkan dengan cara on line, kamu bisa melihatnya sewaktu kamu ada ditempat yang baru.
Jangan menghubungi siapapun, hidupmu sekarang adalah dirimu sendiri, anggaplah sekaeang kamu tidak punya saudara dan kerabat lagi demi masa depanmu dan keamanan mu.
Papa dan mama sayang sama kamu, kamu selalu ada di hati kami selamanya.
Cinta kami berdua ❤️❤️
Papa dan Mama
( Simpan surat ini )
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA
DEMI KEBAIKAN BERSAMA 🙏🙏🙏