
Rumah yang bagus dan lumayan besar dibandingkan dengan rumah yang lain, sekalipun jarak nya tidak berdekatan.
Aku menginjakkan kakiku dihalaman rumah dan disambut dengan sepasang suami istri yang tidak terlalu tua dan juga tidak terlalu muda.
Pak Subur dan Bu Minar
Mereka ternyata yang dipercaya papa untuk mengurusi rumah ini, mereka sudah ikut papa untuk mengurusi rumah ini sejak aku masuk TK, dan seingat ku dulu mereka pernah datang ke rumah di kota untuk mengambil beberapa barang.
Mereka juga sudah tahu dari papa dan mama kalau aku datang ke sini sendiri berarti ada masalah besar yang sedang terjadi.
Hanya papa dan mama yang tahu tempat ini, bahkan om Dirman yang notabene tangan kanan papa pun tidak tahu keberadaan rumah dan perkebunan disini.
Papa sudah menyiapkan tempat ini untukku sebagai bentuk merahasiakan identitas ku.
Sungguh papa ku hebat dalam merencanakan semuanya dengan matang.
Non Angel...... kata Bu Minar menyambutku...
hanya pak subur dan Bu Minar yang tahu dan bisa dipercaya....
Bu Minar sambutku.....sambil menangis....
Masuk non....
Aku mengangguk kan kepala
Apa kabar non kata pak subur
Kabar buruk pak, sahutku dengan expresi wajah sedih
Pak subur dan Bu Minar sudah tahu arah bicaraku dan mereka diam tidak bertanya lagi.
Non, ini kamar non Angel .... kata Bu Minar sambil menyuruh ku masuk, sungguh kamar yang luas dengan perlengkapan yang lengkap dan peralatan multimedia yang modern dan perangkat lunak lainnya.
Papa sungguh hebat dengan melengkapi semua kebutuhan ku dengan peralatan yang canggih.
Non, dibalik lemari buku itu ada pintu rahasia dan semua peralatan latihan dan perlengkapan IT ada di ruang rahasia, Pak Josep menamai tempat itu Ruang X.
Aku makin takjub dengan semua yang sudah disiapkan papa, sungguh persiapan yang tidak bisa dipandang remeh.
Non, kalau ada kebutuhan atau keperluan yang lain jangan sungkan menyampaikan nya kepada kami, dan non jangan heran kalau nanti tiap hari non Angel harus mengecek semua hasil Perkebunan.
Sebab Perkebunan yang ada di sepanjang jalan masuk kesini dan diseluruh lereng bukit milik non Angel semua dan sama pak Josep sudah diatas namakan non Angel semua, kalau non Angel mau mempelajari, semua dokumen sudah ada di atas meja kerja non Angel di Ruang X, kata Bu Minar dengan tegas dan lancar seolah dia tahu semua hal tentang rencana papa.
Aku pikir aku akan menjalani kehidupan ku sendiri tetapi ternyata ada pak Subur dan Bu Minar yang sudah papa persiapkan untuk mendampingi ku.
Thanks God......💪
Bu, pak Subur dimana ..... kataku
Ada di depan non, biasanya duduk - duduk di pos depan..... apa perlu saya panggilkan non..
iya Bu, minta tolong panggilkan saya aku bicara sama pak subur dan Bu Minar, sahutku
Aku menunggu pak subur dan Bu Minar sambil melihat - lihat seluruh ruangan yang di dalam rumah....
ada kamar Bu Minar dan pak subur
ada gudang
ada ruang baca dan aku melihat banyak buku di ruang baca
ada dapur
ada kamar mandi dan disebelahnya tempat cuci baju
Rumah ini Cukup lengkap untuk anak seuisa ku, batinku
Non, ada yang bisa saya bantu ....kata pak Subur
Iya pak, mari kita duduk di ruang tengah kataku.
Pak, kalau mau beli senapan untuk menembak burung beli dimana....kata ku
Di kota non, tapi sepertinya di ruang X ada semua non,non Angel bisa lihat dulu, nanti kalau ada yang kurang baru saya antar untuk beli, kata pak subur.
Ok, pak terima kasih
Pak Subur dan Bu Minar tolong bantu saya selama saya di sini, jangan sungkan dengan saya .... sekalipun saya anak pak Josep selaku bos kalian tapi jangan lupa saya masih muda dan masih butuh perhatian dari pak subur dan Bu Minar, kataku
Non Angel sudah kami anggap sebagai anak kami sendiri non, jadi jangan merasa sendiri kalau ada apa - apa cerita pada kami, kata Bu Minar sambil memeluk ku.
inilah kehidupan baru yang akan aku mulai di sini, di tepat yang sudah papa siapkan buat masa depanku.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN DAN VOTE YA 🙏🙏🙏🙏🙏🙏