Alan Story~•

Alan Story~•
Alan Story' eps.4.~ Masa lalu ku Dengan nya



setelah mereka berdua duduk terjadi keheningan diantara mereka.


Alan masih menunggu waktu yang tepat saat bicara.sementara Keira sedih namun terlihat tetap tenang.


"Eira"panggil Alan pelan.


"hmm"


Alan menagmvil tangan kanan Keira.ditangan itu memang ada gelang keilan.


"gua mohon sama Lo dengerin apa yang gua omongin"harap Alan namun terdengar dingin.


"hmm"Keira mengangguk menandakan ia menyetujui nya.


"gua mau cerita tentang kejadian dulu.jadi gua mohon Lo harus percaya"pinta Alan.


>>>>>>>>>>>>>>>


Masa lalu....


"Alan Lo harus dengerin gua, kalo Lo ngak mau ngedengrin gue siap siap Lo kehilangan orang tua Lo, dan Kazumi"Ancam seseorang yang tengah memerhatikan Alan.


"hah?!?Lo udah ngak waras ya.gue ngak bakalan mau ngebunuh orang yang gue cin-....."Alan yang tengah berbicara tiba tiba memberhentikan pembicaraan nya.


"huh"decak Alan kesal.


"ok gue kasih keringanan bantu nyiksa 'dia'"pinta ornag itu lagi.Alan yang mendengar nya tercengang.namun yang ia bisa hanya lah diam.


"ok,tapi ini salah Lo"Alan terpaksa menyetujui apa yang diminta oleh orang yang sedang ia ajak bicara.


>>>>>>


terlihat seoranga anak kecil yang sedang berjalan bersama ibunya.dan seorang anak kecil yang mengancam akan tadi.


dengan cepat bocah laki laki yang tadi langsung berlari ke arah sang ibu dari si gadis kecil.bocah laki laki itu sudah siap mencapkan pisau ke jantung sang ibu itu.


ibu......awas!!!!"teriak seorang anak kecil


"hah!??!i-bu...i-bu"ucap seorang anak kecil yang diam mematung sementara air mengalir dengan derasnya di pipinya.


"berani sekali kau membunuh ibuku,,,kemarilah lawan mu ada disini"ucap anak kecil itu yang sudah bersiap akan bertarung.


"hahahaha,gadis kecil lebih baik kau membeli lolipop. semua gadis itu lemah, ingat itu"ucap seorang anak laki laki yang kecil tengah memengang pisau.anak laki laki itu sekitar berumur 4 thn dan gadis mungil umurnya sama dengan bocah laki laki itu.


"ikutlah denganku"ucap anak laki laki itu.


gadis kecil itu ditarik paksa sementara yang ditarik terus memberontak.


saat sampai ia langsung diikat dengan tangan dirintangkan dan kepala yang menunduk.


"kita hanya akan bermain sebentar ya gadis kecil"ucap Anak laki laki tersebut.


bocah laki laki itu pergi dan tak lama kemudia datang seorang lagi ia memakai topeng.


kini gadis kecil itu sudah penuh dengan darah segar yang masih terus mengalir.


hingga tak lama gadis kecil itu batuk dan mengeluarkan banyak darah.namun ia bisa apa ia hanya bisa terdiam.


bocah laki laki yang mengancam gadis kecil itu datang kembali.dan bocah yang memakai topeng pergi dari sana dengan tangan gemetar.


setelah itu datang lah lagi bocah laki laki itu ia sudah siap dengan segera ia mendaratkan tamparan yang begitu keras hingga meninggalkan luka.


gadis kecil itu sudah tak tahan dengan perlakuan nya yang seperti ini.


bocah laki laki itu terus menampar nya tanpa henti,setelah puas ia mengatakan sesuatu pada gadis kecil itu.


"Lo bakal gua lepasin tapi inget,sampai kapan pun hidup Lo ngak bakal tenang,camkan itu"ucap bocah kecil itu dengan tatapan tajam.


segera ia lepas ikatan yang mengikat tubuh gadis kecil yang kini sudah tak berdaya.


segera gadis kecil itu berlari lari keluar setelah ia keluar ia teru meringis kesakitan dia masih memengangi perutnya yang sudah terluka sangat parah.


ia berjalan dengan mata yang sudah kabur dan tubuh yang tak berdaya. saat sampai terlihat gadis kecil yang sepertinya mengkhawatirkan sesuatu.


"kak,a-k-u pul-ang "ucap gadis kecil yang berlumuran darah.


"Keira!!!!!"teriak gadis yang diyakini dia adalah kakak nya.


"keira,Lo kenapa!?!Keira Lo bertahan gua telpon mamah ya"ucap Keysha yang sudah sangat panik saat ia ingin mengambil ponsel miliknya.tanganya dicekal oleh Keira.


"ibu,udah ngak ada kak"ucap Keira yang serasa ingin sekali menangis dan membalas kan dendamnya.


"hah!?!kamu ngomong apa Keira"tanya Keysha ia tak menyangka dan tak percaya apa yang dikatakan oleh adiknya ini.


saat itulah rumah itu suram tak ada aura kehidupan rumah gadis kecil itu dipenuhi dengan dendam dan amarah yang tak terkendali.


>>>>>>


"hah!?"Keira terdiam tak bisa berkata kata air mata nya sudah mengalir dengan deras.keira masih tercengang atas penjelasan dari Alan.


"maafin gue kei"ucap Alan yang merasa bersalah.


"gua udah berusaha buat ngak nyoba itu tapi tolong lah Lo ngertiin gue,sorry juga ya.nanti Lo bakal tau siapa cowok yang ngebunuh ibu Lo"tutur Alan namun tetap merahasiakan bocah yang mengancam nya.


"gue kecewa sama Lo lan."ucap Keira gemetaran.terasa pedih,sakit,khawatir,takut, amarah,dendam,kecewa,dan rindu dalam diri keira.semua tercampur satu.


"maafin gue kei"Alan masih meminta maaf atas perlakuan nya saat menyiksa Keira.


Alan langsung memeluk Keira untuk menenangkan dirinya.keira menangis hebat tubuhnya pun masih terus bergetar tanpa henti.


Akan kah Alan dan Keira bersatu.atau kah akan menjadi sahabat untuk selamanya?


itu semua Misteri.