
"gue yang Selalu Tegar Dengan Suasana Hati ini,Meski terkadang harus membohongi diri sendiri,Seandai nya Lo Sama gue tukar posisi,biar Lo tau rasa nya penderitaan yang gue alami selama ini"Bentak Kazumi pada Alan.
Alan Hanya diam Tak merespon semua yang di ucap kan oleh Kazumi.
"Mungkin Saat ini gue kecewa,dengan Sebuah harapan yang gue tungu tunggu ternyata tak seperti yang di bayang kan,dan takdir pun berkata lain.Mungkin Saat ini gue bilang "kenapa hidup gue ngak adil?!"Teriak Kazumi.
Ranz tiba tiba datang Memeluk Diri Kazumi.Masih ingat dengan Ranz kan Sesosok bayangan yang Tercipta karena kesedihan Kazumi.
"Yang kuat ya hati,jumlah mu hanya satu,tapi yang menyakiti nya beribu ribu"Ucap Ranz.walau ranz tak terlihat.namun semua orang mendengar apa yang di lontarkan ranz tadi.
"Mengapa gue harus ketemu Lo lan,Dateng cuma ngobatin luka gue doang, lalu pergi dengan meninggal kan Luka"ucap Kazumi.
"Kazumi Gue mohon Lo harus sabar"ucap yumeko.
"Lo bilang Sabar?!,Gue bilang Sama Lo Udah berapa Lama gue harus sabar sampai sekarang,gue juga punya batas kesabaran Yum!!"Jawab Kazumi Meninggi
"Gue terlalu pandai menyembunyikan Masalah dengan Senyuman Sehingga Semua orang menganggap ku baik baik saja"Gumam Kazumi yang terus meneteskan air mata.
"Suatu hari nanti Lo bakal ngerti Gimana Rasa nya jadi diri ku yang selalu tersakiti"ucap Kazumi dengan tatapan dingin.
"tetap lah tersenyum walau hanya ber pura pura,karena dengan diri mu tersenyum semua orang bahagia"ucap Ranz pada Kazumi.
Ranz Bangun lalu menghadap Ke Hadapan Alan lalu si menunjukkan diri nya yang Sebenar nya.
"kamu tidak bisa masuk ke dalam kehidupan seseorang.membuat nya merasa istimewa lalu meninggalkan nya begitu saja"ucap Ranz.Alan hanya menatap malas ranz.
"Di saat rasa sabar Sudah Tak di hargai,Mungkin Saat yang tepat untuk pergi"ujar Kazumi dengan mengarah kan pisau ke Jantung nya.
"Kazumi jangan!!!"pinta yumeko.
"Jangan ngelakuin hal bodo Zum"ucap Fin.
"Kalo Lo mati Satu Jalan yang harus Lo setujui Zum"ujar Ranz.
"Lo harus rela ngebuat persahabatan ini hacur karena Lo mati"ucap Ranz.Kazumi terdiam.
"Masih mau mati?Keputusan tangan Lo,gue cuma mau peringatin Kalo persahabatan ini bakal hancur Karena Lo Mati"ucap Ranz.
Yumeko,Fin,viola,Kevin terdiam Mendengar semua ucqoan yang di lontarkan Ranz.
"Gue ngak bakal Oernha biarin Satu sama lain saling memebnci cuma karena Gue yang Sampah ini"ucap Kazumi.
"Gue ngak bisa pastiin, Tapi Inget Di akhir Kisah Alan dan Keira Lo Bakal mati kalo ngak mungkin Hampir"ucap Ranz.
membuat Semua orang yang berada di sana tercengang.
"Dan Gue mau bilang sesuatu sama Lo lan"ucap Ranz.
"Kalo penyebab ini Semua adalah Keysha"ucap Ranz dingin lalu tiba tiba menghilang.
"Hem,Ngak mungkin kan kalo Kakak nya Keira yang ngelakuin Keira itu Adik nyamana mungkin"ucap Alan.
"Maaf,Udah buat Lo semua harus nangis karena sampah kaya gue"ucap Kazumi.
"Lo bukan Sampah Zum"ujar Viola.
"Gue sampah karena selalu di abai kan bahkan Selalu di hina"jawab Kazumi dingin.
"Percaya lah,Akan ada masalah baru yang akan mendatang nanti nya,Tergantung Lo percaya atau tidak tapi yang ngelakuin ini Semua Keysha,Kepercayaan Lo sama gue telah hilang jadi gue tua kok jawaban nya"ucap Kazumi lalu berlalu ke kamar nya.