
saat kelulusan SMA.mereka semua melanjutkan sekolah mereka yaitu kuliah.seperti biasa Alan bangun pagi dan sudah mandi.
Alan mengambil earphone miliknya lalu memasang nya.yang biasa dilakukan Alan sebelum keluar kamar untuk sarapan. mendengar sebuah lagu yang cocok dengan suasana hatinya.
kini jam telah menunjukkan pukul 7 pagi sementara Alan kuliah siang.
Alan yang merasa masih terlalu pagi memutuskan untuk pergi ke suatu tempat.
Alan mengambil jaket milik nya lalu perui keluar kamar dan mengunci pintunya.saat akan menuruni tangga Alan tak sengaja melihat Kazumi yang tengah menatap langit pagi.
"zui!"panggil Alan.
Kazumi yang merasa kenla dengan suara tersebut segera menoleh.
"eh, Alan,paan?"tanya Kazumi.
"ngak.lo lagi apa?!"tanya Alan balik.
"oh,biasalah lagi nikmati. udara segar"ujar Kazumi seraya tersenyum manis.
"Lo mau kemana pake jaket?!?"tanya Kazumi yang bingung.
"hmm,ke depan"jawab Alan.
Kazumi mengangguk kecil.
"gua pergi dulu"Alan segera turun dan keluar dari rumah.
karena ingin ke suatu tempat yang sepi Alan lebih memilih memakai motornya.
setelah menstater motornya Alan segera emlajukan motornya dengan kecepatan rata-rata.
saat Sampai di suatu tempat.Alan segera turun.berjalan dengan perlahan lahan dan menikmati kesunyian.
Alan yang tengah berjalan tak sengaja melihat seorang wanita yang sedang terduduk di kursi panjang.
Alan yang penasaran segera menghampiri wanita itu.
"oh,ngapain?"tanya Alan setelah melihat siapa wanita itu.
"emang gue ngak boleh disini?!"tanya wanita itu.
"terserah"Alan pergi emnjauh dan pergi dari sana.
Alan melajukan motornya.selang beberapa menit kemudian ia sampai kembali ke rumah.
saat masuk.semuanya terlihat heboh.seperti biasa Fin dan Kazumi bertengkar.
"alah.lo ngak tau si lan.nih ya si monyet ini tuh ngeselin abis sumpah"ucap Fin sembari menunjuk ke arah Kazumi.
"eh nyet,Lo juga yang salah, lagian bikin orang kesel pagi pagi."bela Kazumi.
"heh, ngomong apa Lo tadi!?.dasar monyet.anak buchin"sinis Fin.
"huh, sabar kan gue mah emang bucin"ujar Kazumi sembari mengelus elus dada.
"udahlah ribut Mulu,udah lulus SMA masih mau ribut"ucap Alan.
"bodo,si monyet yang ngeselin"ujar Fin.
Alan menghela napas kasar.
"vio"panggil Alan.
"Napa lan.tumben manggil"ucap viola.
"Lo ambilin pisang gih buat nih curut dua."suruh alan.lalu Alan duduk di kursi.
"lah buat apa coba,gue ngak laper lan"bingung Kazumi.
"Lo pada kan suka manggil monyet mah pa tau aaj kalo di kasih pisang diem"ujar Alan dingin.
"astaghfirullah.parah Lo lan.lo kira gue monyet apa"ucap Kazumi.
"makanya kalo sehari ini Lo berdua ngak bisa diem menidng di kamar gih berdua"Alan sudah lelah melihat kelakuan mereka berdua walau sudah mencoba cuek tetap saja membuat nya pusing.
"Astaghfirullah.Alan parah Lo sini Lo,ih sampe kapan pun berdua Ama nih anak kagak bakalan mau gue"ucap Kazumi jijik lalu menjauh dari Fin.
"apalagi gue,kagak mau lah"sinis Fin.
Alan geleng geleng kepala.
"Rey"panggil Alan.
"hmm"
"gua mau ngomong"
"apa?"
"hm,gua ketemu dia"Ucap Alan dingin.
"serius?!?"tanya Rey sedikit terkejut.