
Mereka bertiga menatap tajam pada seseorang yang baru saja datang.
"hehe,ngak disangka bakal ketemu disini?!"ujar pria itu.
"huhu,ternyata punya dua cewe ya,lebih baik Lo lepasin satu deh"suruh orang itu.
"Mau Apa Lo kesini!!"ucap Alan dingin.
Kazumi yang melihat pria itu menatap nya dengan berbagai tatapan.
"pergi lo dari sini"usir Alan.
Keira yang memang tau itu siapa.namun hanya ia beri tatapan dingin.
"Dio!!pergi Lo jangan berani Lo ngerusakin kehidupan orang lagi"Ujar Alan sedikit keras.yap orang itu adalah Dio,orang yang pernah menyuruh Alan untuk Membunuh Ibu keira.kini Dia menampakkan dirinya tepat dihadapan Keira.
"hehe,gue bakal ambil kedua gadis Lo ini"ucap Dio.
"Keira gue mau bilang kalo dulu itu gue yang ngebunuh ibu Lo"Dio mengakui perbuatannya dulu.
Keira yang mendengar melotot tak percaya ia terkejut terasa hati nya panas,kecewa,marah,benci,sedih.semua tercampur aduk.
Keira yang baru saja mendengar nya langsung dari mulut Dio ia mengepalkan tangannya kuat kuat seakan ingin langsung Membunuh orang yang ada di hadapan nya ini.
Kazumi pun ikut tercengang mendengar pernyataan Dio yang secara langsung ia lontarkan tanpa rasa bersalah.
Alan juga yang mendengar nya mengepal kan tangan nya kuat kuat.
lalu mata Dio menatap wajah indah milik Kazumi ia memandang nya seakan tak ingin melepas tatapan nya pada Kazumi.
dengan sangat cepat Dio sudah berada di samping Kazumi sembari memeluk nya erat dari belakang.
"lepasin gue!!gue ngak mau sama Lo!!lepasin gue"Kazumi memberontak namun hasil nya nihil Dio terlalu kuat memeluk nya sehingga susah untuk melepas nya.
"biar gue ambil ini ya lan Lo bisa tenang sama Keira"ujar Dio.
"Kalo ngak, Apa??hehe,Lo seharusnya bersyukur.karena Lo ngak harus milih diantara mereka berdua"ujar Dio dengan senyum menyeringai.
"lepasin dia!!"suruh Keira.
"hoho bukan nya Lo ngebenci dia"ujar dio.keira pun hanya bisa diam.
"kalo Lo ngak ngelepasin gue,gue bakalan bikin Lo menderita"ancam Kazumi.
"hahahah,justru Lo yang harus menanggung penderitaan Alan sama Keira"ujar Dio.
Kazumi sudah berusaha memberontak namun tetap tak bisa.membuat nya sangat kesal.
"hehe,kena aja Lo"gumam Kazumi sembari tersenyum.Alan yang melihat nya bingung akan perubahan raut wajah Kazumi begitu juga dengan keira.disaat. situasi yang genting seperti ini Kazumi seperti menikmati pelukan dari dio.sebenarnya ada apa dengan Kazumi??!
"Sekarang!!"teriak Kazumi tiab tiba.
lalu Dio merasakan ada yang megelitiki nya dari belakang juga seperti ada yang memukul mukul kepala nya.
lalu perlahan lahan pelukan nya pun terlepas.kazumi bebas.
"woi sialan!!!siapa yang berani ngelakuin ini sama gua!!"teriak Dio yang masih merasa geli dan pusing di kepala nya.
"Rasain lo,hayo ranz hajar terus"Kazumi memberi semangat pada ranz.yap,itu adalah ranz bayangan Kazumi yang dimana selalu ada di kala Kazumi sedih.ramz membantu Kazumi.
kebetulan saja waktu itu ranz sedang ingin menjaili seseorang dan akhirnya permintaan nya terkabul.dan yang sangat kebetulan nya adalah ranz tak terlihat.
"zui Lo baik baik aja kan?!"tanya Alan.
Kazumi mengangguk.
"Ayo pergi biarin aja dia Sama di ranz dulu"ajak kazumi.lalu Alan dan Keira pun pergi.
dan Dio masih disiksa habis habisan oleh ranz.