
sesampainya di rumah aira, ia mengucap salam kepada bundanya.
" assalamualaikum bund aira pulang" ucap aira kepada sang bunda seraya menyalami bundanya.
" waalaikumsalam salam sayang, udah pulang yah gimana tadi di rumah sakit ? lancar- lancar aja kan? " ucap sang bunda
" Alhamdulillah lancar bun dan aira senang banget bun di bertemu orang-orang baru dan baik lagi bund " ujar aira kepada bundanya.
"Alhamdulillah, semoga kamu betah dan semakin membantu banyak Orang ya sayang, gunakan ilmunya dengan baik ya sayang" ucap sang bunda menasehati putrinya.
" baik bunda, akan aira usahakan bunda, mohon doanya ya bund " jawab aira
" Aamiin sayang, udah gih bersihkan diri dulu udah sore juga " ucap sang bunda
" baik ibunda ratu, aira ke atas dulu ya ". jawab aira.
sesampainya aira di kamarnya dia segera membersihkan dirinya setelah itu dia melaksanakan tugasnya sebagai sorang muslim.
hingga malam tiba akhirnya dia keluar kamar untuk makan malam bersama keluarganya.
" ayah " seru aira sambil melendodi ayahnya
" halo anak ayah yang cantik, gimana tadi kerjanya lancar kan nak ?" tanya sang ayah aira.
" Alhamdulillah lancar ayah, dan teman-teman Aira juga baik loh ya" sahut aira
" Alhamdulillah kalo gitu" jawab sang ayah
" udh yuk makan, jangan ngobrol terus " ucap sang bunda yang baru tiba di meja makan
" baik bunda " jawab aira seraya mengambil makanannya dan melahap makanan tersebut hingga habis tak tersisa.
selesainya mereka makan seperti biasa sebelum kembali ke kamarnya masing-masing mereka menyempatkan diri untuk berkumpul seraya menonton di ruang keluarga.
" apa itu yah " jawab aira dengan lembut seraya tersenyum
ayah dan bunda aira saling pandang satu sama lain.
" ayah dan bunda ingin menjodohkan kamu dengan anak sahabat ayah dan bunda apakah aira bersedia ?" tanya sang ayah kepada aira
aira terdiam seraya menghelah nafasnya seraya berkata
" apakah aira sudah mampu untuk ke jenjang itu yah bunda ?" tanya aira balik kepada orang tuanya
" in sha Allah nak, serahkan semua kepada Allah nak, ayah dan bunda yakin kamu telah siap menuju jenjang tersebut " jawab bunda aira seraya tersenyum
" apakah aira bisa memikirkannya terlebih dahulu bunda yah " jawab aira kepada orang tuanya
" silahkan nak, apapun jawabannya in sha Allah bisa menjadi pertimbangan untuk ayah bunda " jawab sang ayah
" jangan lupa untuk libatkan Allah dalam setiap keputusanmu nak, bunda yakin setiap yang terjadi pasti akan di permudah jika kita melibatkan Allah di dalamnya " ujar sang bunda kepada aira
" baik bund yah aira akan memikirkannya dan doakan aira semoga keputusan aira yang terbaik untuk jalan hidup aira kedepannya" jawab aira seraya tersenyum
" in sha Allah nak, doa kami akan selalu menyertaimu nak" ucap sang ayah kepada aira.
" yah bund boleh aira tanya? " ucap aura seraya menatap kedua orang tua nya
" apa itu nak, tanyakan lah " jawab sang bunda
" apakah lelaki yang akan di jodohkan kepada aira, laki yang menjaga solatnya ?" tanya Aira kepada kedua orang tuanya
" is sha Allah nak, tidak mungkin ayah dan bunda menjodohkan mu dengan lelaki yang tidak menjaga solatnya, tidak mungkin bagi ayah menyerahkan dirimu ketangan lelaki yang tidak bisa membawamu ke zannahNya nak" jawab sang ayah kepada aira.
" ia ayah aira hanya bertanya, kalau hati aira sudah mantab aira akan kabari ayah dan bunda ya " jawab aira sambil tersenyum kepada kedua orang tuanya.