
"acara pertunangan diadakan sangat meriah di sebuah gedung bintang lima dengan dekorasi yang indah semua bunga yang menjadi dekorasi nya adalah Bunga kesukaan Dhea , bahagia tentu saja di jadikan ratu oleh pria yang membuat Dhea nyaman tentang cinta seperti nya kedua pasangan ini masih ragu hanya sekedar nyaman ,,
"beruntung banget ya jadi wanita itu ,,kata Lilis yang saat ini sedang menonton acara live pertunangan pengusaha sukses,,
"iya beruntung banget ,,jawab Dhias yang seharusnya dirinya disana menemani Dhea tapi Dhias ragu apa masih pantas anak terbuang ini bergabung dengan orang-orang kelas atas rasanya tidak pantas ,,
"mau mengobrol atau bekerja ,,sinis mba Ita ,,
"maaf mba ,,ucap tidak enak Dhias dan mereka melanjutkan bekerja nya ,,
**
"kamu kemana sih dhi kenapa tidak datang ke pertunangan ku kau jahat dhi ,,kesal Dhea yang terus menelpon Dhias tapi tidak di angkat bahkan pesan yang terkirim pun tidak ada balasan ,,
"kau disini rupanya menelpon siapa ,, selidik Enrico,,
"sahabat ku ,,jawab Dhea ,,
"mungkin sahabat mu lupa atau sibuk dengan kekasih nya ,,
"mana mungkin lupa kami belum lama Bertemu dan dia tau kok kalau malam ini pertunangan ku ,,
"bisa saja bukan kita tidak tau bagaimana perasaan seseorang,,
"sahabat ku tidak seperti itu dia pasti datang aku yakin ,,
"terserah aku akan ke teman-teman ku dulu kau telpon lah terus sahabat mu itu ,,ejek Enrico yang pergi menghampiri Agam dan Biyan,,
"kau kenapa dan mana tunangan mu,, tanya Biyan ,,
"tidak ada apa-apa,dia disana sedang menelepon sahabat nya ,,
"kau tidak curiga dia punya kekasih,,ujar Biyan ,,
"hey mana ada aku selalu bersama nya ya walau kadang kalau sibuk supir ku yang jemput,,
"jangan bicara aneh-aneh Biyan seharusnya yang kami pertanyakan kemana gadis kecil mu itu ,,tanya Agam,,
"dia pindah kuliah di luar negeri kami LDR seperti Enrico dan Nabil ,,
"kau yakin apa ada sesuatu yang kau sembunyikan,, selidik Agam ,,
"mana ada aku bohong serius ,,
"dan kau tidak datang dengan Erika,,
"aku bukan kekasih nya untuk apa datang bersama nya,,
"kau yakin tapi beberapa hari lalu aku bertemu dengannya dan dia bilang sudah kembali bersama dengan mu ,,ucap Biyan ,,
"dan kau percaya Erika bilang begitu berarti kau bodoh ,,ejek Agam ,,
"dan satu lagi seperti nya aku tidak akan lama berada disini ada sesuatu yang harus aku kerjakan,,
"tumben ,,sahut Enrico,,
"kenapa apa kau akan merindukan ku,,canda Agam ,,
"bukan seperti itu aku normal bodoh ,,umpat Enrico,,
"aku benar-benar harus mengerjakan sesuatu jadi sorry tidak bisa lama disini,,
"apa ini masalah wanita ,, Tanya Biyan ,,
"bukan hanya pekerjaan,,bohong Agam,,
"oh pekerjaan apa hidup mu hanya akan terus memikirkan pekerjaan,,sindir Biyan,,
"kenapa bukan nya cinta akan datang saat kau punya uang ,,ucap Agam dengan pikiran logis nya ,,
"tentu tapi tidak semua akan menilai dari Materi bukan ,,sahut Enrico dan Biyan setuju ,,
"sudahlah aku pergi ,,pamit Agam yang meninggalkan gedung tersebut,,
"sebenarnya bukan tentang pekerjaan tapi Agam tidak ingin terlambat untuk mengawasi gadis licik nya entah kenapa Agam seperti ingin menjaga gadis licik tersebut seperti seseorang yang cukup penting bagi nya ,,
"jam sudah menunjukkan pukul 10 malam yang berarti Dhias akan bersiap untuk pulang bersama Lilis mereka tidak satu kost hanya beda gang saja makanya pulang bareng sedangkan mba Ita sudah di jemput Suami nya dan bos tidak sering ada di cafe bos nya terlalu sibuk makanya Dhias hanya melihat beberapa kali tapi setelah tidak muncul lagi katanya sih bos nya tidak hanya punya cafe tapi bnyak bisnis usaha nya yang Dhias baru tahu ternyata bos nya sangat baik hanya diawal sedikit galak tapi setelah kenal bos nya baik dan ramah ,,
"DHIAS ,,teriak Agam saat melihat Dhias akan pulang bersama teman nya rasanya Agam sudah tidak bisa lagi berdiam dan mengawasi dan kali ini Agam memberanikan diri untuk dekat dan meminta maaf pada gadis licik nya ,,
"siapa Dhi,, bisik Lilis saat melihat seorang pria mendekati mereka ,,
"gak kenal yuk pulang ,,ajak Dhias yang menghindari Agam tentu tidak akan Agam biarkan 6 bulan mengawasi maka kali ini Dhias tidak akan lepas ,,
"om jangan tarik-tarik teman saya atau nanti saya teriak ,, ancam Lilis ,,
"siapa kamu emang nya ,,tantang Agam ,,
"saya teman nya mau saya teriak ,,
"sudah Lilis kira pergi ,,
"gak bisa kamu ikut aku pulang ,,tarik Agam ,,
"lepas aku gak kenal sama kamu ,,
"jangan ngarang kamu ya gadis licik sekarang pulang ,,ajak Agam yang terus tidak melepaskan tangan nya dari Dhias ,,
"gak mau lepas atau teriak ,,ancam Dhias ,,
"Lilis panik dan berteriak-teriak minta tolong sampai ada beberapa yang mendekat hanya orang yang berlalu lalang tidak bnyak tapi cukup menjadi perhatian bagi pejalan kaki ,,
"ada apa ini ,,tanya sala satu pejalan kaki yang mendekat,,
"tuh pak om ini mau bawa teman saya ya kan Dhi ,,ucap Lilis,,
"maaf tuan sebaiknya jangan membuat masalah atau nanti kami bawa ke kantor polisi,,ancam nya ,,
"saya tidak cari masalah ini hanya kesalahan pahaman ,,kata Agam berusaha tenang ,,
"saya tidak kenal ,,bohong Dhias ,,
"sayang udh dong marah nya jangan pergi-pergi an Mulu aku capek tau cari-cari kamu ,,bohong Agam ,,
"jadi tuan ini kekasih atau apa nya ,,
"saya ini suami nya bapak-bapak istri saya memang masih muda dan dia sedang marah sama saya karena selalu sibuk dengan pekerjaan,,ujar Agam ,,
"bohong saya bukan istri nya dan saya tidak kenal ,,
"Dhi bener ini suami kamu ,,bisik Lilis ,,
"sayang aku dong kan aku udh turuti mau kamu kita akan bulan madu kan iya aku bakal ikuti mau kamu kita akan bulan madu ke tempat yang kamu mau jadi marah nya udh ya ,,bujuk Agam dan ada beberapa pejalan kaki yang membubarkan diri karena mereka pikir hanya salah paham ,,
"om apa-apaan sih lepasin temen saya ,,teriak Lilis yang sudah tinggal mereka bertiga ,,
"DIAM ,,bentak Agam yang sudah hilang kesabaran,,
"KAU CEPAT PULANG BIAR GADIS LICIK INI JADI URUSAN KU ,,ucap tegas Agam yang langsung menarik tangan Dhias sudah berusaha lepas tapi sulit Agam sangat kuat memegang tangan nya dan Lilis tidak bisa berbuat banyak kemana Dhias di bawa pun Lilis hanya bisa pasrah,,
"semoga kamu beruntung dhi ,,ucap lemas Lilis yang tidak bisa menolong teman nya ,,
"di dalam mobil tidak ada yang bicara satu pun Dhias yang lelah dengan kuliah dan bekerja malas berdebat Dhias hanya berpikir kenapa Agam menarik nya kembali bukannya pria ini sangat membencinya saat pertama kali bertemu bahkan dirinya juga tega mempermalukan Dhias di depan orang tua Agam sendiri hanya agar Dhias pergi dari rumahnya sekarang kenapa malah menjerat nya lagi apa mau pria ini Dhias tidak tahu ,,
"sampai di kawasan elit seperti apartemen tapi Dhias tidak tahu mau apa dan kenapa di bawa kesini Dhias berontak bahkan saat pintu terbuka Dhias akan bersiap lari tapi ternyata ada beberapa bodyguard yang menghalanginya gagal acara kabur nya karena Dhias terus berontak akhirnya Agam membawa Dhias seperti karung beras Dhias sudah berteriak meminta tolong bahkan tanpa sengaja ada penghuni apartemen lain yang berada di dalam lift Dhias tidak peduli terus meminta tolong tapi mereka seakan tuli dan tidak peduli bahkan terkesan takut dengan Agam apa semenakutkan itu Agam di mata orang lain walau Dhias akui Agam memang menakutkan,,
"sampai di sebuah apartemen dengan nomor 1802 Agam membuka pintu apartemen nya dan membawa Dhias masuk ingin pergi tidak bisa pintu itu terkunci otomatis dan Dhias tidak tau sandi nya ,,
"mau apalagi,,tanya Dhias memberanikan diri bertanya,,
"tinggallah disini ,,pinta Agam dengan nada rendah tidak marah-marah seperti tadi tidak ada bentakan saat tadi di depan cafe ,,
"aku tidak pantas dan aku punya tempat tinggal sendiri,,tolak Dhias ,,
"tempat tinggal itu tidak layak untuk mu ,,ejek Agam ,,
"dimana pun itu asal aku bisa tidur bagiku cukup layak kenapa kau peduli ,,tanya Dhias,,
"aku tidak tau tapi tinggallah disini setidaknya aku tidak akan merasa bersalah padamu tentang kejadian dulu ,,kata Agam jujur ,,
"huh masalah itu sudah aku lupakan lebih baik kita tidak usah bertemu lagi jadi biarkan aku pergi dan buka pintu nya sekarang,,pinta Dhias ,,
"tidak kau tetap tinggal disini ,, keukeuh Agam tidak ingin gadis licik itu pergi ,,
"kenapa kamu peduli padaku bukan kamu dulu sangat membenciku,,
"aku minta maaf,,
"aku sudah katakan lupakan maka di masa depan kita tidak perlu saling menyapa dan mari kita akhiri semua nya anggap kita orang asing ,,pinta Dhias,,
"TAPI AKU TIDAK MENGIJINKAN MU PERGI,, bentak Agam tanpa sengaja membuat Dhias terkejut dan mundur beberapa langkah tangis gadis itu pecah rasa sesak di hatinya membuat dirinya mengingat semua kenangan buruk bersama ayah nya dirinya langsung di lantai menutupi wajah ya dengan kedua lutut nya takut dan takut hanya itu yang ada di pikiran Dhias kenangan dimana dirinya di buang di bentak bahkan semua kesalahan yang tidak di lakukan pun akan tetap salah ,,
"Agam yang melihat bagaimana gadis licik itu menangis ikut merasakan sakit di hati nya bagaimana gadis itu hidup selama ini bagaimana dengan ayah nya yang tidak pernah mencari nya seperti membuang nya apa hidup Yang sekarang sangat membuat gadis itu bahagia atau apa Agam bingung dengan pikiran nya mendekati Dhias lalu ikut duduk bersama memeluk mencoba menenangkan gadis licik nya yang terus menerus menangis,,
"aku minta maaf karena membentak mu ,,ucap sesal Agam sebenarnya Agam hanya tidak ingin gadis licik nya tinggal di tempat yang rawan apalagi beberapa kali Agam mendapati ada dua orang pria selalu memantau rumah gadis licik nya kalau maling kenapa tidak mengambil apa yang di punya gadis nya tapi kenapa hanya mengintip di jendela apa mereka akan berbuat mesum Agam seperti tidak terima jika membayangkan gadis licik nya di tatap lapar oleh pria brengsek,,
"Dhias mulai tenang karena pelukan Agam dirinya merasa nyaman dengan pria itu tapi Dhias bingung kenapa harus baik kenapa pria itu jadi baik bila karena kasihan Dhias tidak mengharapkan itu Dhias tidak butuh rasa kasihan ,,
"apa salahku ,,tanya Dhias saat dirinya mulai tenang ,,
"kamu tidak salah aku yang salah ,,
"kenapa ayah membenci ku ,,ucap Dhias dan Agam paham bahwa gadis licik itu tidak membahas dirinya tapi orang lain ,,
"setiap orang tua tidak ada yang membenci anak nya kamu seharusnya tau itu ,,
"tapi ayah membenci ku bahkan aku tidak sekalipun boleh memeluk ibuku ,,
"pasti ada alasan lain kenapa harus seperti itu ,,ucap Agam yang menghapus air mata gadis licik itu dengan tangannya tanpa ada rasa jijik di usap nya rambut gadis itu membuat Dhias nyaman hal yang tidak pernah dirinya rasakan,,
"alasan nya karena ayah membenci ku yang terlahir sebagai perempuan,,
"tidak bukan seperti itu ,,bantah Agam yang tidak suka cara bicara gadis nya ,,
"memang seperti itu kenyataan nya ,,ucap Dhias yang masih mengeluarkan air mata tanpa di minta ,,
"aku pernah buat kesalahan karena membenci mu jadi beri aku kesempatan untuk menebus semua nya bisa ,,pinta Agam yang tidak ingin membahas masalah tentang pribadi gadis itu ,,
"aku sudah memaafkan mu bahkan ayah sudah aku maafkan sebelum ayah meminta maaf padaku ,, bolehkah aku pergi sekarang,,pinta Dhias ,,
"dengarkan aku kamu akan disini tinggal bersama ku dan aku tidak melarang mu untuk bekerja tapi setiap pulang kamu harus ke apartemen ini tinggal disini,,
"aku tidak bisa KA Agam ,,
"kenapa tidak bisa ,,
"nanti KA Agam kena sial lebih baik aku kembali sekarang,,
"dengarkan aku kau akan tetap disini tinggal bersama ku atau aku akan mengurung mu di apartemen ini tidak ada kuliah atau pekerjaan pilih mana,,ancam Agam hanya dengan begini gadis nya akan tetap tinggal,,
"baiklah aku akan tinggal disini tapi bisakah aku kembali sebentar,,
"aku bilang apa tadi ,,kesal Agam ,,
"maaf aku hanya mau ambil pakaian saja KA Agam karena tidak mungkin aku pakai baju ini lagi dan aku juga harus mandi karena sehabis bekerja lengket,,
"hufffff pakaian mu sudah aku siapkan dan kamar mu ada di sebelah ku di lantai dua pergilah ,, perintah Agam dan Dhias langsung pergi,,
baiklah malam ini aku akan tidur disini besok saat pulang kerja aku akan kembali ke kosan ku ,,bathin dhias ,,
"pagi menjelang Dhias yang sudah rapi dengan pakaian yang sudah di siapkan oleh Agam dan dirinya sudah di dapur membuat sarapan,,
"sedang apa ,,tanya Agam yang baru bangun tidur ,,
"buat sarapan ka Agam tapi maaf sepertinya kulkas kosong jadi tadi aku keluar sebentar untuk belanja ,,kata Dhias dan Agam langsung kesal bagaimana bisa gadis nya keluar dan para bodyguard itu melepaskan begitu saja Agam yang sudah kesal langsung keluar dari apartemen menuju para bodyguard yang berjaga dengan santai bahkan mereka memakan cemilan yang Dhias buat tadi ,,
"sedang santai rupanya,,sindir Agam yang melihat para bodyguard malah asik makan cemilan yang Agam yakin gadis nya yang buat ,,
"maaf bos,,sahut salah satu bodyguard,,
"siapa yang memberikan ijin gadis ku untuk pergi berbelanja,,tanya Agam ,,
"maaf bos saya abis nya ,,BUGH,,bogem mentah langsung diberikan tanpa mau dengar lebih jelas nya lagi,,
"KA Agam ,,Dhias yang melihat Agam memukul pria yang tadi membantu nya berbelanja pagi tadi ,,
"apa yang ka Agam lakukan maaf ya jadi tidak enak ,,KA Agam minta maaf cepat ,,
"jedaarrr,, bagaimana bisa bos mereka meminta maaf pada anak buah,,
"'ka Agam cepat minta maaf dan setelah itu kita sarapan aku tunggu di atas ,, perintah mutlak Dhias setelah Dhias menjauh Agam pun langsung pergi ,,
"bagaimana pagi ini indah ya ,,ejek salah satu teman nya ,,
"iya indah sampai aku dapat hadiah di pagi hari ini ,,balas nya yang merasakan sakit di rahang nya ,,
"sudah bos hanya takut kekasih nya kabur kan kamu lihat sendiri bagaimana semalam kita hampir kena pukul bos karena memegang tangan kekasih nya ,,ucap satu teman nya dan memang benar semalam mereka hampir kena pukul bos mereka ,,
"bersambung,,