AGATHIS

AGATHIS
26



"honey untuk apa dia datang ,,tunjuk beni ke arah luwis dan luwis hanya diam tidak tahu harus bicara apa ,,


"aku saja tidak tahu harus menjelaskan apa ,,luwis yang bingung ,,


"kau jelaskan yang tadi ,,Seno ,,


"iya aku harus menjelaskan apa kau dan aku taruhan begitu untuk mendapatkan Lora atau apa ,,luwis semakin memperkeruh suasana,,


"honey jadi taruhan itu sungguhan kau bilang hanya pura-pura,,tangis beni makin kencang ,,


"honey jngan dengarkan pria tua itu aku tidak pernah suka dengan lora kan kau tau aku hanya berteman baik percaya padaku ,,Seno ,,


"hey aku tidak lupa saat makan siang bersama kau bilang Lora kekasih mu ,,luwis ,,


"kan dia bilang seperti itu honey ,,,tangis beni belum reda luwis menambah masalah ,,


"diam aku bilang diam ,,Seno,,


"hey tadi kau bilang aku harus bicara sekarang disuruh diam dasar pria labil ,,kesal luwis ,,


"honey kenapa pria itu yang marah kan disini aku yang disakiti ,,beni ,,


"aishhhh kau tidak membantu apa-apa ,,kesal Seno ,,


"kau yang mengganggu tadi saat aku sedang bersama Lora jujur saja kau takut kalah kan aku bisa dekat dengan Lora ,,bangga luwis ,,


"honey kan ,,beni semakin ngambek dan Seno mulai panik lagi ,,


"okey ,okey aku jelaskan aku dan Lora tidak ada hubungan apa-apa dan beni adalah kekasih ku sekarang terserah kau mau berpendapat apa yang jelas aku dan Lora tidak ada hubungan apa-apa selain kita berteman maaf karna sudah berbohong,,sesal Seno yang memeluk beni agar tenang ,,


"kau dan dia kekasih ,,tunjuk luwis pada mereka berdua dan tidak percaya ,,


"kenapa kau ada masalah sekarang minta maaf pada kekasih ku atau aku akan buat kau tidak bisa dekat dengan Lora ,,ancam Seno ,,


"honey apa itu semua benar ,,beni yang mulai reda tangis nya dan memeluk Seno ,,


"benar honey ,,Seno ,dan luwis yang melihat mereka hanya menggeleng tidak menyangka,,


"baiklah karna kau dan Lora tidak ada hubungan apa-apa selain berteman aku minta maaf pada kekasih mu dan semoga kalian langgeng aku tidak tahu kalian bersama jadi maafkan aku ,,sesal luwis ,,


"tidak apa aku memaafkan,,honey kita bobo ,,manja beni ,dan luwis mau muntah rasanya,,


"sekarang pergi sana urusan kita selesai dan masalah taruhan berjuang sendiri aku tidak akan ikut campur,,usir Seno ,,


"baiklah selamat bersenang-senang,,luwis pun keluar dari kamar Seno ,,


"bos sedang apa didalam ,,Lee,,


"ku harap kau normal Lee karna semakin kau jomblo semakin sempit pikiran mu ,,oceh luwis dan Lee tidak mengerti ada apa dengan bos nya ,,


"bos aneh ,,Lee ,,


"Lee aku mendengar apa yang kau katakan sebaiknya tidur aku lelah ,, perintah luwis yang masuk kamar nya ,,


"pagi nya luwis sudah berada di pantai menikmati suasana pagi ,,


"bagaimana kabar papi ,,sapa Leon yang tiba" sudah di samping luwis ,,


"baik ,apa sudah tidak marah pada papi ,,tanya balik luwis ,,


"marah tidak hanya kecewa apa itu tidak boleh ,tapi itu semua sudah berlalu ,apa papi sudah punya pengganti mom ,,tanya Leon,,


"tidak ,dan tidak akan ada yang bisa menggantikan mom disini ,,tunjuk luwis di dada nya ,apa Leon percaya apa yang papi katakan,,luwis ,,


"entahlah pengkhianatan yang papi lakukan pada mom sulit Leon terima ,,Leon ,,


"maafkan papi sungguh papi menyesal andai dulu papi tidak membuat kesalahan saat itu pasti kita akan baik-baik saja ,,sesal luwis ,,


"semua sudah berlalu dan Leon hanya tidak ingin mom terluka lagi mungkin mom dan Sean juga Luisa sudah memaafkan papi tapi tidak untuk Leon ,,ucap Leon,,


"apa maksud mu nak bukankah tadi Leon sudah memaafkan papi ,,luwis yang bingung,,


"ya Leon memang memaafkan papi tapi Leon minta papi pergi dari kehidupan kami tidak cukupkah pengkhianatan papi membuat aku takut untuk menjalin hubungan dengan orang wanita karna apa ,bentak nya ,,karna papi karna aku anak papi bukan tidak mungkin aku akan menjadi seperti papi dan aku tidak mau kelak aku menikah aku mengkhianati istri dan anak ku jadi bisakah berjanji padaku pergi dari kehidupan kami agar aku benar" bisa melupakan semua masa lalu yang selama ini aku takutkan,,pinta Leon dengan memohon,,


"apa itu sungguh permintaan mu nak apa tidak ada kesempatan bagi papi untuk memperbaiki semua nya apa itu begitu fatal ,,luwis ,,


"aku mohon papi jngan ganggu kehidupan kami lagi biarkan kami menjalani hidup ini tanpa papi aku mohon ,,sujud Leon di kaki luwis ,,


"papi masih sangat mencintai mom dan tidak bisakah satu kesempatan nak ,,pinta luwis lagi ,,


"papi pergi dari kehidupan kami atau Leon yang pergi dari kehidupan kalian ,,ancam Leon yang langsung pergi meninggalkan luwis dengan segala rasa kecewa dan sakit hati atas penolakan putra nya ,,


"tanpa berpamitan dengan Lora dan Sean akhirnya luwis dan Luisa juga Lee kembali ke negara nya sempat terjadi perdebatan antara luwis dan luisa tapi akhirnya Luisa mengerti bahwa kehadiran mereka hanya akan membuka luka lama karna tanpa sengaja Luisa mendengar semua perkataan sang kakak yang meminta papi nya untuk tidak hadir di kehidupan mereka Luisa hancur sama seperti hati papi nya bagaimana pun Luisa harus bisa berubah menjaga papi nya karna hanya Luisa yang papi nya punya ,,


"sok sibuk dan sombong pergi tidak pamit ,,Seno ,,


"apa pria itu benar pergi kenapa perasaan masalah dengan kita sudah selesai,,beni ,,


"om papi ada urusan yang penting mungkin makanya pergi tidak sempat berpamitan,,Sean ,,


"Lora dari tadi hanya memperhatikan Leon yang hanya diam juga dengan raut wajah muram Lora tau bagaimana anak nya dan pasti terjadi sesuatu karna bersamaan dengan pergi nya luwis juga Luisa yang tiba-tiba,,


"Leon ke kamar mom ada yang ingin mom bicarakan,,perintah Lora dan Leon sudah tau apa yang di bicarakan nanti ,,


"mom apa sean boleh ikut ,,Sean,,


"tidak tetap makan sarapan mu dan berjalan-jalan lah dengan om beni dan om Seno ,,tolak Lora ,,


"sampai di kamar Leon langsung duduk di bangku dan lora langsung melemparkan pertanyaan,, katakan bagaimana bisa luisa dan papi pergi ,,Lora ,,


"Leon jngan buat mom marah dan kecewa padamu ,,kesal Lora ,,


"apa yang mom ingin tahu tentang pria yang sudah mengkhianati mom dengan wanita lain iya mom pria itu sudah membuat mom terluka bahkan karna perbuatan nya kita harus terpisah dengan Luisa apa itu tidak cukup ,,emosi Leon ,,


"sayang maafkan mereka itu akan membuat hatimu tenang jngan dendam dengan papi karna bagaimanapun papi amat sangatlah sayang padamu ,,Lora ,,


"tapi pria itu sudah membuat mom terluka dan kami jadi tidak punya papi karna perempuan itu dan juga pria itu ,,kecewa Leon ,,


"itu masa lalu sekarang katakan apa yang membuat papi pergi bersama Luisa ,,Lora ,,


"Leon menceritakan semua nya pada Lora tanpa ada satu pun yang di tutupi Lora kecewa dengan sikap sang putra yang mungkin membuat luwis semakin sakit hati karna bagaimanapun tanpa sengaja Leon tidak akan memaafkan mereka ,,


"mom tanya padamu apa sekarang hatimu puas dan senang ,,Lora bertanya tapi Leon hanya diam karna hatinya bukan senang tetapi merasakan sakit hati semakin dalam ,,


"aku tidak tahu ,,Leon ,,


"mom tanya apa hatimu puas Sekarang,,Lora kembali bertanya,,


"dan Leon hanya menggeleng tanda dirinya tidak puas ,,mom maafkan aku ,,Leon menyesal ,,


"mereka sudah pergi dan mungkin kita tidak akan pernah bertemu dengan mereka lagi itu yang kamu mau bukan ,,Lora pun pergi setelah mengatakan itu pada Leon dan Leon menyesal juga sesak di dada nya ,,


"maafkan aku mom ,mom Leon minta maaf,,teriak Leon di kamar Lora tapi Lora sudah lebih dulu pergi keluar kamar karna dirinya juga butuh waktu untuk sendiri menenangkan hatinya yang merasakan sakit dan juga sesak ,,


****


"papi kita akan memulai semua dari awal hanya kita ,,Luisa yang saat ini sudah di pesawat bersandar di bahu luwis ,,


"terima kasih sudah mau bersama papi akhirnya ya ,,luwis bersyukur karna masih ada sang putri yang bersama nya ,,


"maafkan Luisa yang selama ini membuat papi susah ,,Luisa menyesal ,,


"tidak sayang apapun untuk mu ,,luwis ,,


"sampai di kediaman nya Luisa dan luwis langsung menuju kamar mereka masing-masing karna bagaimana pun mereka butuh waktu sendiri ,,


"Luisa memang terlihat baik-baik saja saat di pesawat tapi pada kenyataannya hatinya hancur melihat papi nya begitu kecewa walau berpura-pura terlihat semua baik-baik saja ,,luwis pun hanya bisa memandangi foto saat mereka masih bersama hanya itu kenangan keluarga indah bagi luwis sampai dirinya menyadari betapa pentingnya sebuah kesetiaan dan kejujuran,,


"pagi menjelang Luwis sudah rapi dengan setelan jas kantor nya karna dirinya tidak boleh terlalu lama terpuruk dirinya harus terlihat baik-baik saja di depan sang putri,,pagi sayang ,,sapa luwis ,,


"pagi papi ,,senyum tulus Luisa yang sudah lama luwis tidak dapatkan dan hari ini adalah awal bagi mereka berdua ,,


"papi kenapa tidak menunggu ku ,,sapa Sean yang baru turun dari tangga dengan baju piyamanya dan membuat kedua orang di meja makan bengong ,,kenapa kalian melihat ku seperti itu apa aku hantu ,,Sean yang langsung duduk ,,


"pagi papi ,,sapa Leon yang sudah rapi dengan setelan jas kantor nya yang baru turun dari tangga langsung mencium Luisa dan duduk di sebelah Sean ,,kenapa apa ada yang salah ,,tanya Leon karna melihat luwis dan Luisa yang belum memberi mereka jawaban,,


"sudah biarkan papi dan Luisa sarapan dan Sean segera mandi ,Leon bantu mom bawa ini karna ini kesukaan papi ,Luisa sayang nanti biar Sean yang antar ke kampus ya tidak baik bawa mobil sendiri,,ucap Lora yang duduk di sebelah luwis dengan senyum manis nya ,,


"luwis dan Luisa belum sepenuhnya sadar mereka hanya saling melirik takut ini hanya khayalan atau mereka masih bermimpi,mom apa ini nyata ,,tanya Luisa ,,


"apa mom terlihat seperti hantu ,, jawab Lora yang kembali makan ,,


"KA Leon ini di mimpi kan ,,Luisa ,,


"mana ada di mimpi ka Leon sudah tampan begini ,,Leon ,,


"KA Sean serius bisa antar Luisa ke kampus,,Luisa ,,


"iya bisa tapi tunggu ka Sean mandi dulu ya tidak lihat masih pakai piyama ,,Sean ,,


"dasar jorok kebiasaan,,ejek Leon ,,


"papi KA Leon itu ,, sedangkan luwis belum sepenuhnya sadar hanya diam sampai sebuah tangan menyentuh nya dan tersenyum di hadapan ya ,,


"hey kami nyata Sekarang makan sarapan nya bila dingin tidak akan enak ,, perintah Lora dan luwis langsung melahap nya ,,


"selesai sarapan Leon langsung menuju ke kantor sedangkan luisa asik bermain ponsel di ruang tamu menunggu Sean yang mandi dan luwis saat ini terus mengikuti Lora di dapur dari membersihkan meja makan mencuci piring kotor sehabis mereka makan ,,


"apa ini nyata ,,luwis terus berkata seperti itu takut berkedip dan semua Hilang dan sudah berkali-kali Lora katakan nyata dan mencubit lengan luwis tapi tetap luwis berkata,,apa ini nyata ,,luwis ucap lagi ,,


"mau berapa kali harus bertanya seperti itu tidak bisakah kau pergi ke kantor Leon sudah menunggu mu pasti di kantor apa kau ingin Leon marah lagi padamu ,,ancam Lora tanpa aba-aba luwis langsung pergi tapi kembali lagi menghampiri lora tanpa bilang langsung mencium pipi Lora itu untuk meyakinkan hatinya yang ada di hadapan nya saat ini nyata Lora nya nyata ,,


"Pagi bos ,,sapa lee yang baru tiba ,,


"apa tadi kau melihat Leon ,,tanya luwis yang masih ragu ,,


"tuan muda Leon kembali ,bos jngan bercanda ini masih pagi ,,Lee,,


"apa aku benar masih tidur atau berkhayal,,luwis berbicara sendiri,,


"tadi saat sarapan aku dan Luisa itu bersama Lora ,dan Sean juga Leon ,, cerita luwis ,,


"bos apa sudah separah itu mengkhayal tentang mereka saya tau bos Anda masih sangat berharap bersama tapi itu tidak akan pernah bisa,, ucapan Lee menyadarkan luwis pasti dirinya berkhayal,,


"sudahlah kita ke kantor sekarang,,luwis ,,


"sedangkan di dalam rumah setelah kepergian luwis dan Lee ,Lora juga Luisa dan Sean tertawa terbahak-bahak puas membuat luwis dan Lee bingung walau sebenarnya memang mereka datang tiba-tiba,,


"mom apa semua akan baik-baik saja ,,luisa ,,


"serahkan saja pada KA Leon biarkan mereka dekat dengan cara KA Leon sendiri,,Sean ,,


"mom ,KA Sean terima kasih sudah kembali oh ya terus butik disana bagaimana,,Luisa ,,


"mom sudah serahkan pada om Seno dan beni mungkin dalam beberapa hari mereka akan kesini ,,Lora ,,


"benarkah mom yeyeyeyeyye pasti akan seru ,,Luisa ,,


"sudah sebaiknya kalian berangkat dan Sean segera kembali ke rumah karna nanti temani mom belanja ,,Lora ,,


"baik bos ,,Sean yang langsung menggandeng tangan Luisa keluar rumah ,,


"sampai di perusahaan Leon tidak langsung ke ruangan luwis melainkan meninjau langsung pekerjaan para karyawan papi nya karna belum bnyak yang tahu siapa Leon yang sudah dewasa ini ,,


"kau anak baru ya sana buatkan aku kopi ,, perintah satu karyawan pria dengan angkuhnya,,


"maaf saya bukan OB disini ,,Leon menolak ,,


"hey mau aku adukan bila pekerjaan mu tidak becus anak baru saja sudah sombong,,pria itu ,,


"silahkan tapi ingat kau akan menyesal ,,ancam balik Leon ,,


"belum selesai masalah dengan pria yang menyuruh nya datang 2 wanita yang mencemooh nya ,,


"wajah nya boleh juga tapi pasti masuk sini nyogok ya hey anak muda apa kau anak orang kaya ,,wanita 1 ,,


"jelas tapi kenapa tidak buat perusahaan sendiri saja ,,tawa wanita 2,,


"pria ini tidak cocok wajah saja lumayan tapi bodoh ,,pria itu ,,


"oh atau apa ibumu menjual tubuh nya untuk bos kami makanya kau bisa masuk sini bekerja di perusahaan yang elit dengan gaji besar apa ibumu seorang ****** ,,ejek pria itu lagi ,,


"kesabaran Leon ada batas nya selama Tiga orang itu hanya menghina nya maka Leon akan diam tapi lain cerita bila mom nya yang di hina mau jabatan nya tinggi sekalipun Leon tidak akan takut maka kematian yang pantas untuk mereka ,,


"apa sudah puas menghina atau masih mau di tambah akan aku pastikan kalian akan menerima akibatnya,, setelah mengatakan itu dan melihat name tag karyawan papi nya Leon langsung pergi dengan wajah amat sangat marah ingin melampiaskan tapi tidak sekarang akan seru bila bermain-main nanti dengan mereka ,,


"sampai di ruangan sang papi Leon langsung masuk dengan wajah yang begitu kesal kaget jelas Lee kaget karna anak bos nya datang dengan wajah menahan marah ,,


"bos apa tuan muda Leon nyata ,,lee yang bertanya pada luwis ,,


"tuan muda Leon ,,sapa lee,,


"Lee panggil tiga karyawan papi menghadap ke ruangan ini cepat ,,bentak Leon ,,


"ada apa Leon ,,tanya luwis yang sudah sepenuhnya yakin bahwa kejadian tadi pagi dan di kantor nya semua nyata putra nya kembali ,,


"papi aku mau kau memecat mereka semua dan bawa mereka ke markas ,,ucap Leon ,,


"kau memanggilku papi nak sungguh apa kau sudah tidak marah lagi pada papi ,,ucap luwis yang langsung memeluk Leon tapi dengan cepat Leon lepas karna malu bila ada yang masuk melihat mereka berpelukan,,ada apa Leon ,,tanya luwis ,,


"malu papi nanti saja di rumah ,,ucap Leon dan itu membuat hati luwis senang ,,


"tidak lama ketiga karyawan yang tadi bertengkar dan menghina dirinya juga mom nya sudah ada di hadapan nya dengan wajah angkuh Leon duduk di sofa sedangkan ketiga orang itu hanya melihat dengan rasa tidak senang ,,


"Leon ada apa ini kenapa mereka bertiga di bawa ke sini ,,luwis ,,


"sekarang putar cctv yang ada di ruangan mereka tadi pagi pas aku datang ,,tidak lama lee memutar video cctv disana awal nya luwis mencoba tenang karna bagaimanapun karyawan belum tahu siapa Leon tapi di detik berikutnya emosi nya tidak terbendung lagi Leon dan Lee dapat melihat itu bagaimana bos nya menahan amarah bagaimana bisa pujaan hatinya di bilang ****** yang menjual tubuh nya pada dirinya sudah bosan hidup ketiga orang itu ,,


"baik bos ,dan ketiga orang tersebut hanya bisa pasrah mereka akan meminta maaf dan pasti di bebaskan begitu pikir mereka ,,


"putra ku kembali,,ucap luwis yang langsung memeluk Leon lagi tidak ada penolakan dari Leon karna bagaimanapun Leon juga sangat merindukan pelukan luwis ,,


"maafkan aku ,,ucap Leon dengan penuh sesal yang membalas pelukan luwis begitu erat ,,


"tidak perlu meminta maaf karna memang papi yang salah ,,ucap luwis karna tidak ingin putra nya sedih dan merasa bersalah,,


"tapi mom bilang aku keterlaluan pada papi jadi aku minta maaf ,,Leon ,,


"tidak perlu di bahas lagi itu semua masa lalu kita akan mulai dari awal ,,luwis ,,


"papi boleh Leon duduk capek berdiri ,,ucap Leon dengan manja dan itu membuat luwis senang karna Leon nya sudah kembali manja padanya ,,


"duduk nak maafkan papi kita duduk sekarang,dan jelaskan bagaimana kalian bisa sampai sini ,,luwis ,,


"jadi gini pih sebenernya setelah mom tau aku yang membuat papi juga Luisa pergi mom marah besar padaku dan tidak mau bicara padaku Sean pun ikut mendiami ku sampai kami pulang ke rumah pun mom tetap diam sampai aku mendengar tangisan mom yang ternyata mom masih berharap dan mencintai papi mungkin aku yang terlalu egois karna aku pikir mom sudah melupakan papi ternyata mom amat sangat merindukan papi ,,Leon ,,


"terus ,,luwis makin penasaran,,


"setelah mom tidur aku ke kamar mom dan tidak sengaja aku melihat buku harian mom disana semua perasaan mom curahkan mom menyesal berpisah dengan papi dan mom tidak bisa melupakan papi jadi aku putuskan untuk kembali dan memulai dari awal ,,sesal Leon yang menunduk langsung luwis memeluk nya terharu ternyata Lora tidak sepenuhnya membenci nya ,,


"papi janji itu tidak akan terjadi lagi dan kebahagiaan kalian yang utama papi tidak akan membuat mom kecewa dan menangis lagi itu Janji papi apapun asal kalian bahagia,,ucap luwis yakin ,,


"apapun jadi bila aku meminta semua harta papi atas nama mom apa papi keberatan,,Leon ,,


"tidak akan papi lakukan secepatnya papi akan urus semua menjadi milik mom ,,ucap luwis ,,


"terima kasih papi Leon sangat merindukan papi ,,peluk Leon pada luwis ,,


"Sean bagaimana,,luwis ,,


"Sean ingin melanjutkan kuliah katanya ingin jadi dokter apa papi keberatan,,Leon ,,


"tidak apapun untuk kalian dan putra papi yang ini ingin apa ,,luwis ,,


"aku ingin seperti papi menjadi pemimpin,,Leon ,,


"apa papi harus pensiun tidak masalah buat papi karna akan lebih bnyak waktu untuk bersama mom ,,luwis ,,


"nanti saja aku harus belajar bnyak pada papi bila saat nya tiba dan Leon siap maka Leon akan beritahu papi ,,Leon ,,


"baiklah apapun untuk kalian ,oh ya bagaimana dengan tiga orang itu ,,luwis ,,


"aku akan bermain sedikit dengan mereka agar tidak lagi sembarangan bila berbicara,,Leon ,,


"baiklah kita akan bersenang-senang nanti ,,luwis saat mereka sedang berbincang seorang wanita masuk ,,


"luwis kemana saja kau aku beberapa kali menelpon mu kenapa sangat sulit ,,Tia ,,


"ada apa datang kemari ,,luwis ,,


"hey kenapa sikap mu berubah dan siapa pria muda itu ,,tunjuk Tia ke arah Leon ,,


"Leon kenalkan wanita ini rekan bisnis papi dan Tia ini putra ku ,,luwis tapi tatapan Leon luwis sangat paham bahwa putra nya tidak menyukai adanya Tia di antara mereka,,


"Leon ,,sambil berjabat tangan dan di balas Tia pun menjabat tangan Leon,,


"apa kedatangan ku mengganggu kalian saat ini ,,Tia yang merasakan tatapan Leon tidak suka ,,


"bos sebentar lagi ada meeting ,,ucap Lee tiba-tiba yang masuk ruangan luwis ,,


"Leon papi tinggal sebentar ya ,Tia aku pergi dulu ,,ucap luwis yang pergi bersama Lee,,


"sepeninggal luwis Leon masih dengan wajah tidak suka nya ,boleh aku bertanya,,Leon ,,


"silahkan,,Tia yang dengan santai menjawab,,


"apa hubungan mu dengan papi hanya sebatas rekan bisnis atau ada maksud lain ,,Leon ,,


"apa maksud mu aku punya perasaan pada luwis ,anak muda aku cukup dekat dengan luwis bahkan tidak jarang kami makan bersama dengan keluarga ku tapi ini u hanya sebatas teman tidak lebih ,,Tia ,,


"jngan berbohong,,Leon yang belum sepenuhnya percaya ,,


"itu terserah padamu walau aku mengejar itu hanya akan sia-sia karna kau pasti tau siapa yang ada di hati luwis ,,Tia ,,


"aku hanya tidak ingin mom terluka untuk yang kedua kalinya karna kami akan memulai semua dari awal ,,Leon ,,


"itu bagus jadi luwis bisa berhenti jadi orang gila kerja karna kau tau hidup nya hanya untuk kerja dan kerja ,,Tia ,,


"ya aku harap kau benar-benar tidak ada niat lain dekat dengan papi ,,Leon ,,


"hey anak muda aku hanya rekan bisnis dan kami akrab apa itu belum juga membuat dirimu puas dengan penjelasan ku ,,Tia yang tidak terima ,,


"entahlah ,,Leon ,,


"baiklah bisa bantu aku satu hal ,,Tia ,,


"apa ,,Leon ,,


"aku sebenarnya sedang mengincar Lee hanya saja pria itu sangat sulit dekat dengan wanita ,,Tia ,,


"kau yakin bukan ingin mencoba dekat dengan papi ,,Leon ,,


"aku serius aku kira dengan akrabku bersama luwis bisa membuat Lee cemburu atau melirik padaku ternyata tidak pria itu sangat sulit di dekati ,,Tia yang pasrah,,


"mau aku bantu asal kau tidak mengganggu hubungan mom dan papi ,,Leon ,,


"aishhh anak ini ,cepat katakan,,Tia yang tidak sabar ,,


"murah ungkap perasaan mu padanya ,,Leon ,,


"hey begitu aku ungkapkan cinta sudah pasti di tolak ,,Tia ,,


"apa kau pernah mencoba bagaimana kau tau apa Lee menyukai mu atau tidak di tolak sekali tidak akan membuat kau mati justru buktikan kau serius padanya ,,Leon ,,


"apa kau yakin ,,Tia ragu ,,


"cobalah dan bila memang gagal kita buat rencana lain ,,Leon ,,


"kau serius mau membantu ku ,,Tia curiga ,,


"ya aku serius pantang seorang pria tidak menepati janji nya ,,Leon ,,


"baiklah aku percaya sekarang aku pergi dulu ada urusan yang harus aku kerjakan kita ketemu lagi nanti bye salam buat momi mu ,,Tia pun keluar dari ruangan luwis dengan percaya diri walau di hati nya yakin pasti di tolak ,,


"mom saingan satu pergi dan kali ini tidak akan aku biarkan wanita manapun mendekati papi ,,ucap Leon pada dirinya sendiri karna tidak ingin mom nya terluka lagi ,,


"ceklek pintu ruangan luwis terbuka ,sayang mana papi ,,tanya Lora dan Sean yang masuk ke ruangan luwis hanya melihat Leon yang sedang bermain HP,,


"mom kau datang kenapa tidak bilang ,,Leon yang memeluk dan mencium pipi Lora ,,


"apa kami harus laporan padamu dasar sok kuasa ,,ejek Sean yang langsung Duduk di sofa ,,


"mana papi ,,tanya Lora ,,


"papi meeting apa hanya papi yang di tanya tidak putra mu yang tampan ini ,,Leon merajuk ,,


"hey kau di depan mata sedangkan papi tidak ada wajar mom hanya menanyakan papi kekanakan,,ejek Sean lagi ,,


"kau awas kau ya ,,kesal Leon ,,


"sudah ini mom mengantar makan siang untuk kita makan bersama karna sehabis itu mom akan menjemput adik mu bersama Sean ,,Lora ,,


"boleh aku ikut mom ,,Leon ,,


"katanya mau dekat dengan papi ,,ucap Lora ,,


"iya kan sudah lagian aku belum sepenuhnya menjadi pemimpin disini jadi masih bnyak waktu luang kan ,,Leon ,,


"tidak bertanggung jawab,,sindir Sean ,,


"apa maksud mu ,,kesal Leon ,,


"kau akan jadi pemimpin seharusnya lebih serius lagi dalam menjalani nya bantu papi saja kasihan kan papi tidak ada yang bantu ,,Sean ,,


"mom Sean mulai lagi ,,Leon adu nya pada Lora ,,


"yang di katakan Sean benar ,,Lora membela membuat Sean senang ,,


"kalian disini ,,tanya luwis yang tiba-tiba sudah masuk ,,


"apa sudah selesai meeting nya ,,tanya Lora yang mendekati luwis lalu memeluk nya ,,


"mom masih ada kami disini ,,canda Sean ,,


"sudah lebih baik kita tinggal kan saja mom disini dan biar kita saja yang menjemput tuan putri dari kampus,,usul Leon ,,


"kau benar kali ini aku setuju,,Sean pun menarik Leon tanpa aba-aba keluar dari ruangan dan sebelum pergi memberi pesan pada Lee agar tidak ada yang boleh ganggu orang tua mereka di dalam dan Lee cukup paham ,,


"anak-anak sudah pergi kita bisa lanjutkan,,luwis ,,


"lanjutkan apa jngan mengada-ada aku hanya ingin memeluk,,ucap Lora yang duduk di sofa ,,


"ya kita bisa berpelukan lagi kan tadi belum puas karna ada anak-anak,,luwis ,,


"sudah jngan berlebihan sekarang makan siang dulu setelah itu lanjutkan pekerjaan mu dan aku akan pulang ,,ucap Lora tapi luwis langsung muram ,,


"temani aku disini dan kita akan pulang sama-sama,,pinta luwis ,,


"yang ada kamu tidak akan fokus ,,Lora ,,


"aku akan fokus pada pekerjaan asal kau ada disini menemani aku ,,manja luwis ,,


"baiklah aku akan disini menunggu apa kau puas ,,pasrah Lora ,,


"puas dan aku akan makan ,,luwis ,,


\*di kampus Luisa menunggu di jemput sang kakak karna sudah janji akan menjemput nya bersama mom dan mereka akan jalan-jalan di taman ,,


"teriakan para gadis di kampus membuat Luisa penasaran ada apa kenapa heboh di pintu gerbang kampus dan tanpa sengaja Luisa dengar bahwa ada dua pria tampan dengan mobil keluaran terbaru ,,


"ada apa sih ,,tanya Luisa ,,


"itu ada pria tampan di gerbang kampus dan mobil yang mereka pakai sangat-sangat keren ,,ucap salah satu teman nya,,


"apa setampan itu ,,Luisa makin penasaran,,


"iya sangat tampan seperti nya mereka orang baru disini ,,ucap teman yang lain ,,


"Luisa karna sudah penasaran pun mendekati keramaian yang ada di gerbang dan baru tau siapa yang membuat kehebohan di kampus nya ,,kalian ,,ucap Luisa dan semua menatap Luisa heran ,,


"kau kenal dengan mereka ,,tanya teman nya lagi ,,


"sangat karna mereka kakak ku ,,ucap Luisa yang langsung masuk mobil tanpa mau memberi penjelasan lebih lagi ,dan Leon juga Sean masuk mobil,,


"dasar para gadis kenapa harus berteriak kuping ku sakit ,,oceh Sean ,,


"mereka baru melihat kita wajar bila mereka bingung dan bersikap aneh ,,Leon ,,


"lain kali tidak usah jemput biar aku bawa mobil sendiri saja atau di antar supir ,,mood Luisa buruk karna kesal ,,


"kau kenapa ,,Leon ,,


"iya aneh ,,Sean ,,


"aku kesal karna kalian jadi pusat perhatian dan aku tidak mau kakak ku di lirik para gadis ,,Luisa ,,


"tenang saja mereka bukan tipe kami ,,Leon ,,


"lagian mereka hanya melihat tidak akan bisa memiliki kami ,,Sean ,,


"tapi aku takut akan kehilangan lagi kita baru bersama dan aku belum siap kalian akan jadi milik orang lain ,,Luisa ,,


"hey kami akan selalu bersama dengan mu tidak akan terpisahkan jika salah satu diantara kami punya pasangan maka itu atas persetujuan mu ,,ucap Leon yang tidak ingin adik nya sedih ,,


"benarkah bila aku tidak suka apa kalian akan menerima keputusan ku ,,Luisa ,,


"iya kami janji tidak akan membantah apapun permintaan tuan putri,,janji Sean ,,


"terima kasih Luisa sayang sama KA Leon dan KA Sean ,,ucap Luisa yang menangis terharu ,,


,


,


,


,


,


,


,


,,


,


,


"bersambung