Absolute Magic

Absolute Magic
BAB 3 : PERTEMUAN DENGAN PAHLAWAN



hari-haripun berlalu sudah tujuh hari vasko tingal dikastil, disini ia diperlakukan dengan sangat baik dan dihormati oleh semua orang yang ada disini.


hari-hari vasko diisi dengan berlatih mengunakan pedang tapi dia memiliki tubuh yang lemah jadi vasko selalu kalah jika latih tanding dan bahkan jika berlatih mengunakan boneka bambupun ia tidak bisa membelahnya.


nama ksatria yang melatihnya adalah


"Emet Resting" dia adalah kepala ksatria dikerajaan dan orang-orang mengaguminya karena dia orang bijaksana dan pintar tapi dia juga orang yang tidak pandang bulu kepada seorang kriminal atau semacamnya.


Emet memiliki tubuh besar berambut hitam dan memiliki kumis tebal dia memiliki kepribadian yang dingin kepada orang yang tidak ia kenal tapi disisi lain dia sangatlah ramah kepada orang-orang disekitarnya.


pada pertama kali Emet bertemu dengan vasko ia bahkan tidak peduli dengan gelar pahlawan milik vasko Emet memperlakukan vasko dengan dingin dan mengangap vasko sama dengan orang-orang yang ada dilapangan pelatihan.


tapi seiring berjalanya waktu vasko dan Emet mulai dekat dan sekarang Emet sudah mengangap vasko sebagai temanya.


"hah!hah!hah!"


"kau sedah kelelahan segini saja bagaimana jika kau nanti dikejar musuh"ucap emet.


"apa maksudmu hanya segini kau menyuruhku berlari tiga puluh kali mengelilingi lapangan!!!" ucap vasko.


"kau harus memiliki stamina yang bagus sebagai ksatria"ucap emet


"lagipula aku tidak yakin bahwa aku bisa menyelamatkan umat manusia,maksudku aku bahkan tidak memiliki kemampuan kuat atau semacamnya"ucap vasko.


"kau salah!, sekarang memang kita tidak mengetahuinya tapi sebentar lagi kau pasti akan tahu apa kemampuanmu"ucap emet.


"dan juga kemampuan seseorang tidak akan berhenti jika orang itu tidak berhenti berlatih tapi yang paling cocok adalah membunuh moster itu akan meningkatkan exp maka kau akan cepat bertambah kuat"


"apa maksudmu?"ucap vasko.


"sebenernya raja telah memerintahkan bahwa kita akan membawa bola kristalnya sekarang dan seluruh kandidat pahlawan juga sudah tiba"ucap emet.


"bukan itu,yang kumaksud adalah tentang kemampuan seseorang tidak akan berhenti" ucap vasko.


"ohh maksudku adalah jika kau sekarang memiliki kelincahan 10 maka kau bisa meningkatkan kelincahanmu dengan exp yang kau dapat,begitu pula dengan sihir,kekuatan atau yang lainya"ucap emet.


"baiklah pelatihan kali ini sampai disini saja kau harus istirahat dan memulikan tubuh lemahmu itu"ucap emet.


lalu vaskopun pergi meningalkan lapangan pelatihan dan memikirkan tentang apa yang diberitahu emet kepadanya.


...(KEESOKAN HARINYA)...


*suara ketukan pintu*


"tuan pahlawan,yang mulia meminta anda untuk bertemu"ucap seorang pelayan.


"ohh baiklah aku segera kesana"ucap vasko.


lalu vasko segera pergi menuju kastil raja dan seperti pertama kali ia datang seorang ksatria selalu mengagetkanya dengan teriakan laporanya.


'apa tidak ada cara lain jika melaporkan seseorang datang'pikir vasko.


"tuan pahlawan maafkan saya karena memangil anda secara mendadak tapi ada satu hal yang inggin saya sampaikan kepada anda"ucap Raja.


"tidak apa aku juga sedang sengang lalu apa yang inggin kau beritahu?"ucap vasko.


lalu vasko dan Raja pun berbincang-bincang panjang tentang penilaian kemampuan yang akan dilakukan keesokan harinya Raja juga memberitau vasko bahwa bukan hanya vasko kandidat pahlawan yang akan ada ditempat penilaian.


Raja juga memberitau vasko bahwa penilaian kemampuan akan dilakukan disini jadi ia tidak perlu pergi jauh-jauh untuk menilai kempuan.


hasil dari penilaian kemampuan ini akan diumumkan kepada masyarakat agar mereka tidak terlalu khawatir akan serangan iblis karena kita telah memiliki pahlawan.


setelah pembicaraan itu vasko segera pergi dan kembali keruangannya untuk istirahat tapi diperjalanan ia bertemu dengan emet dah emet menyuruh vasko untuk berlatih.


"ahh aku sedang tidak mau berlatih jadi untuk hari ini aku tidak akan mengikuti pelatihan" ucap vasko.


"oh baiklah kalau itu keinginanmu"ucap emet.


*menghela nafas*


"ahhhh!!! sudah kubilang aku tidak akan mengikuti latih-"ucap vasko dengan nada tinggi.


"emmm maafkan aku karena mengangumu" ucap angela.


"ohh angela tidak apa kupikir itu adalah emet,jadi apa yang membuatmu kemari"ucap vasko.


"tidak ada aku hanya inggin membertahumu bahwa besok akulah yang akan mengantarmu untuk penilaian kemampuan"ucap angela.


"baiklah kalau begitu aku akan pamit dahh maaf telah mengangu istirahatmu"ucap angela.


"ohh baiklah sampai jumpa"ucap vasko.


...(KEESOKAN HARINYA)...


*suara ketukan pintu*


"tuan,nona angela telah menunggu anda"ucap salah satu pelayan.


"ya aku akan segera kesana"ucap vasko.


hari ini adalah hari penilaian kemampuan vasko jadi dia sedikit gugup,ya meskipun jika dia tidak memiliki kemampuan dia mungkin akan segera dikembalikan kedunia asalnya.


"kenapa dia sangat lama sekali"ucap angela


Beberapa saat kemudian.


"maaf aku terlambat"ucap vasko.


"cepatlah kita tidak punya waktu untuk sekarang"ucap angel dengan menarik tangan vasko.


akhirnyaa mereka sampai keruangan penilaian kemampuan, ada banyak orang disana yang sepertinya mereka semua adalah para bangsawan dan ada empat orang pria


Yang dikerumuni oleh para bangsawan-bangsawan itu.


"hei angela,empat orang itu apa kau tau mereka itu siapa?"ucap vasko


"ouh itu,itu adalah para pahlawan yang sama sepertimu"ucap angel.


'yah memang logikanya tidak mungkin manusia hanya memangil satu pahlawan' pikir vasko


lalu setelah itu vaskopun dikerumuni sama seperti para pahlawan yang lain,pertanyaan mereka hanyalah bagaimana dengan keadaan duniamu dan semacamnya ada juga yang berterima kasih kepada vasko karena mau datang kedunia ini dan lain-lain.


waktupun berlalu vasko terus menjawab satu-satu pertanyaan para bangwan itu hingga akhinya salah satu pahlawan yang lain datang menghampirinya.


"halo,apakah anda juga kadidat pahlawan?"ucap pahlawan itu


"oh ya saya juga kadidat pahlawan"ucap vasko.


"hahh baguslah karena aku tidak terlalu bisa berbahasa formal haha"ucap pahlawan itu sambil menghela nafas dan tertawa kecil


"ya akupun sama,itu sangatlah melelahkan haha"ucap vasko dengan tertawa kecil


vaskopun berbincang-bincang bersama pahlawan itu saling berbagi cerita masa lalu dan masa saat pertama mereka dipangil kedunia ini.


"masa lalumu sangatlah menusuk hati,dasar orang tua tidak berguna bisanya hanya melampiaskan amarah kepada putranya"ucap pahlawan itu dengan amarah.


"Yahh akupun kesal dengan orang tuaku,tapi itu tidak Akan mengubah takdir bahwa dia adalah orang tuaku"ucap vasko


"oiyah aku belum memperkenalkan diri,namaku Shin guards"ucap pahlawan itu


"namaku vasko"ucap vasko


tak terasa waktupun berlalu hingga akhirnyaa datanglah seorang pria berjubah putih dengan lambang dua sayap putih didadanya sedang membawa bola putih dikedua tanganya.