Absolute Magic

Absolute Magic
BAB 19 : PELATIHAN NERAKA (II)



"!!!API NAGA!!!"ucap vasko dengan berteriak.


sebuah semburan api yang membara keluar dengan dahsyat,api itu menyerupai bentuk naga yang sangat besar dan bergerak lurus kearah gerombolan patung-patung yang di hadapan vasko.


seketika golem-golem yang tadinya mengkeroyoki vasko terhenti dan terdiam,para golem-golem itu berbeda dengan serigala-serigala yang pernah vasko lawan.


waktu itu para serigala-serigala bisa terbunuh dengan sangat mudahnya oleh api naga tapi para golem membentuk dinding mengunakan tubuh golem yang paling terdepan sehingga golem yang di belakang tidak terkena oleh api naga milik vasko.


beberapa saat api naga milik vasko akhirnya berhenti keluar dan vasko yang baru menyadari bahwa tidak semua golem terkena oleh api itu hanya bisa pasrah dengan tatapan tidak percaya.


"t-tidak mungkin api naga ku"ucap vasko dengan terkejut.


setelah beberapa saat vasko terjatuh dan terbaring di atas tanah,vasko hanya bisa pasrah dengan nasib yang akan menantinya.


'haaaa jadi ini akhirnya,aku kira aku akan bisa membalas kepada kerajaan itu haha'pikir vasko ketika terbaring.


'maaf dewi sialan sepertinya aku tidak bisa melakukan permintaan mu'ucap vasko


'tapi akhirnya aku bisa mati juga setelah melakukan banyak sekali percobaan bunuh diri dibumi hahaha'pikir vasko dengan tawa kecil.


setelah itu penglihatan vasko perlahan-lahan mengelap dan tidak menunggu lama penglihatan vasko sepenuhnya gelap dan tidak melihat apapun.........


yang di rasakan vasko saat itu seperti mengambang di dalam air yang gelap tapi secara perlahan-lahan muncul dua bola mata berwarna merah terang di samping vasko.


!ilustrasi!



vasko yang masih tidak menyadari itu hanya mencoba bergerak untuk segera keluar dari air,ia mencoba bergerak namun itu tidak ada gunanya karena tubuh vasko seperti ada yang merantai dan mengekang tubuhnya.


'a-apa ini,kenapa tubu-agrhhh'


tubuh vasko seperti tertusuk sesuatu,vasko kemudian berteriak kesakitan sehingga itu membuat'nya terlalu banyak meminum air dan kembali kehilangan kesadaran'nya kembali.......


......................


......................


"uhhhh dimna ini?"ucap vasko yang baru saja bangun.


"huh!bukan kah ini di kamar masion milik merlin?"ucap vasko dengan memegang kepala'nya.


setelah diam beberapa detik ia kemudian segera bangun dari tidurnya dan menggecek luka-luka yang ada di tubuh'nya.


vasko sangat terkejut ketika melihat seluruh luka-luka di tubuh nya menghilang seperti tidak pernah terjadi apapun,memang bisa saja itu efek penyembuhan dari merlin tetapi luka-luka yang sebelum nya sangatlah parah bahkan bisa dibilang itu sangat mustahil untuk di sembuh kan.


vasko masih tidak mempercayai ini tetapi jika ia melihat dari gelar merlin bisa saja ini adalah ulah nya.


"tok!tok!tok!"ketukan pintu.


vasko segera menyuruhnya masuk dengan berteriak keheranan.


"yang mulia sekarang saatnya latihan,saya sudah menyiapkan makanan dan bak air untuk anda mandi"ucap merlin dengan menundukan kepalanya.


"latihan?bukankah kau sudah tahu bahwa aku baru saja pulih akibat latihanmu,bisa kita tunda dulu untuk sekarang"ucap vasko.


merlin yang mendengar itu sontak kebingungan karena bagi'nya vasko tidak pernah berlatih sekali'pun denganya.


tentu saja vasko pun heran dengan jawaban merlin vasko mengigat betul bahwa dia baru saja berlatih dengan latihan gila dari merlin.


"apa kau benar-benar tidak mengigat latihan yang kau berikan kemarin?"ucap vasko dengan kebingungan.


"ohh maksud anda tentang ilusi yang saya berikan?maafkan saya yang mulia saya tidak menyangka anda akan seperti ini"ucap merlin.


"huh!bukan itu lagi pula bukankah aku meminta mu melatihku karena aku tidak ingin berfikiran naif seperti sebelumnya?"ucap vasko.


merlin kebingungan dengan apa yang vasko bicarakan,tapi merlin tetap mencoba mengigat semuanya."agrhhh sudah lah lupakan"ucap vasko.


vasko lalu turun kelantai bawah untuk makan dan mandi setelah selesai mandi dan makan merlin lalu bertanya seperti apa yang ia tanyakan waktu itu,apa dulu yang vasko ingin merlin latih,apakah itu tentang sihir?ataukah tentang sifat?atau mungkin tentang cara mengatur stategi.


sontak vasko terkejut dengan itu karena baginya ini seperti mengulang waktu kembali, vasko sangat yakin bahwa dia pernah mengalami ini kemarin.


vasko hanya diam dan memikirkan semuanya,vasko tidak mengatakan apapun tapi merlin yang melihat itu mengangap bahwa vasko sangat pintar karena bisa memikirkan apa yang dia perlukan terlebih dahulu.


'haaaa tentu saja dia sangat pintar,sepertinya aku tidak salah'pikir merlin dengan wajah kegirangan.


'bagaimana ini bisa terjadi,apakah karena aku mati,atau karena hal lain?tapi jika ini sebab aku mati maka aku harus menghindari kematian seperti kemari'pikir vasko.


'tapi bukankah latihan yang kemarin adalah latihan yang merlin putuskan sendiri?aku bahkan tidak memikirkan nya saat itu,tapi kali ini akan berbeda' pikir vasko


setelah memutuskan dan baru menyadari bahwa tingkah dan raut wajah merlin."hei apa yang kau lakukan,aku kira kakek-kakek yang berumur panjang tidak mungkin mengeluarkan raut wajah seperti itu"ucap vasko.


"hohoho umur panjang bukan berarti aku harus diam terpaku yang mulia"ucap merlin dengan tertawa.


"jadi latihan apa yang anda inginkan terlebih dahulu yang mulia?"ucap merlin.


"aku ingin melatih pikiranku terlebih dahulu merlin"ucap vasko dengan yakin.


setelah mendengar itu merlin lalu tertawa dan segera merampal kan sihir teleport,tentu saja vasko terkejut dan yakin bahwa ini benar-benar pilihan yang berbeda dengan yang kemarin.


setelah selesai merampal'kan sihir merlin kemudian memangil vasko untuk segera masuk ke dalam.


vasko lalu berjalan masuk kedalam pintu itu setelah melangkah kan kakinya kedalam pintu itu vasko tidak bisa melihat apapun dan hanya kegelapan yang menyelimuti nya.


ketika vasko membalik kan badan dan mencoba kembali tapi pintu itu secara perlahan-lahan mengecil.


"oii merlin!! merlin jangan di tutup!!"teriak vasko.


tapi percuma saja pintu itu sudah menutup sepenuhnya dan vasko bahkan tidak bisa melihat apapun sekarang.......


vasko terus memangil-mangil merlin dengan berteriak tapi bukanya suara balik dari merlin malah yang di dengar vasko hanya suara balik dari nya sendiri.


"merlin!! di mana kau merlin!!"teriak vasko.


"merlin!!"


"merlin!!"


vasko terus berjalan tanpa arah karena dia tidak bisa melihat apapun.


setelah sekian lama vasko berjalan ia akhirnya memutuskan untuk beristirahat dan duduk entah di mana,beberapa menit berlalu akhirnya vasko memutuskan untuk berjalan kembali dan berharap agar bisa bertemu kembali dengan merlin.


"whof!!whof!!whof!!whof!!"