Yuna'S Love Story

Yuna'S Love Story
Chapter 38 (keributan di rumah sakit)



Beberapa saat.....


"Kau harus lebih menjaga kandungan mu ya". Dokter.


Yuna :"hmmm".


Mereka keluar ruangan...


Yuna :"arigatou kakashi-san, sudah menemaniku".


Kakashi :"yaa"...


Kelakuan obito menjadi semakin cuek pd yuna. Bahkan suatu hari dia pulang hanya untuk ganti pakaian saja. . . .


"Punggungku sakit sekali". Pekik yuna. . .


"Aaah sial, aku lupa, aku blm menengok hinata, dia kan baru melahirkan. . . . aku akan menemuinya skrg". . . dlm hati yuna.


Yuna bersiap siap, dia tampak cantik meski perutnya buncit.


Dia berjalan sangat pelan. . .


"Aku akan pergi ke toko bunga ino terlebih dahulu ".


Sesampainya.. . .


Yuna :"ohayou ino-chan". Dgn senyum lebar


Ino :"oh yuna, ohayou gozaimasu. . . lama tak jumpa, bagaimana kabarmu? ".


Yuna :"sangat baik".


Ino :"ah ya, aku sudah mendengar kabar kehamilan mu dr suamiku. Hehe".


Yuna :"benarkah?. . . . ouh kau juga sedang hamil? ".


Ino :"ah ya, hehe".


Yuna :"mmmm. . . apa kau sudah melihat hinata? Dia sedah melahirkan beberapa hari lalu. "


Ino :"aku sudah melihatnya saat Setelah dia melahirkan. Kau tau, anaknya Lakilaki dan sangat mirip dgn naruto",.


Yuna :"benarkah? Apa semua anak mirip dengan ayahnya? "


Ino :"ah tidak semua, hehe".


Yuna :"begitu. . . . aku ingin membeli bunga aku akan melihatnya hari ini. ".


Ino :"oh ya, silahkan".


Yuna memilih milih bunga.


Sai :"oh yuna?kau sedang apa dsini? "


Yuna :"sai-kun. . . aku akan melihat hinata, jd aku ingin membawakan bunga untuknya".


Sai :"oh begitu, aku jg akan melihatnya lg hari ini, ada yg harusku sampaikan pd naruto. Dia pasti sedang dsana, "


Yuna :"ya, mungkin saja".


Yuna dan sai pergi ke rumah sakit untuk melihat hinata yg sudah melahirkan.


*kreeekkkk*. Membuka pintu


Naruto :"mmm? ".


Sai :"ohayou gozaimasu naruto-kun, hinata-chan. . . . . hah? Kau ada disini Shikamaru? ".


Shikamaru :"ya. . .".


Sai :"kau tak bersama istrimu? "


Shikamaru :"dia sedang di desa suna".


Sai :"oh begitu. . . "


Yuna masuk.


Yuna :"ohayou minna".


Hinata :"yuna-chan"


Yuna :"hinata, gomennasai. Aku baru melihatmu hari ini ".


Hinata :"tak apa, terimakasih sudah datang ".


Yuna :"ya.. . . ini. . . ". Memberikan bunga.


Hinata :"arigatou yuna-chan". .


Tiba tiba. . .


Yuna :"aawwww perutku. . . "


Naruto :"apa yg. . . . . kau knapa? "


Yuna :"perutku sakit".


Shikamaru :"mendokuse. . . . ".


Sai :"apa dia akan melahirkan? ".


Hinata :"bukankah usia kehamilan nya masih muda".


"Aaaawwsshhhhh". Jerit yuna


Naruto :"Shikamaru, pegang yuna dulu. "


Shikamaru :"eeeeh? Apa yg harus ku lakukan? ".


Sai :"di buku tertulis, jika seorg wanita hamil merasakan nyeri di perut. Itu tandanya bayi nya sedang menendang²perut nya".


Shikamaru :"yuruseeeeee. . . . "


Sai :"gomen".


Shikamaru :"sai bantu aku membawanya ke sofa. ".


Sai :"ya. . . "


Shikamaru :"kemana si naruto itu? ". . ..


Hinata :"naruto-kun sedang memanggil dokter. . . "


Tiba tiba yuna pingsan. . . .


Shikamaru :"oyyy bangunlah. . . ".


Semua dibuat panik olehnya. . .


Naruto :"cepatlah dokter. . . . ".


"Apa yg terjadi". . . tanya dokter.


Naruto :"aku tdk tahu".


"Biar ku periksa ". Ucap dokter.


Beberapa saat. . .


Naruto :"ada apa. . . knp dia seperti itu? "


"Perutnya kram. Dan dia sedikit depresi. Tolong bantu hibur dia. Akhir akhir ini dia selalu sendiri untuk memeriksakan kandungannya. Hanya saja, , , kemarin kakashi-sama mengantarnya". Ucap dokter. . .


Shikamaru :"sialll.. . . apa yg dilakukan suaminya itu. . . "


Naruto :"sialllll". . ..


Yuna pun sadar dr pingsan nya. . .


Yuna :"mmmmm"...


Naruto :"kau sudah bangun? Apa masih sakit? ".


Yuna :"tidak.. . . maaf merepotkan kalian".


Naruto :"tak apa. . . . apa obito tdk ada drumah? "


Yuna :"ah ya, dia di kantor. "


Naruto :"Shikamaru. . . . kau antar lah yuna pulang".


Shikamaru :"ah ya. . . "


Di luar rumah sakit. . .


Yuna :"sampai sini saja Shikamaru. Arigatou. ". Ucap yuna sambil pergi.


Shikamaru :"ooh, tp ini masih jauh.


. apa yg dia. . .?. . . mendokuse".


"Maaf merepotkan kalian. . . minna".


*hinatašŸ‘‡*