
Yuna :"tp kakashi-san, aku tdk mempunyai wali".
Kakashi :"kau bisa meminta guy untuk menjadi wali mu. "
Yuna :"baik kakashi-san ".
Yuna pergi meninggalkan ruang hokage. Dia trus melamun sepanjang jalan.
Yuna :"apa aku harus menemui guy sensei? ". Dlm hati.
Dia pun memutuskan untuk menemui guy sensei. Tp.
Yuna :"kau. . . . "
Tobi :"apa yg. . . kau lakukan. . . ".
Yuna :"aku akan menemui guy sensei, ja. ".
tobi :"eh? Tunggu... ".
Yuna berlari. Entahlah dia sangat gugup.
Sesampai drumah guy.
Yuna :"guy sensei". Panggil nya.
*Sepertinya dia tdk ada drumah* gerutu nya dlm hati.
Yuna berjalan tanpa tujuan.
Lee :"oh yuna!. ". Panggil lee.
Yuna :"lee".
Lee :"kau habis dr rumah guy sensei? "
Yuna :"ya, aku ingin memintanya untuk menjadi wali ku".
Lee :"oh begitu, guy sensei sedang check up drumah sakit konoha. Kau temui saja dia dsana".
Yuna :"hai, arigatou lee. Ja. ".
(Ja \= sampai jumpa)
Di rumah sakit konoha.
Yuna :"itu guy sensei ". Ucapnya
"Guy senseiiiiiiii". Panggil nya.
Guy :"oh yuna kah? ".
Yuna :"aku mencarimu, ternyata kau disini"
Guy :"eeeh, ada apa? "
Yuna :"aku ingin. . . . kau menjadi. . . . wali nikah ku... Maksudku, mmmm. . . . aku tdk punya siapapun lg. Kau mau kan? "
Guy :"oh yunaaaa, aku sangat terharu, tentu saja aku mau menjadi wali mu. ".
Yuna :"arigatou guy sensei ".
Semua mulai sibuk menyiapkan nya.
Ino mengajak tobi dan yuna untuk melakukan pitting baju pengantin.
Ino :"hey, kalian knp berdiam diam begitu. Kalian akan menikah, apa akan seperti itu trus? ".
Mereka menggelengkan kepala.
Ino :"baiklah ayo ".
Mereka memilih milih pakaian.
Yuna :"waaaaaah, aku sangat menyukai nya. "
Tobi :"benarkah?"
Ino :"Baik lah skrg kalian coba baju yg sudah d pilih. "
Yuna :"ya".
Ino :"disebelah sana ". Menunjuk ruang ganti pakaian.
Tobi :"apa cuma 1 ruangan saja? ".
Ino :"entahlah ".
Yuna :"aku akan masuk duluan, kalo kau sampai berani mengintip. . . aku. . . aku. . . akan memukul mu". Ucapnya sambil masuk ke ruangan itu..
Ino :"hey apa yg kau tunggu. Masuklah".
Tobi :"apa kau tdk mendengar perkataannya td? Dia akan memukulku".
Ino :"ayolah, apa kau tdk paham? Itu hanya gertakan saja. Dia tdk akan memukulmu".
Tobi :"benarkah? "
Ino :"tentu saja, masuklah. "Sambil mendorong tobi masuk.
Blm sempat yuna memakai pakaian nya dgn benar, tobi sudah masuk.
Yuna :"apa yg kau. . . . ". Sambil mengangkat tangan berniat memukul tobi. Tp tobi memegang tangannya.
Yuna :"lepaskan. "
Tobi :"resleting mu blm benar. Dia membenarkan sleting belakang gaun yuna, seolah olah tobi memeluk yuna.
*deg deg. . . deg deg*. . . .
Selesai membereskan resleting yuna. Tobi melihat wajah yuna yg memerah. Mereka saling bertatapan.
*apa yg akan dia lakukan? Apa dia akan menciumku*. Dlm hati yuna.
Tobi mendekatkan wajahnya dgn wajah yuna. Tp yuna tdk menghindar.
Mereka pun berciuman. Tobi memegang pinggang yuna. Dan tangan yuna melingkar d leher tobi..
Mereka tampak tak gugup seperti sebelum nya.
Ino :"apa kalian blm selesai". Teriaknya. Membuat tobi dan yuna tersadar.
Yuna :"ah. . . ya ino, sebentar. . . aku akan keluar duluan". Mereka kembali gugup.
Tobi :"ya. . . . "
D luar.
Ino :"kenapa kalian sangat lama? "
Yuna :"tdi aku kesulitan dgn gaun ini ".
Ino :"benarkah?". Goda ino
Yuna :"aku serius".
Mereka pun mendapatkan gaun yg mereka inginkan.
Di tempat lain. Yg lain pun sibuk mengurus pernikahan yuna.
Setelah berpisah dgn ino, tobi mengantar yuna pulang.
Yuna :"apa ini tdk terlalu merepotkan? "
Tobi :"hah? "
Yuna :"mereka sangat sibuk. Apa ini tdk berlebihan? Aku hanya ingin pesta yg sederhana".
Tobi :"kau tenang saja. "
Mereka pun pulang untuk menyiapkan diri masing masing sampai waktu pernikahan tiba.
**