Yuna'S Love Story

Yuna'S Love Story
Chapter 23 (persiapan pernikahan)



Yuna :"tp kakashi-san, aku tdk mempunyai wali".


Kakashi :"kau bisa meminta guy untuk menjadi wali mu. "


Yuna :"baik kakashi-san ".


Yuna pergi meninggalkan ruang hokage. Dia trus melamun sepanjang jalan.


Yuna :"apa aku harus menemui guy sensei? ". Dlm hati.


Dia pun memutuskan untuk menemui guy sensei. Tp.


Yuna :"kau. . . . "


Tobi :"apa yg. . . kau lakukan. . . ".


Yuna :"aku akan menemui guy sensei, ja. ".


tobi :"eh? Tunggu... ".


Yuna berlari. Entahlah dia sangat gugup.


Sesampai drumah guy.


Yuna :"guy sensei". Panggil nya.


*Sepertinya dia tdk ada drumah* gerutu nya dlm hati.


Yuna berjalan tanpa tujuan.


Lee :"oh yuna!. ". Panggil lee.


Yuna :"lee".


Lee :"kau habis dr rumah guy sensei? "


Yuna :"ya, aku ingin memintanya untuk menjadi wali ku".


Lee :"oh begitu, guy sensei sedang check up drumah sakit konoha. Kau temui saja dia dsana".


Yuna :"hai, arigatou lee. Ja. ".


(Ja \= sampai jumpa)


Di rumah sakit konoha.


Yuna :"itu guy sensei ". Ucapnya


"Guy senseiiiiiiii". Panggil nya.


Guy :"oh yuna kah? ".


Yuna :"aku mencarimu, ternyata kau disini"


Guy :"eeeh, ada apa? "


Yuna :"aku ingin. . . . kau menjadi. . . . wali nikah ku... Maksudku, mmmm. . . . aku tdk punya siapapun lg. Kau mau kan? "


Guy :"oh yunaaaa, aku sangat terharu, tentu saja aku mau menjadi wali mu. ".


Yuna :"arigatou guy sensei ".


Semua mulai sibuk menyiapkan nya.


Ino mengajak tobi dan yuna untuk melakukan pitting baju pengantin.


Ino :"hey, kalian knp berdiam diam begitu. Kalian akan menikah, apa akan seperti itu trus? ".


Mereka menggelengkan kepala.


Ino :"baiklah ayo ".


Mereka memilih milih pakaian.


Yuna :"waaaaaah, aku sangat menyukai nya. "


Tobi :"benarkah?"


Ino :"Baik lah skrg kalian coba baju yg sudah d pilih. "


Yuna :"ya".


Ino :"disebelah sana ". Menunjuk ruang ganti pakaian.


Tobi :"apa cuma 1 ruangan saja? ".


Ino :"entahlah ".


Yuna :"aku akan masuk duluan, kalo kau sampai berani mengintip. . . aku. . . aku. . . akan memukul mu". Ucapnya sambil masuk ke ruangan itu..


Ino :"hey apa yg kau tunggu. Masuklah".


Tobi :"apa kau tdk mendengar perkataannya td? Dia akan memukulku".


Ino :"ayolah, apa kau tdk paham? Itu hanya gertakan saja. Dia tdk akan memukulmu".


Tobi :"benarkah? "


Ino :"tentu saja, masuklah. "Sambil mendorong tobi masuk.


Blm sempat yuna memakai pakaian nya dgn benar, tobi sudah masuk.


Yuna :"apa yg kau. . . . ". Sambil mengangkat tangan berniat memukul tobi. Tp tobi memegang tangannya.


Yuna :"lepaskan. "


Tobi :"resleting mu blm benar. Dia membenarkan sleting belakang gaun yuna, seolah olah tobi memeluk yuna.


*deg deg. . . deg deg*. . . .


Selesai membereskan resleting yuna. Tobi melihat wajah yuna yg memerah. Mereka saling bertatapan.


*apa yg akan dia lakukan? Apa dia akan menciumku*. Dlm hati yuna.


Tobi mendekatkan wajahnya dgn wajah yuna. Tp yuna tdk menghindar.


Mereka pun berciuman. Tobi memegang pinggang yuna. Dan tangan yuna melingkar d leher tobi..


Mereka tampak tak gugup seperti sebelum nya.


Ino :"apa kalian blm selesai". Teriaknya. Membuat tobi dan yuna tersadar.


Yuna :"ah. . . ya ino, sebentar. . . aku akan keluar duluan". Mereka kembali gugup.


Tobi :"ya. . . . "


D luar.


Ino :"kenapa kalian sangat lama? "


Yuna :"tdi aku kesulitan dgn gaun ini ".


Ino :"benarkah?". Goda ino


Yuna :"aku serius".


Mereka pun mendapatkan gaun yg mereka inginkan.


Di tempat lain. Yg lain pun sibuk mengurus pernikahan yuna.


Setelah berpisah dgn ino, tobi mengantar yuna pulang.


Yuna :"apa ini tdk terlalu merepotkan? "


Tobi :"hah? "


Yuna :"mereka sangat sibuk. Apa ini tdk berlebihan? Aku hanya ingin pesta yg sederhana".


Tobi :"kau tenang saja. "


Mereka pun pulang untuk menyiapkan diri masing masing sampai waktu pernikahan tiba.


**