
Yuna menjalani hidup yg baru disana bersama orang orang baru. Sering kali ia merindukan seseorg, yg entah siapa.
"Yuna-chan, bereskan kamar nomor 11.sebentar lagi penyewa nya akan datang". Suruh ibu pemilik penginapan.
Yuna :"baik bu. ". Ujar yuna.
Yuna membereskan nya.
Beberapa minggu terakhir, Sara menjadi lebih sering mengunjungi tempat itu.
"Sara-niisan, tumben sekali kau kesini. ". Ucap fuki. Fuki adalah teman yuna disana.
Sara :"kenapa? Memangnya tdk boleh aku datang ksini. ". Jawab nya becanda.
Fuki :"tentu saja boleh. Tanpa kau tempat ini sudah tdk ada sejak dulu. ".
Sara :"hey jangan berkata seperti itu. ".
Dulu Sara menyelamatkan tempat itu dr beberapa bandit yg ingin merampok dgn sadis.
Sara :"dimana yuna? ". Tanya nya.
Fuki :"dia sedang membereskan kamar. Hmmmm sebelumnya kau tdk pernah menanyakan pegawai wanita kan? Apa kau menyukainya? ".
Sara :"hehe, apa yg kau katakan.". Jawab nya malu.
Sara sering menemui yuna dsana.
Sara :"yuna! ". Penggilnya
Yuna :"sara-niisan".
Sara :"apa kau sedang sibuk? ".
Yuna :"tidak".
Sara :"aku ingin mengobrol dengan mu".
Yuna :"baik".
Pergi nya mereka ke taman d dekat penginapan.
Sara :"hmm. Aku harus mengatakan apa ya? ".
Yuna :"apa ada yg ingin kau katakan pd ku? ".
Sara :"aku. . . kau tau. . . aku menyukaimu. . . hehe". Ungkap nya dgn sedikit malu.
Yuna tersipu, pipinya memerah.
Yuna :"apa yg. . . kau katakan".
Sara hanya tersenyum senyum.
Jauh d hati yuna, dia senang dgn pernyataan sara, karna yuna pun menyukainya. Tp ia malu mengakuinya.
Berminggu minggu berlalu. keduanya semakin dekat.
Fuki :"yunaaaa! ".
Yuna :"ada apa fuki? ".
Fuki :"sara-niisan, dia ingin menemuimu.".
Yuna :"benarkah? ".
Fuki :"ya, dia menyuruhmu ke kamar nya".
Yuna :"kenapa harus ke kamarnya?".
Yuna :"hey jangan berpikir macam macam dulu.".
Fuki hanya tersenyum menggoda yuna.
Yuna pergi menemui sara d kamarnya.
*kreeek*
Yuna :"sara-niisan, kenapa kau memanggilku kesini? ".
Sara :"kau jangan berpikir aneh dulu. Aku hanya ingin meminta bantuan mu".
Yuna :"bantuan? ".
Sara :"punggungku sangat sakit, bisa kau memeriksanya? Aku tak dapat menjangkaunya. ".
Yuna :"baiklah".
Sara membuka baju nya. Yuna sangat malu.
Yuna :"apa yg terjadi? Banyak luka memar d punggungmu. ".
Sara :"ah hanya luka kecil. Jangan khawatir".
Yuna mengobati luka nya.
Yuna :"istirahatlah ".
Sara :"terimakasih. "
Teman teman yuna sangat baik disana. Mereka mendukung hubungan yuna dan sara, walaupun dr mereka ada yg patah hati.
Malam itu. Yuna melihat bulan yg sangat cantik. Ia seperti merindukan seseorg. Perasaan nya gundah.
Tiba tiba..
"Yuna. ". Panggil seseorg yg membuat yuna terkejut.
Yuna :"sara-niisan kau mengejutkan ku. Kenapa kau malam malam begini datang kesini? ".
Sara :"aku. . . merindukan. . mu. ".
Pipi yuna memerah.
Yuna :"apa yg kau katakan".
Sara menatap yuna. Mereka saling berhadapan.
Sara mendekat dan mencium yuna.
Malam itu begitu indah untuk mereka (hehehe).
Esoknya. Bu arin(pemilik penginapan) memberikan cuti 1 hari untuk semua pegawai nya.
Fuki :"apa yg akan kita lakukan? Apa kita akan diam saja".
Ana :"tentu saja tidak. Bagaimana kalau kita ke pemandian air panas. Aku ingin memanjakan tubuhku disana".
Fuki :"Waaaaah ide yg bagus. Apa kau akan ikut yuna? ".
Yuna :"baiklah, kenapa tidak".
Mereka pergi ke pemandian itu.
**