Yuna'S Love Story

Yuna'S Love Story
Chapter 29 (yg ingin yuna temui)



Beberapa hari, yuna dan tobi tiba kembali d konoha.


Yuna :"aaaaaah aku sangat merindukan tempat ini".


Tobi :"benarkah? ".


Yuna :"ya.... ".


Mereka langsung beristirahat, dan keesokan harinya.


Tobi :"aku akan k kantor lg hari ini, pasti kerjaanku numpuk dsana". Keluh nya.


Yuna :"ganbate". Jawabnya simple


Tobi menghampiri yuna.


Tobi :"ada apa? Kau tampak tdk bersemangat hari ini". Ucap tobi sambil memeluk yuna dr belakang.


Yuna :"tak apa. . . . ".


Sebenarnya yuna memikirkan sesuatu.


"Apa aku menemuinya saja? ". Dlm pikirnya.


Tobi :"baiklah kalau begitu, aku akan pergi kr kantor setelah sarapan. ".


Yuna :"yaa.... "


Tobi berangkat k kantor.


Berhari hari berlalu. Tobi menjadi jarang pulang.


"Mungkin kerjaan nya banyak karna d tinggal honey moon". Pikir yuna.


Tapi tdk bisa dipungkiri, bahwa yuna sangat butuh perhatian nya.


Suatu pagi, ketika tobi hendak pergi ke kantor.


"Muach". Kecupan mendarat d bibir yuna. Tp yuna tak membalasnya.


"Apa yg sedang dia pikirkan". Dlm hati tobi.


Obito :"kalau ada yg ingin kau bicarakan pd ku, datang saja ke kantor, oke? "


Yuna :"iya".


Obito :"oh iya, kemungkinan aku malam ini menginap d kantor. Jd nanti sore kau bawakan pakaian ku dan makanan ya".


Yuna :"apa harus menginap? ".


Obito :"yaa, apa kau merindukan ku? "


Yuna :"hmmm".


Obito :"kau bisa temui aku d kantor. Ja, yuna💜".


Obito pergi meninggalkan yuna, yuna terus memikirkan hal itu.


Sore hari, ia bersiap untuk mengantarkan pakaian dan makanan untuk suaminya.


Di perjalanan. . .


"Aku ingin menemuinya, tp aku takut obito marah dan tdk mengijinkanku. Gumam nya.


Sepanjang perjalanan ia memikirkan itu. Sampailah pd keputusan. . .


"Baiklah, aku akan pergi menemuinya". Yakinnya dalam hati.


Sesampainya d kantor obito.


"Tok.. . tok.. . tok".


Obito :"masuk".


Obito :"ah tidak. Tenang saja".


Yuna :"ya".


Berhenti sejenak.


Yuna :"hmm, aku akan pergi ke suatu tempat ".


Obito :"kemana? ". Tanyanya sambil tetap menatap serius berkas²nya.


Yuna :"kakek ku, aku akan menemuinya untuk melatih kembali chakraku".


Obito :"kau sudah punya suami yg kuat untuk melindungi mu, kau tak usah khawatir. "


Yuna :"apa kau tdk mengijinkan? ".


Obito :"ya. . . "


Yuna :"kenapa? Aku hanya pergi sepekan. Aku berjanji".


Obito :"tidak, berarti tidak.". Menatap yuna dgn serius.


Yuna sedih, dia ingin sekali pergi kesana.


Yuna :"apa kau senang mempunyai istri yg lemah? Kau selalu d kantor, bagaimana bisa kau slalu melindungi ku? ".


Obito :"lalu apa ?. Kau akan pergi sendiri sementara kau blm bisa melindungi dirimu sendiri.? Apa aku harus mengijinkannya? ".


Yuna menghampiri obito.


Yuna :"aku akan baik baik saja. Aku berjanji itu hanya sepekan. Tolong ijinkan aku". Merayu nya.


Obito :"ya ya ya, kau sangat tau kelemahanku kan. Baiklah, sepekan. Jika lebih dr itu, aku akan menghukummu".


Yuna :"benarkah? Arigatou. . . ". Memeluk dan mencium² obito.


Setelah itu yuna pulang. Dan bersiap siap.


"Mumpung blm gelap". Pikirnya.


Dia melakukan perjalanan nya.


Tidak jauh dia pergi dr desa, dia bertemu sasuke yg mungkin baru saja tiba.


Sasuke :"yuna!!!! ". Panggil nya.


Yuna pun berhenti.


Sasuke :"apa kau akan meninggalkan desa lg? "


Yuna :"ah tidak".


Sasuke :"lalu? "


Yuna :"aku ingin menemui kakekku untuk melatih chakra ku kmbali, dan. . . memberitahunya tentang pernikahanku ".


Sasuke :"ah ya, selamat atas pernihakan mu, maafkan aku td datang waktu itu. "


Yuna :"tak apa. Sasuke, boleh aku meminta sesuatu pd mu? ".


Sasuke :"apa? ".


Yuna :"terimalah kupu² ini, ini media untuk memberi pesan pdku. Dan juga, , , jika terjadi sesuatu pd ku itu akan memberi petunjuk keberadaan ku. Hehe".


Sasuke :"apa yg kau katakan, seharusnya kau tak pergi sendiri.. . . . ".


Yuna :"sasuke, aku bukan wanita lemah. Oh ya, aku bilang pd obito bahwa aku akan pergi selama sepekan. Jika lebih dr sepekan aku blm pulang. Beritahu dia, bahwa aku baik²saja. Ja, sasuke".


Yuna meninggalkan sasuke.


**